batak itu keren

Posts Tagged ‘sisingamangaraja xii

Pahlawan Nasional asal Tanah Batak, Raja Sisingamangaraja XII, gugur pada 17 Juni 1907 dalam kontak senjata melawan kolonial Belanda di Sionom Hudon, Dairi. Dalam pertempuran yang sengit itu, turut gugur dua putranya, Raja Patuan Nagari dan Raja Patuan Anggi, serta putrinya Si Boru Lopian.

PERINGATAN 102 tahun wafatnya Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII digelar secara sederhana, dengan melakukan upacara ziarah ke makam pahlawan asal tanah Batak ini di Jalan Pagar Batu Soposurung Balige Tobasa, Rabu (17/6),  dengan inspektur upacara Kapolres Toba Samosir AKBP Frenkie Radot Samosir P. Baca entri selengkapnya »

Beberapa waktu lalu, wartawan majalah TAPIAN Hotman Jonathan Lumbangaol, Jeffar Lumban Gaol, dan Chris Poerba berkesempatan mewawancara cucu Sisingamangaraja XII, Raja Napatar.

Ramah. Tidak ada basa-basi, seperti namanya Napatar yang berarti tidak ada yang disembunyikan. Kesan pertama bertemu dengan pria kelahiran Siborongborong 13 Mei 1941 adalah orang yang bersahabat. Suami dari boru Pakpahan dan ayah tiga orang anak ini agak serius kalau diajak ngomong. Berikut ini petikan wawancara itu, yang dimuat di majalah Tapian edisi November 2008 :

Apa yang paling mengesankan yang pernah Anda alami sebagai cucu Raja Sisingamangaraja XII?

Ketika di Bandung semasa kuliah tahun 60-an. Pernah ada sandiwara Sisingamangaraja XII, saya ditunjuk memerankan Sisingamangaraja,. Tidak ada yang tahu saya adalah cucu Sisingamangaraja XII. Lalu, saat pergelaran berlangsung, Baca entri selengkapnya »

TERUS TERANG, aku merasa “kecolongan” mengenai isu ini, termasuk tentang keberadaan Agustin Sibarani. Satu sosok yang menarik, namun nyaris tak dikenal oleh kalangan etnis Batak sendiri. Ternyata, majalah Tempo sudah pernah mewawancarai dan memberitakan tentang Agustin, yang menggugat karena hak ciptanya sebagai pelukis citra Sisingamangaraja XII tidak mendapat pengakuan yang semestinya. Baca entri selengkapnya »

kawasan hutan Tele**
MESKI terkesan lamban dan kurang tegas; sebagian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, akhirnya mengeluarkan pernyataan bersama menolak alih fungsi kawasan hutan Tele jadi kebun bunga dan agrowisata. Tapi ironisnya, gergaji mesin dan alat-alat berat milik investor asal Korsel masih terus menggasak hutan alam di tepi Danau Toba itu. Baca entri selengkapnya »

Nasib Hutan Tele ternyata belum aman dari ancaman pembabatan. Menurut informasi dari sumber konfidensial, saat ini sedang dilakukan pengukuran untuk menentukan areal hutan ulayat keluarga Sitor Situmorang, dan areal hutan lindung milik negara. Hutan lindung milik negara itulah yang akan dibabat untuk dijadikan kebun bunga.

Di bawah ini aku kutipkan berita dari harian SIB, mungkin masih tetap aktual bagi kawan-kawan yang belum mengetahui kabar ini. Dari sini kita memetik pelajaran, kalau mau berperan mencegah pembabatan hutan lindung di Tano Batak, kita harus bangun jejaring informasi yang kuat. Bagaimana pendapat Anda ? Baca entri selengkapnya »


Blog Stats

  • 635,526 hits

Arsip