batak itu keren

Posts Tagged ‘danau toba

Untuk memberi kesempatan kepada lebih banyak peserta, Lomba Karya Tulis TobaLover–yang sedianya berakhir 28 Oktober 2009, telah diperpanjang waktunya hingga akhir 30 November 2009.  Pengumuman pemenang akan dilakukan pada tanggal 15 Desember 2009, sementara penyerahan hadiah akan dilaksanakan 21 Desember 2009 di Balige, Tobasa.

Keputusan memperpanjang masa pelaksanaan lomba diputuskan pertengahan Oktober lalu, setelah Dewan Juri di Medan yang diketuai Toga Nainggolan melaporkan bahwa naskah yang masuk hanya 17 karangan. Jumlah itu jelas terlalu sedikit,  karena hadiah yang disediakan panitia adalah untuk 20 pemenang. Selain itu daerah asal para peserta lomba juga belum mencakup Tapanuli Utara, Simalungun, Samosir, dan Tanah Karo.

“Sesuai dengan tujuan kita mengadakan lomba ini, yaitu mendorong tumbuhnya kepedulian para remaja dan pemuda terhadap krisis lingkungan di Danau Toba dan sekitarnya, maka kita putuskan memperpanjang pelaksanaan LKT TobaLover,”ujar Ketua Panitia Robert Manurung.

Diakuinya, rendahnya jumlah karya yang masuk adalah lantaran kurangnya promosi dari pihak panitia. “Kita memang mengalami kesulitan untuk mempromosikan lomba ini sampai tingkat sekolah. Problem utamanya adalah karena kita sendiri belum solid, dan sulit sekali mendapatkan relawan di daerah-daerah di seputar Danau Toba,”katanya.

Oleh : Robert Manurung

COVER proposal Lomba Karya Tulis TobaLover ini hanyalah salah satu bukti. Bahwa, semua talenta dapat disumbangkan, demi usaha kita bersama untuk menyelamatkan, merawat, dan menjaga kelestarian Danau Toba dan alam sekitarnya.

Cover proposal ini adalah karya Imelda Hutapea. Gadis asal Laguboti ini juga mendesain kop surat, poster dan semua bentuk grafis yang dibutuhkan oleh Panitia Lomba Karya Tulis TobaLover. Semuanya itu dia kerjakan dengan penuh dedikasi, bahkan terkadang hingga larut malam. Terkadang pula dia mengerjakannya di warnet atau coffee shop, padahal bukan saja tidak mendapat bayaran, mlaahan dia harus membayar sendiri semua pengeluarannya selama mengerjakan “proyek tengkiu” ini.

tobalovers

Logo Komunitas TobaLover

Logo Komunitas TobaLover

Oleh : Robert Manurung

Horas.

Apa kabar sahabat-sahabatku ? Aku sangat menghargai kesetiaan teman-teman yang tetap mengunjungi blog ini, meski sudah sangat jarang ada postingan baru. Mudah-mudahan saja setelah ini aku dapat mengupdate blog kita ini secara teratur.

Mungkin di antara teman-teman masih ada yang ingat, tahun lalu aku sudah berniat menutup blog ini. Bahkan, pada waktu itu, aku sudah siapkan domain penggantinya, yaitu tobalover.com. Namun kenyataannya, terutama berkat saran Anda semua, aku tetap mempertahankan keberadaan blog ini, Sementara itu situs tobalover pun tetap belum kuluncurkan.

Memang, dalam delapan bulan terakhir, waktuku banyak tersita oleh keasyikan baru di jejaring sosial Facebook. Salah satu hasil dari eksplorasiku di sana adalah terbentuknya Komunitas TobaLover.

Inilah gambaran singkat tentang TobaLover :

Visi
Penyelamatan/pelestarian Danau Toba dan lingkungan sekitarnya hanya akan berhasil jika penduduk setempat berperan sebagai aktor, bukan hanya figuran, penonton atau malahan ikut merusak. Untuk itu masyarakat setempat perlu diedukasi dan diberdayakan, dengan pendekatan sosio-kultural yang tepat dan kegiatan-kegiatan yang memberikan insentif ekonomi. Baca entri selengkapnya »

Yang saya tahu penduduk di sini mayoritas adalah suku Batak. Mereka adalah penduduk asli yang tinggal di sekitar Danau Toba. Mereka ramah dan bersahabat.  Secara detail saya masih kurang mengenal kebudayaan mereka. Tapi masyarakat Batak terkenal dengan ulosnya.

toba

Baca entri selengkapnya »

 Bocah-bocah bermain di Dermaga Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, yang terendam akibat naiknya air danau, Rabu (10/12). Selain hujan, penyebab kenaikan air danau adalah kerusakan hutan seputar danau. Dari 260.154 hektar kawasan tangkapan air, seluas 116.424 hektar lahan kini kritis.

DANAU TOBA "BANJIR" : Bocah-bocah bermain di Dermaga Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, yang terendam akibat naiknya air danau, Rabu (10/12). Selain hujan, penyebab kenaikan air danau adalah kerusakan hutan seputar danau. Dari 260.154 hektar kawasan tangkapan air, seluas 116.424 hektar lahan kini kritis. (Kompas/Aufrida Wismi Warastri)

“Dulu waktu kecil, dari Parapat saya bisa lihat tulisan Rimba Ciptaan di Pulau Samosir,” tutur Sinta Marpaung (62), perempuan yang tumbuh di Balige, kota kecil di tepi Danau Toba, Rabu (10/12).

Rimba Ciptaan adalah tulisan yang dibuat Pasukan Siliwangi dari pepohonan di Pulau Samosir, Sumatera Utara.

Sinta bercerita, saat itu minyak goreng selalu beku dan kalau bercakap orang mengeluarkan uap dari mulut. Ikan emas masih banyak ditemukan di danau dan gampang diambil. Baca entri selengkapnya »

Oleh : Raja Huta

TADI pagi, aku mendapat SMS dari sahabatku Suhunan Situmorang. Baca entri selengkapnya »

photo by Prasetyo Madyo/group TOBAlover @ Facebook

photo by Prasetyo Madyo/member of group TOBAlover @ Facebook

Baca entri selengkapnya »


Blog Stats

  • 635,526 hits

Arsip