batak itu keren

Samosir Akan Kembali Menjadi Pulau

Posted on: 11 September, 2008

Terusan Tano Ponggol Dikeruk dan Diperlebar

PEMULIHAN terusan Tano Ponggol, Samosir tahap kedua berbiaya Rp 11 miliar segera dimulai. Peletakan batu pertama pembentengan sisi Tano Ponggol dilakukan Bupati Samosir Mangindar Simbolon, pertengan bulan lalu (12/8) disaksikan pihak kontraktor dari PT Leo Tunggal.

Dalam sambutannya, Mangindar menjelaskan pembenahan itu mencakup pelebaran Tano Ponggol sampai 10 meter tiap sisi. Selain pelebaran, juga dilakukan pengerukan dan pembuatan dik di tiap sisinya. Tano Ponggol akan mendukung wisata air hangat serta wisata budaya di Pusuk Buhit.

PEMULIHAN ini baru memasuki tahap kedua karena masih ada tahapan selanjutnya untuk memperindah kawasan ini.“Kami dari pemerintahan mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat sekitar khususnya kepada Bius Si Tolu Hae Horbo yang mau merelakan pembebasan tanahnya demi pembangunan Kabupaten ini,” katanya.

Pembebasan tanah sekitar Tano Ponggol yang berada di wilayah hukum adat Naibaho, Sitanggang dan Simbolon itu berjalan lancar walau ada sedikit kendala. Namun dengan pendekatan budaya akhirnya semua masyarakat dapat menerimanya.
“Kita harus menjaga eksistensi Tano Ponggol yang penuh sejarah ini. Keberadaan terusan ini membuat Samosir menjadi unik. Pasalnya, jika terusan ini kering Pulau Samosir tidak ada karena sudah bersatu dengan Pulau Sumatera,” kata Manginar dari keluarga Sitanggang.

Dia mengharap semua elemen dapat mendukung pembenahan Tano Ponggol. Bukti sejarah itu dapat menambah nilai plus Kabupaten Samosir khususnya sektor pariwisata.

“Mari kita jaga dan percantik terusan ini. Di dunia hanya ada beberapa terusan terkenal yaitu terusan Panama di Amerika, terusan Suez di Mesir dan terusan Tano Ponggol di Samosir,” terang Manginar Sitanggang disambut aplaus meriah.

Hadir dalam peletakan batu pertama itu Asisten I Ombang Siboro, Kadis Tarukim Maringan Situmorang, Kadis Pendidikan Jabiat Sagala, Kaban Ketapang Jones Sagala, Kepala Bappeda Maringan Simarmata, Camat Pangururan Asner Naibaho, Lurah Pasar Dapot Simbolon, Lurah Siogung-ogung Bukti Naibaho dan Kades Parsaoran I Naris Sitanggang serta masyarakat sekitar.

Pengerukan Tano Ponggol tahap pertama dengan pendanaan Rp 2.5 miliar dari pusat itu sudah selesai dilakukan oleh grup yang sama. Sayangnya, saat itu lumpur bercampur batu yang dikeruk tidak diangkut keluar tapi hanya dibuang kembali di tempat lain di Danau Toba. Diduga, hasil kerukan itu sudah kembali memadati terusan Tano Ponggol karena terbawa arus.

Sumber : Waspada Online

11 Tanggapan to "Samosir Akan Kembali Menjadi Pulau"

Laksanakanlah proyek dengan baik dan benar, yang memenuhi unsur tepat mutu, tepat waktu, dan tepat guna sehingga diharapkan dapat mencapai hasil yang maksimal. Bagi pejabat Pemerintah Kabupaten Samosir supaya benar-benar melaksanakan janji-janji yang sudah diucapkan semasa berkampanye…!.

Tahun 2010 sudah dekat…!, Pilkada akan berlangsung dihimbau untuk pejabat saat ini untuk berkonsentrasi menyelesaikan masa jabatan dan jangan menyala gunakan wewenang untuk kepentingan pribadi untuk memuluskan langkah dalam Pilkada yang akan datang (Hindari kampanye terselubung). Horas jala gabe, pir tondi madingin hot tondi matogu.

Terima kasih atas pelestarian Danau Toba, semoga berjalan dengan sukses,

mauleatema tu amatta pamarenta (Bupati, wakil bupati serta unsur Muspida) yang telah “care” dengan pulo samosir. ingot sai ingot ma huta hatubuanki, molo marujung au muse udeanku disi do (lirik nyanyian pulo samosir) oh… pulo samosir nauli mansai tongam do ho, jala nauli maho songon taman eden. Untuk selanjutnya, tolong terus disayangi dan perhatikan keindahan pulo samosir, Ai do arta naummarga dihita halak batak. Aku slalu punya cita2 ingin berbuat untuk pulo samosir. “billok nimatani halak boi do diberng ho, alai billiok mu dang boi dibereng ho. Artinya, mari kita trus mempercantik dan memperindah dirikita (pulo samosir), jangan slalu melihat daerah orang. Let’s us work hard togerther and please welcome, the son of samosir island to develop and care for samosir islan, and make it like “paradise” for people”

semoga pulau samosir tetap terjaga dan lestari selamanya.
dan satu lagi agar para perantau yang berasal dari tanah batak tidak lupa akan kampung nenek moyangnya sendiri.

Kalau tano ponggol sudah direhabilitasi selanjutnya apa yang dilakukan untuk Samosir ? Mungkin ini pertanyaan yang lebih relevan untuk kita saat ini karena masalah tano ponggol hanyalah secuil aktivitas yang harus dikerjakan untuk mempertahankan Samosir tetap dapat disebut sebagai pulau diatas pulau Sumatra.
Potensi yang dimiliki Samosir sebenarnya tidak banyak karena alamnya yang terdiri dari tanah vulkanik tetapi potensi yang kecil itu bisa menjadi besar bila dikelola dengan baik. Sama seperti pulau Bali potensi yang dimiliki Samosir yang terbesar adalah dari sektor pariwisata. Kenyataannya potensi ini belum bisa dikelola dengan baik sehingga menjadi sumber utama pemasukan keuangan daerah-daerah terkait yang dapat diandalkan sebagai lokomotif penggerak pembangunan di daerah tersebut. Pertanyaannya adalah apa yang salah dan apa yang harus dilakukan agar potensi pulau Samosir dibidang parawisata ini bisa di eksplor sehingga setaraf dengan pulau Bali, phuket & Pattaya, Hawaii dan daerah pariwisata kelas dunia lainnya.
Harus ada terobosan dan program pemerintah daerah yang baik mencakup banyak aspek untuk dapat meningkatkan kinerja sektor pariwisata ini. Saya kira ini PR bagi semua pihak khususnya untuk Pemda dan masyarakat yang tinggal disekitar pulau Samosir dan Danau Toba juga untuk para perantau yang berasal dari daerah ini sehingga kita berharap dimasa yang akan datang kita bisa bangga atas keberadaan pulau ini ditano Batak. Mauliate, Horas jala gabe.

mauliate ma amang dihaburjuonmunai anggiat ma antong boi muse iba mulak tu huta pasogit molo ngadenggan sude hutai.hutinggallon huta sipinggan 29 tahu silam sampe sonari tong songoni dalani.amang ngeri nai ate

kami warga samosir yang berada di perantauan berharap jangan lah cuma tanoponggol yang di perbaiki tapi mari kita lihat perkembangan pertanian, khususnya dikecamatan sianjur mula2, kami berharap jalan untuk mengangkut hasil pertanian juga turut diperhatikan

Samosir sudah seharusnya dikembangan dari dulu. Tetapi biarpun sekarang baru mulai, mari kita dukung. Terutama karna tahun ini sudah berlakunya FTZ(Free Trade Zone) di Batam yang diresmikan Bpk SBY 1 April lalu, dan ini sangat memungkinkan meningkatnya kunjungan wisman terutama dari negara tetangga.

selamat. tp tolong yg benar2 dikerjakan pulo samosir daerah miskin jd pembangunan berorientasi profit yg mungkin bisa mengundang/mendatangkan wisata ke Tanah ponggol.
horas

horas,
sangat memuaskan pameran dan perkembangan samosir, terlihat sudah ikutan dalam even di Balai Kartini Jakarta novem minggu I,tp tak cukup hanya disana perlu diikut kan ciri khas samosir/batak di even tsb , sigale-gale dll, yg mungkin bikin minat orang datang ke Pulo Samosir. Sukses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 602,498 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: