batak itu keren

Marpangir di Batang Aek, Tradisi Ramadhan di Sipirok

Posted on: 2 September, 2008

Orang Batak berpuasa di bulan Ramadhan? Kenapa tidak ?

Tulisan ringan dan segar ini akan membawa kita ke dalam pengalaman pribadi penulisnya, Srikandini : menjalankan ibadah puasa di kampung halamannya di Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Seperti apa gerangan tradisi marpangir di batang aek ?

Halida Srikandini boru Pohan tingggal di Tangerang bersama suami dan anak-anaknya yang bangga menjadi Batak Keren. Bagi Dini, panggilan akrabnya, tidak pernah ada pertentangan atau dikotomi antara agama Islam yang dia anut dan identitasnya sebagai manusia Batak. Menjadi seorang muslim bukan berarti harus melunturkan identitas dan kebanggaannya pada budaya Batak; juga musiknya, dan alamnya yang indah permai.

Inang ni si Gabe ini adalah boru Batak yang memeluk agama Islam, atau sebaliknya seorang muslim dengan identitas Batak yang kental dan selalu dibanggakannya. “Tidak ada ayat-ayat di Al Quran yang mengharamkan budaya Batak,”ujarnya berapi-api, saat diskusi mengenai Gordang Sambilan dengan sastrawan Hamsad Rangkuti di Taman Ismail Jakarta, pekan lalu.

Gaya berceritanya yang personal, penuh cinta dan kerinduan, akan membuat kita ikut merasakan keriangan, kehangatan dan kebersamaan penduduk desa saat melaksanakan tradisi marpangir di batang aek. Dia menuturkannya seperti sebuah pengalaman tamasya yang tak terlupakan, dan memang begitulah seharusnya sikap kita beragama : riang dan penuh syukur dalam kebersamaan.

Aku meminta Ito Srikandini menulis tentang “berpuasa di Sipirok” sebab aku menduga dan yakin, bahwa sebagaimana tradisi lokal Ramadhan di Jawa, Aceh, Arab, Pakistan, dan lingkungan budaya lainnya; niscaya orang Batak pun punya tradisi sendiri dalam menjalani bulan puasa. Masalahnya, kita selama ini hanya mengenal versi Jawa dan Arab saja, sehingga miskin wawasan mengenai tradisi Ramadhan di berbagai lingkungan budaya di Indonesia.

Kata pengantar ini aku akhiri dengan ucapan : Selamat Menunaikan Ibadah Puasa buat Ito Srikandini berserta keluarganya, dan bagi semua pengunjung blog ini yang menunaikannya.

Horas

Raja Huta

===========================================

Tradisi Ramadhan di Tapsel (Malungun Ahu Mulak Tu Sipirok)

Oleh : Halida Srikandini boru Pohan

IBADAH PUASA di bulan ramadhan telah tiba. Ada rasa rindu yang menghentak di hati ini. Ada sesuatu yang hilang dan tak bisa dilakukan di tano parjalangan (perantauan) terkait dengan kebiasaan yang dulu pernah rutin dilakukan bersama mama …papa.. ompung , sehari sebelum puasa.

Kata ompung,,, kalo mau puasa begini di Sipirok suasananya meriah, selain sibuk mempersiapkan lauk-pauk yang spesial untuk sahur pertama di bulan ramadhan, yang paling membuat rindu pulang ke huta (kampung) sebelum lebaran adalah acara marpangir di batang aek …..

Marpangir, terjemahan bebasnya adalah mandi keramas.yang bertujuan sebagai simbol membersihkan diri lahir dan batin, sebelum melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadhan.

Namun, kalo biasanya manusia kota keramas menggunakan sampo, maka marpangir ini memiliki ramuan-ramuan khusus yang terdiri dari unte pangir (sejenis jeruk sate) daun pandan, daun tapak leman dan bunga-bunga yang harum; kemudian dicampur jadi satu dan dimasak dengan santan. Tempat memasaknya pun kata ompung unik…..direbus bersama di belanga (angkola-sipirok) atau di dalam bambu/bulu (mandailing).

Gimana cara marpangirnya ?

Setelah ramuan tadi masak dan didinginkan, pada saat kita mandi di batang aek dan rambut pun sudah basah, disiramkanlah ramuan pangir tadi ke kepala, lalu digosok-gosok. Mungkin karena ada santan dalam ramuan itu, maka rambut pun jadi lembut dan berkilat indah setelah dipangir. Setelah itu rambut dibilas dan cuci bersih dengan sabun (ini waktu jaman ompung dulu) kalo sekarang dicuci bersih dengan sampo-lah yahhh….

Terus dimana letak serunya ?

Yang bikin acara marpangir ini menjadi seru dan dirindukan adalah karena sambil marpangir biasanya bersamaan dengan acara piknik keluarga atau pun piknik dengan teman-teman sebaya, dan makan siang di topi (tepi) batang aek…ach membayangkan acara marpangir di batang aek, bikin rasa rindu ini makin gila…. pengennnn pulangggg ke hutaaaaaaa ……

Lalu apa lagi serunya puasa di Sipirok ?

Yang paling indah menurutku adalah saat malam 27 ramadhan… Ada acara pasang lilin/obor di setiap rumah/pagar rumah…Bayangkan indahnya malam itu dengan jejeran obor/lilin di sepanjang jalan…di tingkahi suara tadarusan (membaca al qur’an) di masjid dan dinginnya malam di Sipirok…

Mungkin masih banyak hal-hal indah yang harusnya bisa kutulis… tapi hatiku tak kuat lagi, wajah mendiang ompung dan kenangan indah saat puasa bersamanya membuat hati ini ingin meledak dan sesak rasa dada ini…
Malungun au mulak tu Sipirok (aku rindu pulang ke Sipirok)…

Sipirok Na Soli Banua Na Sonang…Semoga setelah berbelas tahun tak kulihat.. masih tetap seindah dan sedamai dulu…

==============================================================

http://www.tobadreams.wordpress.com

22 Tanggapan to "Marpangir di Batang Aek, Tradisi Ramadhan di Sipirok"

Mohon maaf lahir batin, mohon dibukakan pintu maaf selebar-lebarnya semua saudaraku sebangso Batak. Dan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini bagi yang menjalankannya.

Horas!

HORAS Ito Srikandi,
Kebiasaan kebiasaan itu yang mengikat emosi dengan kampung halaman ya.

Selamat menunaikan ibadah puasa.
Pasahat tabe nami tu si Gabe namalo i, na bangga gabe Batak, ima goarna Batak Keren.

Ka Gabe,
merinding aku membaca cerita mu ini seolah-olah aku sudah pernah menginjakkan kaki disana. membayangkan indahnya kebersamaan itu,ka togihon au tusi haduan da 😉
Selamat menunaikan ibadah puasa untuk kk dohot keluarga da….

met puasa bagi teman2 smuanya……
tulisan ini membuatku ingin pulang juga.
tambahannya satu algi klo lg ramadhan di sipirok adalah suara “manggepeng” kolang-kaling untuk memenuhi kebutuhan lebaran.
maturutup….
he….he…

Bah…boasa naeng tangis ho ito, na gabe mello do ho alani taringot tu huta? Tapi kalau mau nangis…nangislah kalau memang itu bisa memuaskan rindumu terhadap kampung halaman. Sekarang ini kerinduan akan kampung halaman adalah sesuatu yang mewah karena tidak banyak lagi orang yang bisa memilikinya.

Btw…selamat berpuasa ya ito dan juga kawan-kawan lain di blog ini yang menjalankan.

Horas

mauli ate ito…

kok jadi mantap kali tulisan ku ini yah… padahal pas mau ku send… malu kali kurasa… maklumlah to… tak punya bakat menulis aku.. cm punya bakat merepet :-))

selamat menjalankan ibadah puasa, mohon maaf kalau tulisan ulan sering bikin enggak enak di hati..

@ Ucok Lubis
@ rizky kurniawan siregar
@ Ulan

Selamat menjalankan ibadah puasa buat Anda semua beserta keluarga. Semoga sehat selalu.

@ inang gabe

Memang ito nulisnya mantap kok. Aku tidak mengedit sedikit pun tulisan ito, karena merasa sayang harus mengubah keindahan yang begitu orisinil.

Yang kulakukan hanya membuat miring (italic) istilah-istilah bahasa Batak dan memberikan artinya dalam kurung.

Tak berbakat ? Yang penting hasilnya, Ito. .
Teknik bisa kita kesampingkan kalau cinta pada kampung halaman sudah bicara.

Aku suka tulisan Ito yang ini, karena itu Ito harus menulis lagi ya. Oke ?

Btw….masih ada gak ya acara marpangir di batang aek ? Masalahnya batang aek sekarang umumnya sudah tidak sejernih dulu lagi dan batu-batunya juga penuh lumut dan licin sebab “payung hijau” nya sudah banyak yang dibabat dan membuat gundul Jadi ingat lapan-lapan dan panggelong Sipirok euyyy

Hahaha…., sekarang saya melihat marpangir tidak lebih dari sekedar rutinitas anak muda menyambut Ramadhan. Tapi saya yakin bagi orang tertentu yang berniat menyambut Ramadhan masih mempunyai arti tersendiri. Mungkin itulah pergeseran yang terjadi sekarang. Mungkin tidak seperti jamannya Namboru Srikandini.

Assalamualaikum wr wb,
Selamat menunaikan Ibadah Puasa Bulan Ramadhan untuk semua.
hmmmmmm…..marpangir??? tu aek dia hita? adong sada batang aek na jornian natagian marpangir disi,goarna batang aek Sijorni di Sipogu hehehehe
Eh rasanya aku semakin asyik aja nih baca tulisan-tulisannya Mrs.Halida Srikandi boru Pohan…oya aku juga jadi ingat seorang bidan yang cerdas,progresif&baik hati yang membantu kelahiranku di Sipirok tahun 1971 dulu yaitu Bidan Boru Pohan yang rumahnya di pasar Sipirok.

Kembali ke cerita marpangir….
Madapot hami sude bahan-bahan na, tinggal mangido Tapak Leman doma annon potang di aek milas sosopan, adong bagas pas disamping Lopo Pisang Goreng i torus di jolo bagas i adong Tapak Leman biasanya tiop taon giot marpangir nabahatan halak mangido Tapak Leman i hahahahahaha….(alamak kok memori gw msh segar aje neh hahahaha), anggo utte pangir madung hu tabusi natuari pas poken hari kamis di balerong hehehehe harana namaolan puang manjalahi utte pangir i, olo tehe pas mandongani Umak marpoken natuari sakalian manabusi PAKKAT panganon pas SAHUR atcogot hahahaha makanan favorit kami sekeluarga pas bulan puasa .

Olo tehe annon borngin taraweh di Mesjid Pasar imamna Guru Dopun-Guru mangaji nami di Syiarulummahat hehehe bagian keamanan Oppung Kepala Kampung na tinggal di Pining Na Baris, jadi unang ribut-ribut di masojid da annon muruk Oppung Pardede Kepala Kampung ta hahahahaha (wah aku dan kawan-kawanku pernah kena hukum sama dia dulu pas sembayang di mesjid Pasar gara-gara ribut/maen-maen saat sembahyang, kami disuruh berdiri baris sambil suruh angkat kaki satu+jewer kuping masing-masing sampai habis tarawih, selesai tarawih orang2 kan pada pulang lewat di depan kami yang kena hukuman dan yang pasti orang-orang tua kami pasti lihat…ANEH BIN AJAIB orang2tua kami pura-pura tak melihat kami anak2nya eh malah bersendau gurau dengan Oppung Kepala Kampung sementara kami dicuekin….wah gondok kali kami semua! hahahahaha terus udah sampe di rumah ditambah kena marah lagi alamaaak rupanya mereka udah sekongkol tadi di masojid hahahaha itulah ya di Sipirok dulu antara Kepala Desa dengan warganya saling mengenal BAIK, begitu pula dengan warga sangat menghormati pemimpinnya yang baik hati.
Hmmmmmmmmm I LOVE YOU SIPIROK

Syahrul Hanafi Simanjuntak
Jl.Simangambat No.45 (jadi Wisma Adianmar sekarang)
SIPIROK

rgd,
Syahrul Hanafi Simanjuntak SE
Jakarta Selatan

@syahrul hanafi simanjuntak

tarimokasih ma dah ito molo na adong do i lala hamu manfaat ni tulisan kon, bope saotik pinobat bisa ma manjadi ubat ni lungun tu sipirok ate,…

sugari na antong ito, ito ma jolo mambaen tulisan ttg masa dakganak halak ito dompak menek i sipirok. aso mur i tanda halak sian luat na asing songon dia uli na sipirok tai.

bidan pohan na i pasar sipirok do ate ito … naron ma hu sapai halak uda sanga pe halak tulang, ampot na bouk ku do i… arana najot-jotan do ompung marcarito ttg bidan pohan tu hami najolo dah.

ito … tola do hu pangido alamat imel mu ? asa martarombo hita jolo… 🙂

Tentang suasan puasa di Sipirok Na soli banua na sonang, ada lagi cerita seru :
1. Pa potang potang kon ari, saking asiknya bisa-bisa puasanya batal, dimana lokasi yang populer untuk papotang-potangkon ari di Sipirok?
2. Mar totak –> ada yang ngerti nggak??? ujung ceritanya, orang-orang sudah pada pakai baju na imbaru, iba holan mar abit, harana na malum dope puang, bottan, haranni ni lasakna

udaaaa tompulllll…..

huboto do na i maksud mi dahhh….

martotak = marsunet …ido kannn 😀

apakabar uda… leleng inda jungada on air be i milis parsipirok….

sehat do kannn…

Sama2 tarimokasih…olo obat ni lungun mada Ito, harana saat masuk SMP hami pindah sian Sipirok.Waktu kuliah najolo di jakarta au sering marmayam tu Parkumpulan di halak sipirok/naposo bulung di Jl.Minangkabau-manggarai.

Oya adong dongan sasikkola di SD Negeri 1 Sipirok goarna PURNAMA boru POHAN, tempat tinggalna di pasar/di jolo di pajak daging-balerong, sakalas hami dohot Letty-Rumah Makan Bunda Kandung, Sonang-Toko Mas Harahap,dll
Olo tehe…on Emailku: elangbiru98@yahoo.com

WWW,
Kaklung
SD Negeri 1 Sipirok

@ HALIDA SRIKANDINI br.POHAN

Sama2 tarimokasih…olo obat ni lungun mada Ito, harana saat masuk SMP hami pindah sian Sipirok.Waktu kuliah najolo di jakarta au sering marmayam tu Parkumpulan di halak sipirok/naposo bulung di Jl.Minangkabau-manggarai.

Oya adong dongan sasikkola di SD Negeri 1 Sipirok goarna PURNAMA boru POHAN, tempat tinggalna di pasar/di jolo di pajak daging-balerong, sakalas hami dohot Letty-Rumah Makan Bunda Kandung, Sonang-Toko Mas Harahap,dll
Olo tehe…on Emailku: elangbiru98@yahoo.com

WWW,
Kaklung
SD Negeri 1 Sipirok

@Saiful Sitompul

Hahahahahahah……olo harani lasakna bottan najadi marbaju ari rayo, hape dongan masibuk sude giot kehe tu simago-mago, iba puang tarkurung dibagas natola kehe marabit-abit hahahahaha…
Biamattong saminggu dope baru disunat Mantari Buyuk ma marmayam marbal tu parbalanan, nungi madabu muse torus hona “bayo’ i sampe marmudar alaaaaa hahahahaha

selamat berpuasa to sude koum di area sipirok dan sekitar nya horas bangso batak

Ini Srikandini yg biasa aku panggil Appiri bukan? selamat hari raya Idul Fitri ya.. aku baru tau Appiri sudah berkeluarga…

Tasha

@Natasha Siahaan

Horas appiri…. 😉

Horas tu syahrul hanapi simanjuttak.
sannari idia ho kongsi? anggo au di jakarta selatan

@ RISKI HUTASUHUT

Horas muse ma tu hamu puang….
Mangido maaf majo parjolo, napodo dapot au bah ise on? tolong majolo patorang bah puang…annon marcarito panjang hita da
on emailku : elangbiru98@yahoo.com

Horas!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 660,018 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: