batak itu keren

Paling Lambat Februari 2009 Sipirok Menjadi Ibukota Tapsel

Posted on: 31 Agustus, 2008

TIDAK ADA alasan lagi untuk mengulur peresmian Sipirok sebagai ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan. Paling lambat Februari 2009, pemkab setempat harus melaksanakan ketentuan undang-undang untuk menjadikan Sipirok sebagai ibukota.

Peringatan ini diucapkan Wakil Bupati Tapsel Ir. Aldin Rapolo Siregar pada seminar Napanapa Ni Sibualbuali Natuari, Haduan dan pelantikan pengurus Naposo Nauli Bulung Napanapa Ni Sibualbuali Kota Medan, di hotel Emerald Garden, baru-baru ini.

Menurut Rapolo, sebagaimana tercantum dalam UU no 37 tahun 2007 tentang pemekaran Padang Lawas Utara dan disahkan 10 Agustus 2007, disebutkan Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai kabupaten induk dengan ibukota Sipirok.

Secara geografis, luas Sipirok 53.599 ha yang memiliki 100 desa dan saat ini 6.851 KK ,dengan kepadatan penduduk 61,64 jiwa/km2. Rata-rata pencaharian masyarakat dengan bercocok tanam, baik padi sawah maupun padi lawang, bahkan yang paling dominan pertanian kopi dan karet. Situasi pertanian cukup kondusif dimana sudah terbentuk 90 kelompok tani dengan anggota 2.405 orang.

Dari sisi sosial, khususnya kesehatan, baru ada satu unit puskesmas, 12 puskesmas pembantu, 12 poliklinik desa, dan 46 posyandu, dengan personil dokter dan bidan 52 orang.

Sementara itu, Ketua Naposo Nauli Bulung Napanapa Ni Sibualbuali Kota Medan Faisal Pardede mendukung penuh Kota Sipirok menjadi ibukota Kabupaten Tapsel. “Kami mendukung dan siap memperjuangkan Sipirok sebagai ibukota Tapsel, karena ini sesuai dengan amanah UU yang sudah disahkan,” tegasnya

Hal senada dikatakan Ir M. Syafril Harahap selaku pembina Naposo Nauli Bulung Napanapa Ni Sibualbuali Kota Medan. “Agar Sipirok berkembang pesat, semua pihak perlu duduk bersama guna mengotimalkan sumber daya alam yang ada,” ujarnya.

sumber : Waspada Online

22 Tanggapan to "Paling Lambat Februari 2009 Sipirok Menjadi Ibukota Tapsel"

Jangan macam – macam kau Ongku terhadap orang Sipirok

sipirok manjadi ibukota…

pertanyaannya adalah apakah harus di kota sipirok ???

aku sepertinya kurang setuju …sama seperti teman2 di milis parsipirok, karena sepertinya sudah sangat tidak memungkinkan dan terlalu memaksa.

1. apakah masih ada areal yang cukup di kota sipirok saat ini untuk di jadikan areal perkantoran pemkab tapsel???
2. kalo pun ada, bisakan areal tersebut diperoleh dgn cara hibah tanpa ganti rugi sepeserpun????
kita sudah sama2 tau berapa NJOP tanah di sipirok saat ini dan tanah yang adapun mayoritas adalah tanah raja.

jujur… areal perkantoran pemkab tapsel mau di bangun di manapun buat aku pribadi tidak ada untung maupun ruginya… karena aku tidak akan tersangkut dalam hal apapun di sana..
tapi…
andai boleh saran,.. cobalah berfikir jernih dan jauh dari urusan gengsi sepihak…
alangkah lebih indah kalo kota sipirok yg ada saat ini ttp dibiarkan apa adanya dan di jadikan kota wisata baik itu wisata alam ataupun wisata sejarah.
dan biarlah areal perkantoran pemkab tapsel agak di pinggiran, sebatas ibukota administratif. sedangkan ibukota ekonomi budaya dan wisata ttp di sipirok seperti saat ini.
sehingga tata kota wilayah sipirok dapat dijaga dan tidak jadi sembrawut n tidak karu2an.

kondisi seperti ini bukan hal baru banyak kab/kota di indonesia yang seperti ini. seperti kab tangerang dan kab bogor.
dan ternyata dampak positifnya cukup besar. geliat pertumbuhan ekonomi masyarakat tidak lagi terfokus di satu titik tapi merambah ke area pinggiran .

ayolah… ito, tulang, uda, amangboru … janganlah terlalu jugul mempertahankan gengsi sepihak. walopun ibukota pemerintahan tapsel tidak tepat pas di kota sipirok bukan berarti kita tak mampu mewujudkan mimpi dan harapan Raja Inal Siregar (alm), karena aku yakin Tulang RIS pun tak menginginkan sipirok jadi sembrawut dgn tata kota yg tak karuan.

aku hanyalah anak perempuan dari seorang ayah bermarga Pohan berasal dari parau sorat yang besar di siantar dan ibu boru siregar dari bungabondar.
lahir dan besar di perantauan.
tp ttp memiliki kecintaan terhadap sipirok.

ini dia spirok masa depan, saya dukung!

sipirok jadi ibukota??? hmmm why not…..
lagian kan gw dnger2 pak bupati tercinta juga ngedukung tuh…
cuman masalh yang penting dan prihatin banget
tuh re-generasi SDM intelektual anak muda sipirok….
banyak tokoh2 sekarng ngejual nama sipirok ntah buat apa
hati-hati loh…….. ntar kamu ketauaan…..
udah jarang tokoh di perantauaan yang bner2 tulus dan cinta,
yang ada tuh skedar cari popularitas dan kekuasaan serta uud…ujung ujungnya duitdan jabatan… : D
kata Napitupulu di Ciputat, Bung Napi, Hati-Hatilah !!!
Tapi gw pcaya masyarakt sipirok sekarang udah banyak yang paham.
Smoga dari Spirok sana klak ada pengganti Re generasi dar
RIS,
Armyn Pane,
Asrul harahap,
Hariman Siregar,
dan masih banyak lagi
kalo di itung2 seribuan orang sipoirok yang udah ngukir prestasius di tingkat nasional samapai amrik sono…
next…
smoga sipirok tetap jadi kota dingin, kota yg gw knel dngan kren nya pemandian airpans (ekmilas),
kota pendidikan (udah banyak sekoalh ama pesantren nih) kota wisata (torSibohi, kapan lagi ya gw ksana), dan tettep gw kangenin…..
Salam buat Rere di Islamic Village Tanggerang.
Selamat buat ZYI ZYI Siregar, udah menang kontes cewe cantik seindonesia…. jangan lupa ama kampung bapaknya ya…
horasss.

sssssst…..
nih ada rahasia umum tentang sipirok
sipirok tuh kotanya raja
(cocok juga kalo namanya sipirok kotaraja)
knapa gitu……
abisss disono banyak rajanya
sampe tiap desa masih ada keturunan raja yang otomatis ngakunya raja
bayangin lagih tuh di baweah raja kampung ada raja – raja lagi…..
waktu di bawa mudik ama bokap, gw paling ingat dkenalin ama banyak yang bergelar raja siraja on lah, mangaraja …., entah apa lah,
sampe sampe gw ikut milis2 tentang sipirok eee…..eeee.. gw ktemu lagi ama Raja itutuh Raja huta dari tobadreams blog.
smoga gw dkenalin ama Ratu huta, jangan raja-raja-raja-mulu….
katanya orang sipirok udah banyak intelek2nya sampai ada yang udah punya kampusd di jakarta, di bandung dan di medan.
kok masih doyan ningrat….
smoga ini yang perlu di reform sama anak2muda sipirok
horas raja
horas ratu
bye2….
bye2….

@Anastasya

Anastasya, kalo pengen yang segar2 tentang Sipirok coba buka blog : http://tatinya-anak-anak.blogspot.com/pulang kampung yuk

@Anastasya

Anastasya, klo lo pengen liat sisi lain yang segar2 dari Sipirok coba buka blogspot : http://tatinya-anak-anak/pulang kampung yuk

Oks, Horas!
WWW

NNBS Press Release

Undang-Undang Nomor 37 tahun 2007 mengenai Pembentukan Kabupaten Padang
Lawas Utara hendaknya dilaksanakan secara utuh dalam satu kesatuan,
tidak terpisah-pisah oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan selaku
Kabupaten Induk. Khususnya pasal 21 ayat 1 dan 2 mengenai kedudukan
Ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan yakni Sipirok, dan defenitifikasi
pusat pemerintahan Kabupaten Tapsel paling lambat bulan Februari 2009.
Demikian salah satu kesimpulan dari pertemuan masyarakat Sipirok yang
berada di perantauan khususnya di kota Medan dan Sekitarnya, Sabtu, 6
September 2009 di Aula Rumah Sakit Haji Medan.Tampak hadir pada
pertemuan ini mantan Bupati Tapanuli Selatan Soaloon Siregar, mantan
Ketua Bappedasu Abduh Pane, H. Yuriandi Siregar putra mantan gubernur
sumatera utara , ekponen 66 Darma Indra Siregar, Guru Besar Prof. Munaf
Regar dan politikus senior Partai Demokrat Pulokot Siregar. Wacana
perpindahan Ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan ke kota Sipirok muncul
disebabkan sudah lebih satu tahun diundangkannya undang-undang tersebut
belum tampak keseriusan dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan untuk
melaksanakan pemindahan ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan ke
Sipirok.Pasal demi pasal dalam undang-undang telah dilaksanakan oleh
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, seperti pemindahan asset dan
personil ke Kabupaten Padang Lawas, nah kenapa perpindahan ibukota
Kabupaten ke Sipirok tidak dilaksanakan sampai saat ini, ada apa
sebenarnya, ungkap Ir. Saleh Idoan Siregar Msi. Undang-undangnya kan
satu, kenapa pelaksanaannya berbeda-beda. Kalau hanya persoalan lahan
pertapakan kantor Bupati, kenapa tidak pernah Pemerintah Kabupaten
Tapanuli Selatan membicarakannya kepada masyarakat Sipirok
tambahnya.Memang keseriusan Pemerintah Kabupaten Tapsel dalam
melaksanakan perintah undang-undang memamng patut dipertanyakan, hingga
saat ini sudah lebih satu tahun peraturan daerah tentang perpindahan
ibukota Kabupaten ke Sipirok, ditingkat wacana saja belum ada, apalagi
ditingkat fisik.

Ir. Mukri Siregar mantan Kadis Pertanian Sumatera Utara
menyatakan bahwa Bupati Tapanuli Selatan dengan menunda perpindahan
Ibukota Kabupaten ke Sipirok sama saja melecehkan tokoh-tokoh Sipirok,
kalau perlu diadakan demontrasi terus-menerus untuk menyadarkannya.
Secara terpisah sebelumnya anggota dewan perwakilan rakyat daerah
Tapanuli Selatan Samsir Piliang melalui SMS menyatakan bahwa DPRD
secara kelembagaan akan memanggil Bupati Tapsel untuk dengar pendapat.
Terlihat bahwa dalam kurun 1 tahun lebih belum ada koordinasi antara
eksekutif dengan legislatif dalam prosesi pemindahan ibukota
Kabupaten.Menyikapi hal tersebut Faisal Reza Pardede ketua Naposo Nauli
Bulung Napa Napa ni Sibualbuali menyatakan hendaknya kita bersama-sama
mendorong DPRD Kabupaten Tapsel untuk dapat menggunakan Hak Inisiatip
untuk membuat Perda tentang perpindahan ibukota Kabupaten Tapanuli
Selatan. Karena menurutnya Bupati Tapanuli Selatan tidak pernah
mempunyai niat sungguh-sungguh dalam hal ini, dan sudah beberapa kali
mereka mencoba menjumpainya untuk berdialog Bupati selalu diwakili oleh
stafnya.

Kesimpulan akhir dari pertemuan tersebut adalah membuat Pernyataan
Sikap dari masyarakat Sipirok diperantauan, agar Pemerintah Kabupaten
Tapanuli Selatan paling lambat memindahkan Ibukota Tapanuli Selatan ke
Sipirok bulan Februari 2009

sipirok jadi ibu kota???…., ya udah sepantasnya, sebab uu no 37 tahun 2007 sudah menyatakan seperti itu, maka dari itu saya ingin mengajak generasi muda Kab.Tapsel dan khususnya muda mudi NNBS seluruhnya mendukung penuh serta mempersiapkan diri untuk menyambut perubahan kearah yang lebih baik ini, semoga Februari 2009 cita – cita tersebut terealisasi
Never Give up and Never Give up and Never Give up!!!!!

Senang sekali kalo Sipirok bisa jadi ibukota kabupaten Tapanuli Selatan, karena insya Alloh akan membuat roda ekonomi bergerak makin cepat bagi kota Sipirok dan daerah sekitarnya.

Tapi saya sependapat dengan kak Dini Pohan, agar daerah perkantoran Pemerintah dibangun di daerah pinggir (phery phery) Kota Sipirok. Tujuannya selain agar kota (lama) Sipirok tetap lestari, juga supaya daerah pinggir kota juga menjadi pusat pertumbuhan baru.

Kalo dihitung dari kepentingan pribadi, keluarga saya juga akan kecipratan keuntungan dari kenaikan harga tanah peninggalan Opung yang berada di Jl. Simangambat. Tapi apa gunanya? Toh insya Alloh tanah itu juga gak ingin dijual, karena tanah itu adalah tanda keluarga saya orang Sipirok.
Yang penting adalah bagaimana pusat-pusat pertumbuhan baru bisa didorong untuk tumbuh dan berkembang…

Buat Sahala-Simago-mago, makasih udah mengingat tulisan saya, tapi mungkin alamatnya belum sempurna ya, sehingga gak bisa dibuka. Mungkin yang dimaksud itu tulisan yang ini http://tatianak2.wordpress.com/2007/09/28/pulang-kampung-yuukkk/ atau yang ini http://tatianak2.wordpress.com/2007/10/04/pulang-kampung-yuukkk-2/

Btw, anyway, busway.. Pemkab Tapsel mau nerima saya kalo pindah ke sana gak yaa…? Hehehehe…

saya putra asli sipirok dari kecil sampai sma disana sekarang merantau ke jakarta, jangan percaya sama oknum-oknum yang ingin memecah belah rakyat sipirok.

saya hanya ingin menyampaikan tu sude koum sisolkot untuk bersikap arif menyikapai ini.

horas

berbuatlah sebelum ber ucap. berniatlah untuk berbakti. berdoalah untuk sesama. songon pandok ni halak napistar “marsitukkol-tukkolan dohot marsiabing2an songon suhat dirobaen” wassalam

salam
mohon lihat kondisi sipirok apakah memang sudah layak menjadi ibukota kab.
sipirok itu lebih cocok sbagai kawasan suaka alam dan pelestarian alam.
lihat bentang alamnya, bukitnya, fungsi kawasannya
tegakah kita melihat tanah sipirok menjadi aspal, beton
mohon nuraninya
pertahankan sipirok sebagai kawasan suaka dan pelestarian alam

horas
salam

saya ucok Harahap memang bukan orang sipirok,tapi saya sekolah smp dan sma di sipirok rasanya sayang sekali apabila sipirok menjadi ibu kota kabupaten Tap sel karena akan merusak tatanan daerah budaya dan sebagai nya,namun apabila dengan adanya itu membuat tambah baik dan ada yang menjamin bahwa sipirok tetap indah sejuk kenapa tidak kan gitu lae,opung, uda , tulang,amang boru,bou dan lain nya.Bravo

Bagiku sipirok ,,,adalah kota sejarah yang harus dilestarikan,, niat saudara2ku sipirok dijadikan menjadi kota kabupaten itu cukup baik dilaksanakan ,dengan sarat SDM harus dipenuhi terlebih dahulu dan dilakukannya penelitian tentang dampak lingkungan bila benar sipirok menjadi kabupaten. Kalau dari SDM menurutku cukup memenuhi Syarat,tetapi masalah lahan memang jadi pemikiran bersama. Karena yang kutahu lahan di sipirok terbilang mahal dan sangat berat diputuskan,karena lahan di kota sipirok ( Pasar )yang ada kurang mendukung,sudah padat.Memang sepantasnya lahan untuk perkantoran didaerah agak kepingiran,,searah jalan SMA neg I sipirok, Bekas markas TNI dahulu . arah sibadoar.Bila ditarik lurus yaitu antara desa simaniggir sampai daerah SMA I sipirok .Lahan disana cukup baik untuk dijadikan Pusat perkantoran.Dan sarana jalan lintas sudah ada dan tidak merusak sumber air Pasar sipirok.Insya ALLAH dapat menjadi bahan pertimbangan. .

Horas ma dihita sasudena,

Saya menyimak dengan di ulur2nya waktu melaksanakan UU No.37 Tahun 2007 yang nota benenya merupakan payung hukum untuk pelaksanaan Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai Kabupaten Induk
dengan ibu Kotanya SIPIROK, dan dalam Undang undang tersebut tidak disebutkan nama kota2 lain yang ada dalam Kab Tapsel.

Dasar pembentukan SIPIROK merupakan sebuat ibu kota kabupaten sudah jelas dan tidak dibenarkan lagi untuk melakukan pencarian kota pengganti ke daerah lainnya. Namun saya berharap agar Bupati Tapsel mengerti dan memahami Undand Undang sebgaimana yg dimaksud UU No 37 Thn 2007.

Apabila ini tidak di indahkan dan dilaksanakan, yah……? Masa seorang Bupati tdk memahami Hukum. Janganlah ada dusta diantara kita sesama putra Tapsel, proses politik suda lewat hasilnya Undang Undang tsb?

Mari bersama-sama kita membangun Bona Pasogit kita dengan dasar nilai nilai Dalihan Natolu. Kota SIPIROK itu milik kita bersama apalagi kota tsb banyak bernialai sejarah peradaban Bangsa Batak. Namun saya mau mengajak masyarakat yg pro pada UU. No.37 thn 2007 tidak terpropokasi untuk berdemo apalagi anarkis !!! Kalaupun pahit-pahitnya Bupati Tapsel tidak melaksanakan Undang Undang tsb berarti dia suda melawan Undang Undang dan berarti melawan Hukum yang berlaku pada
Republik Indonesia.

Demikianlah tanggapan saya sebagai keturunan Ompung PATUAN BONYAK, Orang Sipirok HUTARAJA. HORAS MADIHITA SASUDENA

Dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya kurang sependapat kalau komplek perkantoran pemkab tapsel di bangun di kota sipirok, biarlah kota sipirok menjadi pusat bisnis, pendidikan dan wisata, sedangkan komplek perkantoran pemkab tapsel yang asri hendaknya dibangun diluar kota sipirok jauh dari hiruk pikuk kebisingan namun tetap di wilayah kecamatan sipirok agar tidak melanggar UU No.37 tahun 2007. marilah kita berkaca dari kota-kota yang ada di indonesia dimana pusat pemrintahan, bisnis dan tempat tinggal masyarakat bercampur aduk sehingga menjadi kota yang semraut, mungkin pemkab Tapsel dan DPRD Tapsel bersama tokoh-tokoh masyarakat Sipirok umumnya tokoh masyarakat Tapsel perlu Studi banding ke pemkab Bogor, pemkab Tangerang dan pemkab Bekasi, dimana tiga daerah tersebut telah berhasil membangun komplek perkantoran pusat pemerintahan pemkab yang sangat asri, sejuk dan nyaman dEngan luas sekitar 200 ha yang terletak diluar kota yang sudah ada. mari kita hilangkan ego masing-masing dan kita dukung PEMKAB TAPSEL untuk membangun komplek perkantoran seperti Bogor, Tangerang dan Bekasih

mari berbuat walaupun kecil…karena itu jauh lebih baik daripada menunggu WAKTU YANG TAK KUNJUNG TIBA, masalah kebijakan, undang-undang dan segala aturan serahkan saja pada aparat pemerintah karena itu memang tugas mereka…singkatnya kalau mereka ambil satu kebijakan pastinya sudah memperhitungkan baik buruknya atau untung ruginya kebijakan tersebut…yang terbaik…mari berbuat…kita mulai dari keluarga masing-masing di kampung kita sana…talk less do more…get up…stand up and go ahead….

Yang dimaksud Kota Sipirok sesuai dengan RUTRK Sipirok adalah dalam radius 9 km. Jadi tidak mungkin tidak ada lahan disana dan sudah ada perencanaan seperti terangkum dalam RUTRK tadi. Halida Srikandini sedikitpun tidak memahami persolan ini. Walaupun Sipirok sudah menjadi ibukota dalam RUTRK Sipirok ada namanya Bagian Wilayah Kota (BWK) supaya tidak merusak Visual Kota Sipirok yang sekarang.

Satu lagi, di Kota Sipirok bukan berarti di inti kota tapi tolong di ingat dalam radius 9 km. Bupati keterlaluan kalau sampai dipindahkan ke Maragordong di Angkola Timur

napola abangi,aupe sarupo do pendapatku dohot abangi waktu au disipirok,tai nung hudalani ngoluon/mangaratto,huida do hurang jeges do dibaen kantor di sipirok harana bahat huida ujung-ujung ni pas dibaen dikota i kantor jat tarida,tagonan noma hita marpikir jernih unang emosional.

horas sude

tu koum sasudena, nahe markoum do hita haha..???
bravo Sipirok ateh and all tapsel

saya anak sipirok perantauan,,
sipirok itu kota yang indah, orangnya ramah
dan mungkin “jappalon” kali yang kurang.he..he..
itulah tugas kita bersama, bukan tugas satu orang satu orang..

dari segi hukum ( ini sudah pasti,tidak bisa diganggu gugat ) tinjauan ekonomi, geographi, geologi, historis, sipirok memang bagus dan pas menjadi ibukota..

coba deh lihat peta sumatra utara, kota sipirok terletak di simpang 3, arah tarutung/pahae, arah pangaribuan / siborong-borong / simangambat dan arah selatan – mandailing.,
jadi bukan karena alasan primordialisme kedaerahan, akan tetapi karena memang yang semestinya, jadi kita harus tetap saling membangun dan bekerja sama terus..

applause, tanda bintang dan saya angkat topi-lah bagi kerja keras semua, khususnya NNBS dan Sdr. Iparanda Reza Pardede hehe..yg begitu genius dan rajin.

bravo u sipirok
salam ma puang
sian parhuta-huta hehe..

nb, kpn2 kalo pulang ke sipirok, maen bola dulu kita bah…
udah kangen kakiki u nyepak bola di dolok-an..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 602,498 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: