batak itu keren

DPRD Samosir Tolak Hutan Tele Dijadikan Kebun Bunga

Posted on: 23 Juni, 2008

kawasan hutan Tele**
MESKI terkesan lamban dan kurang tegas; sebagian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, akhirnya mengeluarkan pernyataan bersama menolak alih fungsi kawasan hutan Tele jadi kebun bunga dan agrowisata. Tapi ironisnya, gergaji mesin dan alat-alat berat milik investor asal Korsel masih terus menggasak hutan alam di tepi Danau Toba itu.

Penolakan tersebut dituangkan dalam sebuah surat pernyataan, yang ditandatangani oleh 14 dari 25 anggota DPRD Samosir. Di antara 11 anggota dewan yang tidak ikut meneken surat pernyataan tersebut, termasuk di dalamnya Ketua DPRD Samosir Jhony Naibaho, dan dua wakil ketua yaitu Drs Abad Sinaga dan Ir.Oloan Simbolon.

Munculnya suara penolakan dari para anggota dewan itu, membersitkan sepercik harapan bagi para pecinta lingkungan, khususnya kalangan masyarakat Batak yang cinta Danau Toba. Penolakan itu diharapkan bakal memicu perlawanan yang lebih kuat terhadap kebijakan Bupati Samosir Mangindar Simbolon, yang tanpa persetujuan DPRD telah mengeluarkan izin alih fungsi areal seluas 2.250 hektare di kawasan hutan Tele.

Kawasan hutan Tele adalah sisa-sisa Hutan Tano Batak, yang hingga tahun 70-an merupakan habitat harimau Sumatera dan sejumlah satwa langka lainnya. Akibat penebangan liar oleh penduduk, yang marak pada dekade 60 sampai 70-an, banyak harimau terbunuh dan sisanya “mengungsi” ke hutan Dairi.

Hutan Tele merupakan tempat bersejarah, dan bahkan dianggap sakral oleh masyarakat Batak. Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII menjadikan hutan Tele sebagai basis perang gerilya, selama bertahun-tahun, melawan penjajah Belanda.

Berikut ini kutipan lengkap surat pernyataan itu, yang dikirimkan salah seorang penandatangan Marlon Simbolon kepada arranger Viky Sianipar :

Kami yang bertanda tangan di bawah ini, masing-masing anggota DPRD Kabupaten Samosir masa bhakti 2004-2009, berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah, UU Nomor 23 Tahun 1997 Tentang Lingkungan Hidup, dan UU Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal, bahwa dengan ini kami :

1. Tidak setuju atau menolak penanaman Modal Asing yang dilakukan oleh PT. EJS AGRO MULIA LESTARI dengan penanaman tanaman hias/Holtikultura pada kawasan Hutan Tele di Desa Partungkot Naginjang seluas 2.250 Ha sesuai dengan surat ijin prinsip yang diterbitkan oleh Bupati Samosir Nomor : 503/6353/Ekon/2007 tanggal 6 Nopember 2007, Keputusan Bupati Samosir Nomor : 320 tahun 2007 tentang pemberian ijin lokasi usaha Agribisnis/Tanaman hias/Holtikultura kepada PT. EJS AGRO MULIA LESTARI seluas 2.250 Ha dan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Pemkab Samosir dengan PT. EJS AGRO MULIA LESTARI Nomor :

500/2555/Ekon/V/2008

—————————— Tanggal 7 Mei 2008

38../EJS-AML/V/2008

2. Menolak sepenuhnya alih fungsi kawasan Hutan Tele yang berada di Desa Partungkot Naginjang untuk dijadikan sebagai areal penanaman tanaman hias/Agrowisata seluas 2.250 Ha dengan alasan : Kawasan Hutan tersebut adalah Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba dan Hulu Sungai yang mengalir ke Kecamatan Sianjur Mula-Mula dan Kecamatan Harian yang berfungsi mengairi persawahan Masyarakat ribuan hektare dan pembangkit tenaga listrik Hidromini Boho.

3. Menolak sepenuhnya alih fungsi kawasan hutan Tele yang berada di Desa Partungkot Naginjang untuk dijadikan sebagai areal penanaman tanaman hias/Agrowisata seluas 2.250 Ha dengan alasan : bahwa hutan berfungsi untuk mencegah pemanasan global karena Indonesia merupakan paru-paru Dunia sesuai dengan Konferensi Climate Change di Bali.

Demikian surat pernyataan ini kami perbuat dan kami tanda tangani dengan penuh kesadaran dalam kapasitas kami sebagai anggota DPRD maupun sebagai warga masyarakat untuk dapat dipergunakan sesuai dengan keperluannya.

Pangururan, Juni 2008

Yang Membuat Pernyataan :

  1. Marlon Simbolon ( Anggota), Tanda Tangan (T)
  2. Drs.Lundak Sagala ( Anggota), T
  3. Drs.S.Ganda Tambunan (Anggota), T
  4. Ir.Sanni Togatorop (Anggota), T
  5. Jatorus Sagala (Anggota), T
  6. Rosinta Sitanggang (Anggota), T
  7. Tumpak Situmorang (Anggota), T
  8. Edipolo Hutabalian (Anggota), T
  9. Nasib Simbolon (Anggota), Tidak Tanda Tangan (TT)
  10. DR Poltak Sinaga, Msi (Anggota), TT
  11. Lindon Sihombing (Anggota), TT
  12. Drs. Sabar Sitohang ( Anggota), T
  13. Marko. P.Sihotang (Anggota), T
  14. Tuaman Sagala ( Anggota), TT
  15. Marojahan Sitinjak (Anggota), T
  16. Drs. Parulian Situmorang (Anggota), T
  17. Beston Sinaga (Anggota), T
  18. Ir.Tahi Sitanggang (Anggota), TT
  19. Bisman Lumbantungkup (Anggota), T
  20. Rahman Gultom (Anggota), TT
  21. Ir.Tunggul Habeahan (Anggota), TT
  22. Jonny Sihotang (Anggota), TT
  23. Ir.Oloan Simbolon (Wakil Ketua), TT
  24. Drs.Abad Sinaga (Wakil Ketua), TT
  25. Johny Naibaho (Ketua), TT

**sumber foto : Gorga Art Photography

===================================================================

http://www.tobadreams.wordpress.com

19 Tanggapan to "DPRD Samosir Tolak Hutan Tele Dijadikan Kebun Bunga"

Kita perlu penolakan yang nyata, setelah surat penolakan keluar, iya gergaji disita, mobil truck yang akan membawa kayu gelondongan dilarang masuk, surat-surat truck yang masuk harus jelas!, hendak kemana dan mau bawa apa. Jadi dijaga pintu masuknya.

Terima Kasih Tuhan…

karena hanya Engkau lah yg mampu membukakan hati mereka untuk ttp mempertahankan Alam MU ya Tuhan…

semoga ini adalah pintu keberhasilan para pencinta alam dan lingkungan untuk terus berjuang mempertahankan alam yg tersisa dari kehancuran…

@ singal
benar ito… surat penolakan dr wakil rakyat sudah ada… berikutnya harus ada action nyata… sehinga surat penolakan ini bukan hanya jadi sekedar pelipur lara dan angin sorga yang membuat terlena para pejuang pelestarian alam dan lingkungan…

gimana ito RH…. ???

Terimakasih buat bapak bapak dan ibu ibu anggota DPRD Samosir, telah memihak kepada kepentingan umum.

@ singal
@ srikandini

Itu ide yang bagus. Memang harus action. Usulan ini akan kuteruskan kepada lae Suhunan Situmorang dan kawan-kawan di komunitas “Pusuk Buhit”.

Selain itu, kalau di antara pengunjung blog ini ada yang punya ide supaya usulan Amang Singal dan Ito Srikandini bisa lebih cepat direalisir, silakan.

Horas.
RH

Tuani ma, nadenggan jala nauli sasintongna wakil rakyat ikkon songonon do, adong keberanian laho patuduhon habonaran i. Horas, maju terus!

horassss……

anggo so hita na manjaga hutannta ise be? aha ma gogo ni bunga menahan air?? trus molo jadi taman bunga hudia baenon angka hau2 i?? lama kelamaan bisa tenggelam samosir???

mudah2an dang jadi penebangan i ate….
mari sama2 kita mendukung agar penebangan tidak jadi..
botima…horassss..!!

Perkembangan terbaru:

No. 9 pada list diatas
Ir. Sanni Togatorop (Anggota) berobah pikiran
Posisinya sekarang, berbalik. Berada dipihak Bupati
Menyetujui projek tersebut. Merelakan hutannya ditebang.
Secepat itu berobah pikiran :-)

kami percaya kalau wakil rakyat benar2 membela rakyat.. terima kasih buat para wakil rakyat kami yang sudah melindungi kami…

sukses selalu…

Sukurlah…akhirnya para anggota Dewan itu mendengarkan hati nuraninya yang disuarakan orang banyak, termasuk para blogger batak…

@Raja Huta,

Mohon ijin menyadur postingan lae ini untuk saya publish di blog saya http://www.sitohangdaribintan.blogspot.com

Horas,

@ Sitohang Par Bintan

Mainkan lae. Lain kali tak perlulah minta ijin lae. Langsung ambil saja hehehe…yang penting sesuai adatnya : pasang link URL.

Horas

Indahnya Tele …

2 Minggu yang lalu saya kembali menikmati keindahan di sekitar danau toba, yang menjadi “my favorite road” sejak saya masih belia.. Melihat pemandangan yang begitu indah ada satu harap di hati, “semoga alam di daerah ini bisa lestari..” Saya yakin kita bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat tanpa harus merusak alam…

Congrats buat DPRD Tobasa di tengah banyaknya tertangkap anggota DPRD yang menerima suap untuk izin pengalihan izin penggunaan lahan..

Jakarta, September 2008
Kepada :
Yth. Bupati Samosir
di
tempat,

Agar kiranya sebelum mengambil kebijakan perlu merenung dan berdoa dulu sehingga kebijakan yang diambil berpihak kepada masyarakat dan llingkungan, karena jika sampai ahli fungsi hutan tele disetujui oleh para Dewan, maka akan berdampak buruk terhadap lingkunhgan. seperti kita ketahui Seluruh Dunia sudah berperang melawan GLOBAL WARMING eh bapak malah membuat kebijakan yang tidak populer… jelas kita ketahui bahwa pohon2 yang ada sekarang tidak bisa diganti dengan tanaman hias pak….jadi kami titipkan Samosir kepundakmu sampai tahun 2010 ini…. Buat Anggota Dewan yang sudah menganulir keputusan tersebut MAULIATE GODANG … !

Songoni majo surat na tar bahen tu angka Dewan dohot Amang bupati, mauliate ma di hamu

TTd

Generasi Penerus

perlu diperiksa loyalitas anggota DPRD yang tdk menyadari dia dipilih oleh Rakyat “Korea” or Rakyat “Samosir”??
Sdh berapa yg diterima Bupati & anggota DPRD pago-pagonya???
PT. EJS AL setahu saya adalah perusahaan bermasalah !!
Di-Humbang PT. EJS AL sdh bermasalah ko’ di Samosir bisa lolos beroperasi, ada apa????

Semoga berhasil penolakan itu … horas

Bandung, Oktober 2008

Yth : Bupati Samosir beserta jajarannya

Di PANGURURAN

Pertama-tama kita harus mengucap syukuk dan terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmatnya kabupaten samosir masih di kenal di kalangan Nasional. oleh sebab itu kembali intropeksi diri supaya kita mengambil suatu keputusan berdasarkan musyawarah, maka kita semua sudah mengetahui bagamaina cara musya. warah.

berdasarkan masalah di atas yaitu mengenai penolakan Hutan tele digunakan untuk tanaman hias yang dikelola oleh investor yang berasal dari Korea. maka badan legislatif kab. samosir banyazk yang tidak setuju dengan haal itu bahkan masyazrakat banyak yang menolak. sesuai dengan keputusan tersebut hendaklah penolakan tersebut dikabulkan supaya tidak menjadi sumber masalah.

kalau menurut saya, memang hutan tersebut ada baeknya dikelola karena hutan akan menjadi indah namun akan membuat banyak masalah yang berdampak yang besar bagi kehidupan masyarakat n juga merugikan pemkab samosir karena lahan tersebut akan dikuasai oleh orang ang berasal dari negara lain.

yang saya harapkan muda-mudahan penolakan tersebut dibatalkan.

TELE ITU UNIK ………. JARANG DITEMUKAN YG SEPERTI IINI…..
INGAT ;BALI JAD IDAERAH WISATAWAN ASING KARNA UNIK,JADI JANGAN LAH DIHILANGKAN KEUNIKAN TELE……

HORAS

IREN- BALI

Kab.Samosir,jadi kawasan wisata ? tentu yesssss!!!!! itu harus ditingkatkan, tapi dengan pemanfaatan luasnya air danau toba..
dan pemandangan lainnya yang sudah ada harus di ditata rapi.
kalau soal tele jadi kebun bunga ??? menurut saya adalah itu pemikiran anak kecil.
samorir aja belum tertata rapi, mau buat kebun bunga…. ada2 aja

itu namaya manis di Luar Busuk di Dalam

Tolong kalimat itu di pikirkan oleh bapak2 Yang ada di DPRD KAB SAMOSIR, terlebih pemerintah Kab. SAMOSIR.

Thank’S Buat Anggota Dewan Yang menolak……

Tuhan berkati
Amin

menurut saya sih itu sah2 saja..walaupun itu dialihfungsikan kekebunbunga…tapi itu kan tidk seluruhnya dialihfungsikan dari hutan tersebut…kita harus meninggalkan ciri khas kit juga sebagai masyarakat bersejarah…tapi klo hanya sebagian dalm arti untuk mendukung visi dan misi kabupaten smosir…itu bagus mwnarik investor asing (PMA) sekedar mngurangi pengangguran..
tapoi harapan saya benar2 dimanfaatkan…tergantung pemikiran anggoata dewan kan orang tuh dah lebih pintar,,maknay bisa tepilih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 412,536 hits

Arsip

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: