batak itu keren

Luat Pahae…(antara Sipirok dan Tarutung)

Posted on: 24 Mei, 2008

DENGAN kerusakan seperti ini, belum termasuk bencana ikutan seperti banjir bandang yang melanda Desa Simangumban, dini hari tadi; diperkirakan kerugian akibat gempa di tiga kabupaten di Tapanuli ini tak kurang dari Rp 7 milyar. Dan tentunya, akan membutuhkan waktu lama untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak, terutama jalan vital yang menghubungkan Sipirok dengan Tarutung. Artinya akan terjadi potential lost yang besar sekali.

Betapa tidak. Rusaknya sarana jalan yang vital tersebut, otomatis akan menghambat aktivitas perekonomian penduduk di tiga kabupaten itu. Ditambah pula, baru semalam pemerintah menaikkan harga BBM, sehingga beban saudara-saudara kita di Tano Batak pasti akan semakin berat.

Mari kita doakan semoga tidak terjadi bencana susulan. Menurut para pakar, gempa yang mengguncang dan meluluh-lantakkan sebagian sarana penting di Tano Batak ini adalah “gejala” permulaan. Semoga Tuhan menjauhkan bencana yang lebih besar, sebab dengan gempa “ringan” ini pun kesusahan hidup yang harus ditanggung penduduk Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan sudah sangat berat.

Dan Sebagaimana adat yang diajarkan leluhur kita, memberikan “boras sipirni tondi” pada saat “tarsonggot” seperti ini adalah perbuatan yang patut dan semestinya.

Horas ma di hita saluhut Bangso Batak

Raja Huta

————————————————————————————-

sumber foto : harian-global.com

link :

http://www.harian-global.com/news.php?extend.40694

8 Tanggapan to "Luat Pahae…(antara Sipirok dan Tarutung)"

ito…. ayo kita bikin dompet peduli gempa tano batak ….

@ srikandini

OK ito. Aku koordinasikan dulu dengan kawan-kawan. Soalnya aku di sini kan pakai nickname, jadi kurang kredibel.

Kurasa paling pas Si Pikki yang jadi parhobas dan sitiop hajut. Untuk Outletnya, bisa kita gabungkan blog ini dengan punya Lae Jarar dan Si Pikki.

Nantinya Ito dan kawan-kawan yang punya kontak di Pahae yang buat network ke sana. Setuju nggak ?

Nanti aku kontak ito, agak sore. Masih nomor yang kemarin kan ?

masih to…

(no hp kena sensor/RH)

PERTAHANKAN JALINSUM VIA PAHAE

Sadara-saudaraku, selain akibat gempa masih ada bagian yang amat perlu kita risaukan sekaitan jalan lintas Sumatera lewat Pahae, yakni desa kecil Aek Latong. Memang bukan di huta kita lagi, tetapi terkait.

Beberapa minggu lalu Pemerintah Sumatera Utara melalui Kepala Dinas Jalan dan Jembatan mengumunkan rencana pembukaan jalan baru melalui Sipahutar, Tandosan, menuju Sipirok yang dinyatakan sebagai pengalihan Jalinsum via Pahae karena sukar (tidak mungkin) mengatasi kesulitan alam di sekitar desa Aek Latong. Dikatakan, desa Aek Latong berada pada daerah patahan gempa Sesar Semangko yang tidak mungkin disiasati sama sekali. Reaksi masyarakat tidak dapat dibendung, di antaranya ada yang berbentuk unjuk rasa dari kalangan mahasiswa yang dialamatkan kepada Gubernur Sumatera Utara dan jajaran Dinas terkait serta DPRD Sumatera Utara.

Berkaitan dengan hal tersebut, atas pertanyaan wartawan, Bapak Menteri PU sewaktu akan bertolak ke Jakarta dari Bandara Polonia Medan pada hari Jum’at (21/11) yang lalu menegaskan bahwa Jalinsum via Pahae akan dipertahankan. Kondisi buruk di desa Aek Latong akan disiasati dengan menggeser 1 (satu) kilometer dari posisi jalan yang ada sekarang. Ditambahkan bahwa proses pengerjaan jalan tersebut dijadwalkan selesai tahun depan (2009).

Terhadap keterangan Menteri PU tersebut di atas tenu kita ingin menghaturkan terimakasih yang sebesar-besarnya dan mendorong agar rencana penggeseran posisi jalan di sekitar desa Aek Latong tersebut dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dan tepat waktu, sehingga Jalinsum via Pahae dapat normal kembali.

Mungkin ada gunanya mengemukakan kegundahan hati mayoritas masyarakat di Sumatera Utara yang sudah lama mendambakan normalisasi Jalinsum via Pahae, yakni sbb.:

1. Bahwa setelah bertahun-tahun tidak ditangani secara serius, akhirnya kondisi buruk jalan di sekitar desa Aek Latong sudah menjadi simbol atas rendahnya kadar responsibilitas pemerintah yang sekaligus mencerminkan buruknya political will (kemauan politik) dalam pelaksanaan good governance secara keseluruhan.

2. Tidak etis menuduh ada pihak yang mengambil keuntungan dari buruknya kondisi alam di desa Aek Latong. Tidak etis menuduh ada pihak yang berkolaborasi menyandra kepentingan umum untuk perolehan ”upeti” yang tidak sepantasnya, yang seolah-olah sebagai imbal-jasa atas pertolongan memudahkan pengguna jalan di Aek Latong. Tidak etis menuduh ada ”mafia” yang tetap menginginkan kondisi buruk jalan di desa Aek Latong untuk kepentingan melawan hukum. Tidak etis menyimpulkan bahwa jika pemerintah pernah kehilangan kewibawaannya berhadapan dengan konspirasi politik lokal yang memusuhi kepentingan rakyat, Itu terjadi di Sumatera Utara, yakni di desa kecil bernama Aek Latong.

3. Bahwa jalinsum amat dipentingkan oleh para pelaku pasar, terbukti dengan aktivitas berbagai perusahaan angkutan yang tetap memilih jalur ini sebagai primadona hingga hari ini. Tentulah harus dipercaya bahwa bahasa pasarlah bahasa yang paling objektif untuk melukiskan fungsi-fungsi sosial dan efek ekonomi dari jalinsum bagi kalangan yang luas. Capital return (pengembalian modal) dari investasi untuk ini dipercaya bisa berlangsung dalam tempo relatif singkat, di samping multiplier effect yang dipastikan besar bagi masyarakat terutama di Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padangsidempuan, Kabupaten Mandailing Natal dan Kabupaten Tapanuli

Rencana Pemerintah untuk membuka jalan baru dari wilayah lain (Sipahutar) hendaknyalah tidak dimaksudkan untuk mengalihkan Jalinsum via Pahae. Menurut hemat SAYA Pemerintah perlu lebih progresif, dengan memposisikan pembukaan jalan via Sipahutar sebagai prioritas setelah penyelesaian kasus Aek Latong. Saya menilai bahwa pembukaan jalinsum via Sipahutar adalah salah satu urgensi daerah yang amat penting tidak saja untuk pembangunan regional.

Mauliate

kepada bapak pemimpin daerah atau pun yang pemerintah pusat,tolonglah pak perhatikan kami ini yang berada didesa.

Oh Pahae apa kabarmu setelah 6 thn ku tdk mengunjungimu???

o tano batak, haholonganku.. beta ma hita akka hal Batak na di pangarantoan, marsada roha mahita martangiang tu Tuhan Jesus.
asa lamdenggan huta hatubuan tabe. Onan Hasang (pahae Julu) Masihol do au toho… naeng mulak do au muse memerong ho Onan Hasang. I L U

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 602,500 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: