batak itu keren

Bupati Samosir Optimis : Konversi Hutan Tele Akan Lancar

Posted on: 23 April, 2008

Sementara itu, anggota DPRD Samosir Lundak Sagala menyoroti soal proses penerbitan rekomendasi yang tidak melalui tahapan sebagaimana mestinya. Seharusnya rekomendasi terbit setelah dilakukan study tentang Analisa Dampak Lingkungan (Amdal). “Rekomendasi ini terbit tanpa didahului oleh Amdal”, ujar Lundak.

BUPATI Samosir Mangindar Simbolon menyatakan optimistis, rencana proyek kebun bunga di hutan Tele akan segera direalisir. Dia yakin betul, penolakan terhadap konversi hutan tersebut akan bisa diselesaikan, dengan jalan musyawarah mufakat.

Mangindar menegaskan hal itu kepada harian Sinar Indonesia Baru (SIB), Senin kemarin (22/4). Dia mengakui, ada pihak-pihak yang mengajukan keberatan atas pengalihfungsian areal hutan di Tele. Namun demikian Bupati Samosir ini optimis, rintangan itu pasti bisa dibereskan. ” Saya akan membuat komunikasi dengan seluruh pihak mencari solusi atas pro-kontra yang terjadi,”katanya.

Proyek kebun bunga tersebut akan dikerjakan oleh investor asal Korsel, dengan bendera usaha PT EJS Mulya Lestari. Untuk keperluan lahan kebun bunga itu, tak kurang dari 2.250 hektar hutan alam di kawasan Tele akan dibabat. Hal inilah yang mendorong para pecinta lingkungan dan sejumlah perantau Batak di seluruh dunia menentang proyek tersebut, meskipun nilai investasinya dikabarkan mencapai Rp 100 miliar. Apalagi belakangan makin berkembang isu yang meragukan itikad baik investor Korea itu.

Namun Mangindar sendiri tidak mau ambil pusing mengenai masalah itu. Bupati Samosir ini tetap berpegang pada hal-hal yang bersifat prosedural dan legal formal. Mengenai keseriusan investor asal Korea atas proyek ini, Mangindar mengatakan, secara administratif PT EJS sudah mengantongi rekomendasi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Ditentang oleh keluarga besar Situmorang

Bertolak belakang dengan ucapan Mangindar Simbolon, suara-suara yang menentang proyek konversi hutan itu kini semakin keras dan meluas. Manahan Situmorang yang mengklaim sebagai salah seorang pemangku hak ulayat atas lahan seluas 2250 ha di Tele, meminta Bupati Samosir Ir Mangindar Simbolon mengevaluasi kembali kebijakannya yang menerbitkan rekomendasi penggunaan/pemanfaatan lahan kepada PT EJS Mulya Lestari.

Alasannya, lahan tersebut adalah tanah ulayat milik keturunan Raja Lintong Situmorang. Selain itu, Manahan juga meminta agar Bupati Samosir mendalami/menelusuri kredibilitas dan bonafiditas PT EJS Mulya Lestari yang berkantor di sebuah rumah di salah satu perumahan di pinggiran kota Medan itu . (Graha Tanjung Sari – Red).

Menurutnya, lahan seluas 2250 ha yang akan dijadikan lokasi proyek adalah tanah ulayat keturunan Raja Lintong Situmorang. Hingga kini para pemangku hak ulayat belum pernah mengalihkan hak atau memberikan persetujuan kepada pihak manapun untuk menggunakan/memanfaatkan tanah dan pohon yang ada di lahan dimaksud. Juga perlu dipertanyakan bagaimana pohon-pohon yang ada di atas areal hutan itu.

“Sebelum menerbitkan rekomendasi, Bupati seharusnya lebih dulu minta persetujuan para pemangku hak ulayat”, ujar Manahan Situmorang saat berbincang dengan SIB beberapa waktu lalu di Jakarta. Selain masalah kepemilikan lahan, Manahan Situmorang yang juga Ketua Assosiasi Tinju Indonesia (ATI) ini juga menyoroti pentingnya bagi Pemkab untuk meneliti sosok pemodal dibalik perusahaan investor.

Tanpa studi AMDAL

Sementara itu, anggota DPRD Samosir Lundak Sagala menyoroti soal proses penerbitan rekomendasi yang tidak melalui tahapan sebagaimana mestinya. Seharusnya rekomendasi terbit setelah dilakukan studi tentang Analisa Dampak Lingkungan (Amdal). “Rekomendasi ini terbit tanpa didahului oleh Amdal”, ujar Lundak.

Bupati menerbitkan Rekomendasi No 346 Th 2007 tentang Pemberian Izin Usaha Agrobisnis/Tanaman Hias/Holtikultura kepada PT EJS Agro Mulia Lestari.

Selain Amdal, hal lain yang perlu mendapat perhatian adalah sejauh mana proyek ini mempengaruhi kelestarian kawasan Danau Toba. “Semua pihak harus menyadari, lokasi proyek seluas 2250 ha berupa hutan ini merupakan daerah tangkapan air”, ujar Lundak. (http://www.tobadreams.wordpress.com)

Catatan : Berita ini dikutip dari hariansib.com, denga n judul asli : “Bupati Samosir Diminta Cermat dan Hati-hati Menerbitkan Rekomendasi”.

10 Tanggapan to "Bupati Samosir Optimis : Konversi Hutan Tele Akan Lancar"

belum bisa bayangkan bentuk konversi bagaimana konsep bupati ini. kalau hanya diganti bunga, yang nota bene akarnya paling 1 meter ; apa mampu menahan longsornya tanah dan batu2 di tele ??

Perbandingan dengan Negara yang mengembangkan kebun bunga

“ Bergurulah ke Cina “

* bahkan gurun pasirpun diubah jadi lahan subur, bukan merusak hutan

Cina telah mengembangkan kebun bunga terbesar didunia tepatnya dikota Kumning (situshijau.co.id) rencana pembagunan kota bunga ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2001, industri bunga yang dibangun negeri tirai bambu menyaingi pusat industri bunga terbesar di dunia menyaingi Amsterdam di Belanda. Untuk melengkapi persiapan kota kunming sebagai pusat perdagangan dan pelelangan bunga internasional Negara cina menyediakan dana sebesar 3 triliun Yuan sebagai modal awal.(sama dengan 3600 triliun rupiah, 1 yuan = rp 1200 dari finaceyahoo.com tanggal 13 april 2008). Usaha kebun bunga di negara cina ditanggapi pemerintah pusat dengan mengembangkan kebun bunga tradisional dan yang supercangih.

Bahkan cina sudah mempunyai perencanaan sampai 50 tahun kedepan. Kebun bunga supercanggih yang dibangun oleh negara tirai bambu ini ditopang 500 perusahaan produksi dan 20 pertamanan yang siap memenuhi pasar dalam negeri dan bahkan untuk ekspor.

Bahkan cina mengubah gurun gobi menjadi daerah yang bisa ditanami dan sekarang sudah berhasil, bukan menggunakan hutan jadi kebun bunga.

horas jala gabe. nga tung leleng au dang sian on. hape nga godang akka namasa. huparrohahon majo ate!

Janji-janji manis meracuni pikiran, tatkala bencana datang semua sembunyi dibalik meja kayu dari jati. Ta bereng majo namasa on…monitor…86…greeeggg..kijang 2 tu aek rangat..mauas. hehehehe.

Horas!!

Sekalipun ada beberapa yang setuju dengan rencana Pemkab Samosir untuk menyulap hutan belantara Tele menjadi Kebun Bunga untuk mendongkrak Penghasilan Asli Daerah, kita yakin pasti jauh lebih banyak pihak yang tidak setuju dengan rencana tersebut, baik perorangan mulai dari masyarakat awam sampai yang terhormat anggota dewan perwakilan rakyat, maupun lembaga lembaga swadaya masyarakat.

Bagaimana kalo kita menyatukan tekad untuk membuat suatu pernyataan yang disertai dengan tandatangan masing-masing, bahwa kita sangat membutuhkan keberadaan hutan Tele tersebut, karena disamping sebagai penyeimbang ekosistem, hutan belantara yang masih belum terjamah itu setara nilainya dengan benda benda peninggalan purbakala yang harus kita perahankan keberadaannya sebagai bukti sejarah. Kemudian kita membuat suatu permohononan agar kiranya rencana itu dapat dibatalkan.

HORAS TANO BATAK….. HORAS SAMOSIR NAULI
Ide dasar kebun bunga sungguh tidak masuk akal. kebutuhan manusia ada 3 yang pertama primer yaitu sandang pangan dan papan, kedua sekunder pendidikan, kesehatan ketiga tertier, hiburan dan sebagainya.seharusnya pemikiran tentang pebangunan itu yang primer dulu. kalau untuk sebuah hiburan dan kebun bunga mungkin masih banyaklahan kritis di samosir yang dapat dijadikan kebun bukan membabat hutan.

We can have a strong economy (incl.PAD) while protecting the environment. The economy and the environment are not mutually exlclusive. It’s not about choosing the environment or the economy. If we’re going to tackle climate change, ito has to be both.” (Ian Bruce, Climate change specialist at the David Suzuki Foundation)

Selain untuk mengatasi pemanasan global, menjaga keseimbangan ekosistem, kita juga perlu mempertahankan keberadaan hutan tropis itu, dan juga keberadaan harima sumatra yang hampir punah itu.

Mauliate

Salam kenal Toba Dream, saya Nova Gurusinga dari KSPPM wil Samosir. Teman-teman tentunya telah mengetahui banyak perkembangan tentang penolakan terhadap PT.EJS yang mau berkebun bunga di sumber mata air, hutan alam Hariara Pintu.
Saya banyak mendengar dan membaca tanggapan kalian dari internet dan juga media cetak. Namun Bupati tetap ngotot untuk mengabulkan rencana investor asal Korea tersebut.
Bagaimana rencana teman-teman selanjutnya untuk menyelamatkan sisa hutan Samosir yang sudah kritis tersebut? Karena debat melalui media sepertinya belum cukup. Mungkin kita dapat saling mendukung dalam perjuangan penyelamatan hutan alam ini.

Salam,
Reantina Novaria Gurusinga

bupati na nengel.si jugul roha…buat apa merusak hutan lagi,dimanakah hati nurani mu amang tua?cukup lah sudah pembabatan hutan,konservasi,hph,tetekbengek,zzzz,bullshit.kalau mau bwt taman bunga saya sangat setuju tapi jangan merusak hutan.tanam saja di daerah yang lebih amn.lagian itu kan hutan kita orang samosir.itu tempat kita sewaktu kecil,di situ kita bermain.jangan jadi kan bunga2 orang korsel bullshitt itu.

1.sangat tidak logis tindakan Bupati atas rekomondasi tsb,disaat dunia bersatu menyelamatkan Bumi dari pemanasan global,ko ada kebijakan spt itu,aneh?
2.Investasi 100 M dibandingkan dengan total kayu yang akan diambil jauh lebih besar nilai kayu tersebut,disini dapat kita cermati apa tujuan kebijakan tersebut,eneng opo? perlu dilakukan riset independen untuk menghitung hal tsb,mungkin dengan melibatkan Green Peace
3.Investasi yg dibutuhkan akan dampak pembabatan hutan tersebut akan jauh lebih besar,siapa yg menanggung?
4.Begitu banyak lahan gundul di kab samosir yg dapat dikelola untuk kebun bunga,mengapa bukan itu yang dimanfaatkan?
5.Mari kita jawab dengan hati nurani kita masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 636,005 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: