batak itu keren

Supaya Jangan “Asbun”, Inilah Data Hutan Samosir…..

Posted on: 5 Maret, 2008

INILAH data terbaru hutan di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaan beberapa pengunjung blog ini yang menyatakan heran dan bahkan berbalik menuduh kami berbohong, bahwa luas hutan Tele yang akan dibabat adalah 2.250 hektar.

Data berikut ini bukan karanganku, tapi merupakan data resmi. Bagi yang masih meragukan data ini, silakan sodorkan data yang lebih valid. Mudah-mudahan bermanfat.

PROFIL HUTAN KABUPATEN SAMOSIR

1. Pendahuluan

Total luas Kabupaten Samosir adalah 206.905 Ha, yang terdiri dari daratan seluas 144,425 Ha dan Danau Toba seluas 62.480 Ha (30 persen dari seluruh luas Danau Toba). Secara umum typologi Kabupaten Samosir adalah bergelombang, berbukit dan miring sampai terjal. Dari seluruh wilayah, hanya 8 % yang berwilayah datar (kemiringan 00 – 20) dan terletak pada dataran tinggi (antara 800–1.800 meter dpl). Type iklim di Kabupaten Samosir adalah Type E sampai C, hanya Dataran Tele (Kecamatan Harian) yang beriklim basah type B.

2. Luas Hutan

Kawasan hutan Kabupaten Samosir tersebar di dua daratan, yaitu daratan Samosir dan Daratan Sumatera dengan luas keseluruhan 62.120,16 hektar atau sekitar 0,9% dari luas hutan Sumatera Utara yaitu seluas 7.243.746,66 hektar.

a. Luas Kawasan Hutan Kabupaten Samosir

Kawasan hutan yang dimiliki Kabupaten Samosir terdiri dari Kawasan hutan register seluas 42.765,11 hektar, kawasan hutan Inlijving 11,650.05 hektar serta Hutan Rakyat seluas sekitar15.705 hektar (inlijving adalah Penyerahan tanah masyarakat kepada pemerintah Republik Indonesia untuk dijadikan kawasan hutan negara).

b. Hutan Lindung

Luas Hutan Lindung Kabupaten Samosir sampai tahun 2005 adalah 24,608.84 hektar, yang tersebar di Daratan Sumatera sebanyak 81% (19,878.29 hektar) dan Daratan Samosir 19% (4,730.55 hektar).

Kawasan hutan lindung ini ditetapkan dari kawasan Inlijving sekitar 11,650.05 hektar dan kawasan register seluas 12,958.79 hektar.

c. Hutan Produksi

Kawasan Hutan produksi di Kabupaten samosir adalah seluas 24,688.42 ha, yang berada di kawasan hutagalung register 41,kecamatan Harian, dan termasuk ke dalam kelompok daratan Sumatera. Sedangkan hutan produksi terbatas seluas 5,117.90 hektar yang tersebar di kawasan Samosir register 43 dan 81, kecamatan Ronggur Nihuta dan Palipi.

d. Lahan Kritis dan Gundul

Berdasarkan data yang ada hingga tahun 2005, kawasan gundul/kritis di kawasan hutan seluas 12,939.75 hektar dan kawasan inlijving seluas 9,320 hektar. Lahan tersebut terdapat di daratan sumatera sebanyak 81 % dan daratan Samosir 19 %. Lahan kritis yang terluas terdapat di kecamatan harian dan si Tio-tio masing-masing 10,357.00 hektar dan 3,165.00 hektar.

Mengingat wilayah Kabupaten Samosir seluruhnya masuk dalam kawasan DTA Danau Toba yang ber- typologi berbukit, miring dan terjal yang mengakibatkan sedimen tanah sangat tinggi, dan di tambah lagi dengan kondisi kawasan hutan yang semakin gundul/kritis, mengakibatkan lahan-lahan yang ada sangat mudah longsor.

e. Luas Kawasan Hutan berdasarkan Keadaan Vegetasi

Tabel 1. Luas Kawasan Hutan Berdasarkan Keadaan Vegetasi pada Kawasan Hutan Register

No.

Nama Kawasan

Luas Berdasarkan Vegeetasi

Jumlah

Hutan Alam

Hutan Pinus

Rimba

1.

Daratan Samosir

1.456,07

4.936,49

745,34

7.137,90

2.

Daratan Sumatera

16.089

1.352,90

0

17.441,90

JUMLAH

17.545,07

6.289,39

745,34

24.579,80

Tabel 2. Luas Kawasan Hutan Berdasarkan Keadaan Vegetasi pada Kawasan Hutan Inlijving

No.

Nama Kawasan

Luas Berdasarkan Vegeetasi

Jumlah

Hutan Alam

Hutan Pinus

Rimba

1.

Daratan Samosir

0

3,465.00

125.00

3,590.00

2.

Daratan Sumatera

170

4,887.00

450.00

5,507.00

JUMLAH

170

8,352.00

575.00

9.097

f. Luas Kawasan Hutan per Kecamatan di Kabupaten Samosir

Tabel 3. Luas Kawasan Hutan per Kecamatan di Kabupaten Samosir

No.

Kecamatan

Luas Hutan (Ha)

Persentase (%)

1.

Ronggur Nihuta

1,821.25

3,35

2.

Harian

37,531.25

68,97

3.

Palipi

4,314.80

7,93

4.

Pangururan

1,003.00

1,84

5.

Sianjur Mula-Mula

2,076.21

3.82

6.

Simanindo

3.712,40

6,82

7.

Sitio-Tio

3,956.25

7,27

8.

Nainggolan

0.00

0,00

9.

Onan Runggu

0.00

0,00

3. Jenis Kayu di Kawasan Hutan Samosir

Dari hasil pelaksanaan re-enumerasi petak ukur permanen (PUP) yang dilaksanakan oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah I Medan di Kabupaten Samosir, diperoleh data-data jenis pohon yang tumbuh di kawasan hutan Samosir, antara lain : (Data berdasarkan nama lokal)

1. Pinus

2. Sampinur

3. Eucalyptus (untuk hutan tanaman)

4. Kandis

5. Loba

6. Medang

7. Jambu-Jambu

8. Turi-Turi

9. Hoting

10. Kulitasi

11. Tinggiran

12. Kemenyan

13. Haundolok

Selain jenis kayu hutan di kawasan hutan samosir juga terdapat hasil hutan non kayu seperti Rotan. Adapun jenis jenis rotan yang umum diusahakan oleh masyrakat samosisr adalah :

1. Rotan Manau

2. Rotan Cacing

3. Rotan lainnya.

4. Produksi dan Jenis Pengusahaannya.

Jenis pengusahaan hutan yang terdapat di Kabupaten Samosir adalah IPKTM (Ijin Pemanfaatan Kayu Tanah Milik), Ijin Pemungutan Hasil Hutan Bukan Kayu (IPHHBK), Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) HTT Pola PIR dan IUPHHK hutan tanaman dan IUPHHK Hutan Rimba.

Daftar pemegang ijin usaha pemanfaatan hutan di Kabupaten Samosir hingga tahun 2005.

No.

Jenis Ijin

Jumlah Pemegang Ijin

Luas (ha)

Volume

Keterangan

1.

Ijin Pemanfaatan Kayu Tanah Milik

5

62,85

10.589.248 m3

Perorangan

2.

Ijin Pemungutan Hasil Hutan Bukan Kayu (IPHHBK)

3

300

1.675 ton

Perorangan

3.

Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) HTT Pola PIR

1

350,70

26.364 m3

PT. PIR Hutani Lestari

4.

a. Hutan Tanaman

b. Hutan Rimba

1

1

556,8

1.136,7

49.483,30 m3

216.972,60 m3

PT. Toba Pulp Lestari

Pemegang izin hutan tersebut diatas khususnya IPKTM dan IPHHBK umumnya diperoleh penduduk/masyarakat daerah Kabupaten Samosir. Hingga saat ini hanya satu perusahaan pemegang izin IUPHHK yang beroperasi di kawasan Hutan Kabupaten Samosir, yaitu PT. TOBA PULP LESTARI Porsea Kabupaten Toba Samosir.

RAJA HUTA / http://www.tobadreams.wordpress.com

 

48 Tanggapan to "Supaya Jangan “Asbun”, Inilah Data Hutan Samosir….."

mauliate raja huta

mohon ijin dulu untuk mentebarkan data ini

horas………….!!!!

mauliate raja huta

mohon ijin dulu untuk menyebarkan data ini

horas………….!!!!

data yang dibabat itu ko ga’ dicantumkan ?

Terimakasih informasinya..ini yang terpenting pada kami, untuk kami ketahui ..”luas keseluruhan hutan tersebut”.
Horas!

wah masukan yang bagus

mana neh data hutan yang dibabat ?
kalau data kehutanan bisa dimabil di web pemprov juga.

ga serius kalian kayaknya

hidup batak keren
hehehe
semoga kita tetap keren
ya memang benar kayaknya
saya juga keren kok
hahahah

@raja simarmata

Mauliate Lae. Nanti bahan aslinya akan kukirim ke emailmu. Selamat berjuang.

@ Rondang br Siallagan

Mauliate ito.

Oh ya ada kabar baik dari Viky Sianipar. Penanaman pohon di Desa Martoba, Simanindo, Samosir yang dilakukan Komunitas TobaDream pada tanggal 3 bulan 3 dan jam 3, berjalan dengan baik berkat karunia Tuhan. Amen.

@ anagustini

Trims, Ana. Dukung terus ya. Nanti kalau hutan didaerahmu dibabat, biar kita keroyok pelakunya.

@ samuel 122

Sabar kawan. Data hutan yang dibabat akan kita elaborasi. Cuma memang ada masalah teknis menampilkan tabel di blog keluaran Wordpres.

Terima kasih sudah mengingatkan.Kita SERIOUS bos.

@Raja Huta
Seperti permintaan rekan-rekan yang lain data kerusakan hutan di samosir perlu juga dicollect sebagai bahan kajian untuk tindak lanjut gerakan reboisasi lebih lanjut.
Kami berharap ada diantara saudara-saudara kita tampil sebagai event organizer untuk gerakan pelestarian hutan tersebut, horas.

horas ma lae(tulang)/(abang)

aku tidak setuju atas tindakan bupati kita.gimana nanti nasip masyarakat samosir kalau hutan di tele digundul dan dijadikan sebagai taman bunga.kalau hal itu terjadi berarti kita masyarakat samosir harus bersedia danau toba akan kekurangan air.sebab kita tau sumber air waktu musim kering adalah dari hutan.kalau itu terjadi berarti bupati samosir telah membebani rakyatnya atas kekurangan air.
tapi sebelum kita melangkah lebih jauh kita harus langsung menanyakan hal tersebut kepada pemkab samosir dan khususnya kepada dinas kehutanan samosir

AYO TEMAN-TEMAN KITA LINDUNGI KAMPUNG HALAMAN KITA.
HORAS LAE(TULANG)/ABANG

horas dihita sude mauliatae dihita penduduk samosir yang peduli dengan hutan ,…..namanjaha komentar on …..pangidoan tusude angkka pangaratto jadi penengah antara masyarakat dikampung dengan pangaratto alana kebanyakan permasalahan di kampung perbedaan presepsi selalu ditimbulkan pangaratto dimana faktor kebiasaan dan wawasan yang berbeda jadi mari sama sama padengganton hita ….. semoga samosir bangkit dalam meningkatkan kesejahteraanny …..horas…

Horas ma di hita sude bangso batak, sian pengalaman angka naung salpu mengenai tano batak, ia hita rap do sude mamboto songon dia angka huta ta be, alai naumbotosai mungkin angka natua-tua ni parhuta i do (tungga ni huta) jala tangkas do i di tangan ni tungga angka natua-tua ni parhutai, alai songon na tarbereng di huta ta be, dang hea di paboa tu angka naposo nuaeng angka inganan dohot garis ni angka tano batak, jadi pangidoan nami tu angka natua-tua na marganjang ni umur do pe sahat tu sadarion, asa mulai sian saonari dipaboa ma angka aha napenting tu angka pinomparna (generasi penerus), alana naposo nuaeng na ma nalao mangalanjuthon angka aha nalao patupaon tu ari nanaeng ro, ja di songon i majolo na boi tar baritahon hami sadarion, horas ma di hita sude.

Horas tu angka raja na di huta.
Salut do ahu mamereng molo adong barita na di huta molo di muat di internet on. termasuk program Kab.samosir.
Alai di bereng doba angka pelaku kejahatan hutan i. Lao jolo hamu tu limbong molo musim hujan nunga tung mansai hatop banjir, inon ma akibat ni pengdundulan hutan di daerah tele dohot hariara pintu. air juga sulit untuk ditemui, pembakaran hutan sering terjadi oleh yang punya uang untuk inganan manggagat pinahannna di robean.

marsiaminanma nian ate molo di huta alana holan raja sude. gabe marsibaen balga ni ate-atena.

Putra-putri samosir banyak yg jenius, kaya, dan memilki potensi yang di perhitungkan di negeri ini.

Masukan saya juga agar para pemimpin tingkat desa tidak dimonopoli yang seolah-olah menjadi warisan.

Mauliate…

Napuran tano-tano rangging marsiranggoman
nang pe badan padao-dao sai Tondintama marsigonggoman.

Horas

Horas Samosir…..
Nagodangdo nian namambahen komentar tu hadengganonni Bona Pasogiti alai molo taparrohahondo angka Pangarantonta naung berhasil dang piga naolo investasi tuhitaan. hape molo disi artanta disido nang rohanta, molo niparrohahondo angka peninggalan budaya rupani tarsongon rumah adat natabanggahoni, nga godang nahassur sipata maila iba ala geleng geleng kepala turisi mamereng angka jabu naso terawati. dihita angka naposo asa unang lupa asal muasal, sasahali rap mulak hita tabereng peninggalanni ompungtai jala tasuan hau disekitarnai ate asa lam uli jala asa taida songondiado Pembangunan di Samosir ditahun kelimaon
Horas…

bagaiamana kalau diterapkan peraturan
barang siapa memiliki satu kendaraan di samosir
harus ikut menanam 5 pohon di hutan samosir
klu gag
palao ma sian samosir
hehehehe

sebelum mereka yang menebang hutan kita
ada baiknya kita tebang dulu pemikiran mereka

maju terus pantang mundur
loyalitas tanpa batas
setia kawand sampai akhir jaman
perjuangan mengalir sepanjang jaman

buang semua birokrasi pembodohan ke dalam kubangan sampah bermoral

salam dari saiiah Mahasiswa Pemerintahan UNIKOM

HORAS!!!

Horas !!!Horas!!! Horas !!!

Hutan Samosir

Presentation Hutan Samosir cukup baik, karena data2 yang lengkap dan nama tumbuhan yang termasuk di lindungi telah di cantumkan jenis2 kayunya begitu juga luas lahan yang di pergunakan.

Dengan data2 yang lengkap disertai angka2 yang yang komplit kita dapat memberi argumentasi bagi keperluan perusak2 lingkungan.

Bagi bapak2/ibu2 saudara/I sekalian marilah kita contoh cara seperti ini, memberikan data yang lengkap apabila kita mau mengkritik sesuatu yang kita inginkan.

Walaupun barangkali menurut pakar2 kehutanan masih ada kekurangannya, tapi paling sedikit kita sudah bisa berbicara dengan angka.

Semoga cara2 yang demikian dapat di ikuti semua pihak yang perduli bagi lingkungan dan apa saja yang kita inginkan data dengan angka sangat kita perlukan.

Terima kasih kepada Raja Huta yang telah meberikan contoh ataupun gambaran sebagai bahan argumentasi bila mana kita memerlukan untuk berbicara kepada orang2 yang rakus dengan Hutan.

Stephen Lupin Bako

October, 13 08

Horas………
Dari data hutan Samosir yang diatas, klo dianalisa berarti hutan di samosir masih luas. Yang menjadi permasalahannya adalah bagaimana pemkab samosir melindungi hutan yang harusnya dilindungi, dan mengelola hutan yang seharusnya dapat menjadi sumber penghasilan serta menambah lapangan kerja bagi warga samosir. Sampai sekarang ini pemkab samosir boleh dikatakan belum mempunyai prestasi dalam hal pengelolaan lahan kosong menjadi lahan produktif. Samosir terkenal dengan tanah yang GERSANG. Sebenarnya ini menjadi PR bagi Pemkab. Kita haus ditengah lautan, kita kering ditengah danau. Semoga Pemkab Samaosir dapat menyatukan Visi untuk membangun Samosir. Jayalah Bangsaku, Jayalah Negeriku, Jayalah Samosir.
Horas…………….

melihat hasil polling yang ada di website samosir, saya bertanya-tanya mengapa sektor pariwisata menjadi pilihan utama. Faktanya mayoritas penduduk samosir adalah petani, tetapi yang mengusul supaya sektor ini diutamakan tidak banyak jumlahnya. Perubahan memang penting, tetapi saya pikir kita harus lebih cermat dan bijaksana menanggapi perubahan yang mungkin kita lakukan dalam rangka proses-proses peradaban di masyarakat kita, khususnya samosir. kita jangat terjebak dengan kemajuan yang tidak berakar pada konteks dan realitas masyarakat setempat. Mereka mayoritas petani, konteks dan realitas inilah yang menurut saya menjadi prioritas pemerintah. Kecuali tanah samosir sudah seperti di timur tengah atau africa dengan padang gurunnya, artinya sangat sulit untuk mengembangkan pertanian. Teman-teman semua yang peduli dengan kehidupan bersama kita di samosir, tolong jangat terlalu tergiur dengan pariwisata. Pariwisata tetap perlu, tetapi menurut saya jangan menjadi yang utama. Basis pertanian seharusnya lebih diutamakan , sekian terimakasih.

jika teman-teman berbicara mengenai kondisi samosir dengan fokus pada hal hutannya, saya harap pembicaraan kita mengenai itu juga punya basis kesadaran bahwa manusia yang hidup di pulau samosir pada umumnya adalah petani. Apakah tindakan-tindakan deforesterisasai yang sudah dan sedang terjadi kita sadari merupakan tindakan melemahkan bahkan membasmi pengembangan pertanian yang membutuhkan ritme musim yang lebih bisa diprediksi, ketersediaan air yang sangat ditopang eksistensi hutan.

salam

horas….salam kenal.
saya tinggal dan bekerja di samosir.
mengalami setiap hari samosir berevolusi sedikit demi sedikit, tapi satu yang kelihatan samosir bergerak kearah yang salah mengikuti pola berfikir kota-kota lain di indonesia seperti jakarta, medan (yang lain belum pernah saya amati) karakteristiknya yang hampir sama yaitu berkembang tidak by desain sehingga menjadi sumpek, kumuh, macet, berdebu. kondisi terkini di Samosir, air danau Toba pasang hampir 1 meter (kantor dinas perhubungan di Onan Baru Pangururan sudah 4 bulan terendam, eceng gondok meluber ke badan jalan pantai, pohon-pohon tumbang di sekitar pantai onan runggu). secara sederhana penyebabnya adalah tingginya curah hujan di Samosir sepanjang tahun 2008, hampir tidak ada bulan-bulan kering seperti tahun-tahun sebelumnya. tetapi disisi lain saya sinyalir ini juga disebabkan karena ribuan hektar hutan telah berubah menjadi lahan terbuka dan tandus sehingga semua limpahan air jatuh kedanau toba tanpa resapan. Kondisi lain yang tak kalah memprihatinkan adalh angka kecelakaan yang tinggi karena pertambahan jumlah kenderaan tidak sebanding dengan peningkatan badan jalan, dan terlebih-lebih tidak dibarengi dengan peningkatan kesadaran masyarakat(tugas pemerintah juga tentunya untuk pembangunan kemasyarakatan).
(…..bersambung)

cantaters yang baik, saya senang membaca tulisanmu ini. saya terarik dengan samosir yang berevolusi dengan perkembangannya yang tidak by desain. Mungkin inilah kesalahan kita yang paling fatal dalam pergerakan, perubahan membangun suatu peradaban. Kita masih berpikir ala masa yang sekedar langsung menikmati dari alam. Alam sendiri mendesain apa yang menjadi kebutuhan manusia dan menyediakannya, dan kita manusia tinggal menikmati dan mengambil. Sementara saat ini, kita tidak hidup lagi di tahap itu, tetapi pola pikir kita masih terperangkap di masa tahap demikian itu. Saya berharap para pelayan di pemerintahan, lsm, kita yang ada di perantauan, para mahasiswa, terutama kita yang tingga di samosir, yang hidup secara langsung di sana, manuan eme, manuan sabe, pisang, mangombak, marmahan terlibat semuanya dalam membangun kesadaran baru bahwa kita saat ini perlu berpikir dan bertindak dengan menggunakan desain. Tidak asal jalan, hanya ikut-ikutan. Semuanya harus memikirkan dan bertindak bersama, kritis, protes, menyampaikan ide-idenya kepada pemerintah dan lsm yang langsung mengurusi penataan pulau samosir demi kehidupan kita bersama.

salam

Horas untuk seluruh pengunjung Blog ini.
Sebagai kepedulian kami tentang Bonapasogit, kami sudah membuka Homepage resmi di Eropa. Bagi Saudara-saudariku yang ingin memasukkan berita Actual tentang Daerah Bonapasogit, silahkan kirimkan berita ke Website kami. http://www.parboniaga.com atau kunjungi Forum http://forum.parboniaga.com mudah-mudahan bisa kita tindaklanjuti bersama demi Bonapasogit.
Horas

Boniaga

HORAS ….ma di RAJAI

mauliate ma dirajai, ala adong dope na peduli di hutan ni SAMOSIR. saya berharap adanya suatu himpinan kepedulian HUTAN SAMOSIR, mengingat samosir masih kawasan gunung AKTIF,jadi kita2 inilah generasi berikut yang bisa melestarikannya. pernah saya tonton di metro TV apabila samosir meledak dampaknya begitu merusak hingga mencapai asia bahkan australia. setelah mengetahuinya begitu ngeri rasanya bahkan sampai2 nempel dipikiran selama 3 hari apabila terjadi musnahlah warisan orang BATAK akan samosir.

mungkinkah diadakan suatu gerakan bersama penanaman pohon di seluruh pulau samosir dengan melibatkan seluruh masyarakat dan mereka-mereka yang peduli? bagaimana caranya?

horas,,kapan kita rakyat samosir menanat jutaan pohon disana?saya akn bawa 100 bibit nya dari jogjakarta.jagan sampai tempat “masa kecil kita”gundul dan kita tak bisa mengenang nya lagi.miris dan sedih pasti..

@edis sidabuatar

kalo cm buat tanam pohon doang sih gampang…. tp pohon itu setelah di tanam ttp butuh pemeliharaan.. nah siapa yang mo pelihara????

kalo ito memang mau tanam pohon, silahkan salurkan lewat tobadream.org … selain di tanam pohon2 itu pun di rawat. jadi usaha itu tidak sia-sia dan seremonial belaka.

mauli ate bo.. pake jo data on da.

Horas

horas…dongan sapartinaonan,molo data i denggan dohot gambbar ma nian.asa takkas tarboto ise si taba hau ni oppungtai.

agodang nuangin akka hau natabai na di tele manang di harapittu jelas do ijin ni i agodqang dang mangan akka pangula haroro ni i

ito srikandini yang baik, dini menuliskan:

kalo cm buat tanam pohon doang sih gampang…. tp pohon itu setelah di tanam ttp butuh pemeliharaan.. nah siapa yang mo pelihara????

kalo ito memang mau tanam pohon, silahkan salurkan lewat tobadream.org … selain di tanam pohon2 itu pun di rawat. jadi usaha itu tidak sia-sia dan seremonial belaka.

maksud usulan saya juga bukan sekedar menanam, tapi seperti yang dini maksudkan, ada yang merawat supaya kelak hidup, tumbuh dan berdampak positif bagi lingkungan yang lebih luas.

srikandini, saya pingin tau lebih tentang tobadream.org itu apa. saya sekedar bercerita saja, saya pulang terakhir ke samosir pada natalan 2008 kemarin. saya sampai usia smp tinggal di samosir. Di kampung kami ada sebuah kisah bahwa pada jaman entah akhir pemerintahan sukarno atau awal pemerintahan suharto orang-orang di sana ikut terlibat menanam pinus-pinus yang dulu ada di sitatar, batujagar dan lain-lain. entah apa nama program itu dulu, entah hutan lindung. Pohon itu memang tumbuh dan sebagaian besar telah ditebang indorayon.
Yang menarik bagi saya adalah bahwa masyarakat terlibat menanam pinus. Mungkin karena dipaksa oleh pemerintah juga. Kalau dulu mereka menanam karena dipaksa, bagaimana kalau kita usahakan supaya dari kesadaran masyarakat lahir kehendak menanam karena memang itu penting demi kelangsungan hidup kita di dunia ini. Kalau kesadaran ini lahir, maka mereka tidak akan sekedar menanam tetapi akan memperjuangkan kelangsungan hidup pohon-pohon itu, sebab pohon-pohon itu akan menyokong kelangsungan hidup manusia di alam ini.
Bagaimana caranya? Membuat jaringan-jaringan bersama masyarakat setempat: angka natorop, raja ni huta, raja parhata, kepala desa, camat, bupati, lsm-lsm yang peduli dan punya komitmen. Bukan sekedar lsm tukang tipu-tipu. Katanya banyak lsm yang kerjanya tipu-tipu aja di Samosir. Tukang buat proposal, tetapi tidak punya komitmen kerja. Maaf kalau kata-kata ini kasar, dan salah. Mudah-mudahan kata-kata saya ini salah.
Intinya memberdayakan masyarakat dalam proses pembangunan kehidupan. Memang butuh stamina untuk membangun jaringan, bertemu dengan sebanyak mungkin orang, melobi entah di kantor, di paradatatan, kode tuak, lapo, onan, dan ruang-ruang publik lain.
Kalau kita hanya bermental orang kantoran masa lalu, gaya pns masa lalu jangan berharap kita bisa menggerakkan masyarakat. Kita perlu berjerih payah dan berlelah-lelah.

baru hari ini saya buka website samosir ini. soal data yang dikemukakan diatas diatas kertas ya tapi dalam praktek sudah makin habis. ada program penanaman. yang lebih memprihatinkan di daerah register 41. kebetulan saya baru selesai menulis sebuah buku tentang samosir yang banyak mengulas tentang lingkungan hidup. judulnya: SAMOSIR: Mutiara Cita dan Ceritera. penerbit yayasan Samosir. bagi anda yang berminat silahkan pesan. horasma.

saudara elias situmorang, saya berminat memperoleh bukumu. bagaimana caranya?

mauliate ma parjolo dipasahat ro hanami to hita sude,
mansai denggan do nian data nadipatupamunai alai secara objektif kurang aktual dimana saya salah serang putra tele banyak menemukan kejanggalan dilapangan antara hutan lindung dan hutan produksi, seperti halya yang dilakukan PT.TPL sektor tele di hutan sitonggi-tonggi (tepatnya di atas huta tamba)

jala harap do roha naeng ma nian hita padengganton nahumurang on sebelum bencana melanda.

Horas di hita ate
johan_rhema@yahoo.co.id

molo adong pe nahurang lobi marsianjuan hita dihahurangan ….
maaf salah nadiginjang i ate…………..

Boasa dang ta rubah pola reboisasi di samosir sian tanaman na saleleng on dipakke laho reboisasi songon pinus dohot hau na asing na so bermanfaat langsung tu masyarakat sekitar.
Molo ta bereng pola rebosisasi na dilaksanahon inhutani di jawa pola na pola kemitraan sehingga angka halak kita na tinggal disekitar hutan reboisasi i boi mandapaot manfaat langsung,
molo ta bereng saonari mangga samosir dang godang be hasil na alana tanoman na matua do tinggal ,hape mangga samosir salah satu pruduk unggulan do sian samosir
Jala hea do tarbege seorang pengusaha asal negeri jiran malaysia manuhor batu ni mangga sian parapat naeng kembangkonon na di malaysia .
jadi on sebagai masukan ma tu pejabat pemda samosir asa merubah pola reboisasi

aha ma na olo tubu hau manang suan-suanan namarparbue jala na ekoogis di samosir. kemungkinan besar berbeda masing-masing kecamatan manang huta manang luat. hamu angka namalo hatahon hamuna jolo angka parbinotoan muna i.

Horas ma di hita saluhutna.

Kalo tentang Samosir,jujur saja saya pribadi tidaklah begitu mengenal tempat kelahiran mamaku ini.Namun sudah sepantasnya lingkungan alam Samosir menjadi tujuan dari pelestarian alam yang riil bukan sekedar wacana,terpadu dan terarah program konservasi alam serta melibatkan semua pihak berkompeten dan masyarakat sekitarnya.

Tahun 1982,saya masih bisa menyaksikan pantai danau Toba dibelakang rumah ompungku begitu jernih dan air yang mengalir dari sungai dibelakang rumahpun juga jernih.Sehingga kita bisa menyaksikan ikan2 dan batu2an yang ada didasar danau.Kejernihan air danau Toba tsb bisa aku lihat sampai radius k.l 10 meter.
Tahun 2002,saya sudah mendapati danau Toba sudah begitu berlumpur,yang mana lumpur tersebut dibawa dari bukit diatas pemukiman kami.Apalagi pada saat hujan,dipastikan kita akan melihat lumpur coklat kemerahan masuk kedanau dan mengotori serta menambah kubik lumpur yang ada di danau.Artinya,hutan2 di perbukitan di pulo Samosir semakin menipis dan kritis akibat penebangan yang tidak environment-friendly sehingga tanah tidak sanggup menahan air dan menyimpannya.Padahal air danau Toba bagi warga yang bermukim di dekat danau Toba,sangatlah penting.Bahkan saya melihat warga sekitar rumah Ompung saya tsb,banyak juga yang menggunakan fasilitas pompa air,termasuk ompung sendiri,dimana mereka menyalurkan air lewat pipa2 yang ditaruh didalam air danau.Alasan mereka,bahwa air di darat tidaklah sebanyak dan sebagus waktu dulu.

Apakah yang namanya pembangunan harus mengobankan keseimbangan alam dan menciptakan bencana bagi manusia yang adalah subyek dan obyek pembangunan itu sendiri.

Beberapa waktu lalu,saya menonton tv dan dikabarkan bahwa permukaan air danau Toba naik sehingga menggenangi rumah2 warga yang dibangun di tepi danau. Apa yang telah terjadi?Apakah ini pertanda kalau hutan2 atas perbukitan samosir telah pulih kembali?

Namun sudah sepantasnya lingkungan alam Samosir menjadi tujuan dari pelestarian alam yang riil bukan sekedar wacana,terpadu dan terarah program konservasi alam serta melibatkan semua pihak berkompeten dan masyarakat sekitarnya.

Setuju sekali saya Amang Chris Manurung. Tetapi dari mana kita sebaiknya memulai?
Bagaimana kalau kita minta keluarga-keluarga kita yang di sana itu menanami pohon-pohon di tanah sesuai dengan tanah-tanah pangulaan-pangulaan mereka. Mungkin lebih menarik bagi mereka kalau menanam pohon yang buahnya bisa dikonsumsi dan diperdagangkan. Tapi jenis yang mana untuk pohon yang mana? Kalau ada kawan-kawan yang ahli dalam pertanahan dan pertanaman, bantulah kami-kami yang di Bona Pasogit ini.

kami dari kalimantan,Tenggarong,sangat mendukung apapun rencana yang baik,,putra2i Samosir,,mewujudkan APBD,samosir,harus dimulai dari lingkungan sendiri,keluarga,kegiatan usaha,pelestarian budaya,,Infrastruktur,kegiatan budaya merupakanPentas Seni.Jadi Keseriusan Pemda Samosir,melalui dinas Parawisata,mengajak Warga dan Pemuda,sebagai pelaku seni budaya,sesuai dengan daerah dan Parmargaon yang bernilai luhur,,.membangun wisata rohani,didaerah awal masuknya Agama di samosir,,.Membangun menara yang dapat melihat sekeliling danau toba.tapi itu semua tergatung kepada dana Anggaran.untuk itu tingkatkan dulu SDM,dan Pendapatan Daerah dari berbagai bidang yang ada,mendatangkan Inpestor wisata dari Luar Daerah,maupun Luar Negri,dengan Catatan jangan merusak Alam,dan Sewa Lahan tidak dengan Hak milik.PERDAnya Harus dibuat.Kita Adalah Raja Di Kampung Sendiri,bukan Hatoban atau Parajarajahon.

Info terakhir yang saya terima bahwa 250.000 ha hutan samosir
dibabat dengan alasan untuk membangun kebun bunga dan kayu yang diambil dari hutan samosir alasannya untuk bahan baku TPL tetapi kenyataannya diolah di saw mill milik kerabat dari pejabat yang ada dikabupaten samosir, saya sedang mencari data yang akurat akan hal ini kalau benar hal ini , bagaimana tanggapan bapak akan data ini ???????????????????

kalau pembabatan dikerjakan dengan legal, kita mo bilang apa. Tapi klo dengan ilegal berati bermusuhan dengan Mr Kaban, menhutnya SBY. Apa Mr Kaban disini tdk punya gigi, atau takut melihat bupati Tobasa……..ha….ha.ha..ha.., takut ama preman ya…

kl saya perhatikan, pemerintahan d samosir ini tidak begitu bagus krn tidak berani bertindak secara tegas, seharusnya jadi pemerintah itu memberikan contoh yang baik buat masyarakat, unang holan na modom karejona ate,,,,,,,,,,,,,,,,,,,???????

horasss ma dihita saluhutna bangso batak tarlobi ma dihita na tinggal disamosir…
kita sepantasnya menjaga hutan agar hutan tetap terjaga dan lestari keberadaanya…
saya menilai bahwa hutan samosir sudah selayaknya diberi perhatian penuh agar menjadi daya tarik juga bagi wisatawan untuk menambah nilai ekonomis bagi masyarakat samosir,,karena samosir terkenal dengan budaya dan alamnya (danau toba nan indah)
pemprov dan pemkab samosir juga harus bekerja keras untuk mencari peluang investasi di samosir khususnya dibidang pariwisata
kata terakhir..SAVE OUR EARTh in samosir
horas..horas

Kalau boleh saya kasi saran, ada baiknya yang berdomisili didaerah dan yang dirantau pada waktu liburan – sehingga bisa kumpul – beraudiensi kepada Bupati Samosir. Sebab sebelum jadi Bupati beliau inikan Kacabdis Kehutanan Taput lalu Kadis Kehutanan Toba Samosir. Artinya, bagaimana melestarikan hutan dan apa akibatnya jika hutan gundul, kan beliau ahlinya. Melalui dialog dalam audiensi itu kita akan bisa melihat akar permasalahannya – terkait pada RPJPMD Pemkab Samosir – Dengan demikian saya pikir bisa dilakukan sharing, sehingga apa yang menjadi action plan dari Pemkab adalah merupakan wujud perpaduan Top down dan Bottom up. Misalnya dalam melestarikan hutan itu yang perlu adalah dengan tanaman produksi, jadi disamping menghijaukan sekaligus hasilnya dapat dimanfaatkan dan dinikmati oleh masyarakat. Maaf, ini hanya sekedar saran buat semua sahabat tercinta. Mauliate jala Horas.

Ancaman terhadap lestarinya Pulo Samosir sangat banyak antara lain; Ancaman Bencana Alam ( Tak terpikirkan manusia) dan Ancaman Akibat kelalaian manusia itu. Ini dapat dipikirkan)
Warga Samosir dan simpatisannya harus berani bersatu padu dalam beberap wadah/institusi dengan maksud mengambil bagian pada pembangunan Pulo Samosir itu. Dengan adanya institusi orang-orang yang sayang/cinta pada pulo ini maka diharapkan kekurangan ,kelemahan Pemda dapat dilengkapi. Contoh. Pembangunan Ke Pariwisataan di Pulo ini tidak perlu terlalu mengandalkan Pemda. Institusi-institusi yang sdh dibentuk masyarkat itu sangat efektif melakukan pembangunan kepariwisataan itu melalui akumulasi modal sendiri dan mobilisasi kunjungan ke Pulo sepanjang tahun. Untuk pelaksanaannya perlu mendapat kemampuan berkreasi dari orang orang muda yg merupakan anggota dari institusi yang ada. Selamat membentuk wadah-wadah sesuai dengan minat dan disesuaikan dengan pembangunan Pulo Samosir mau kita arahkan kemana.

Horas…!!!!!
Bukannya mau mengomentari data yang lae kirim tapi hanya mau tau aja data yang lae kirim update ga?
Trus rencana kedepannya apa yang akan dilakukan PEMDA Kab.SAMOSIR untuk mengatasi masalah ini dan apa yang bisa kita lakukan untuk men support pemda SAMOSIR?

Mauliate

Horas & Syalom !

Perlu memahami bahwa :
Tendensi sentral dari keseluruhan komentar tentang hutan Samosir adalah KEPEDULIAN TERHADAP LUNGKUNGAN. We say thanks !
Kritik, pembelaan diri dan/atau polemik mestinya menghasilkan output bagi kebaikan SAMOSIR.
Semua pihak punya kepentingan dan ‘amanah’ tentunya.
Alai ise do antong jolo naboi pajoloonta gabe moderator dison?
Pamarenta atasnama TUHANkah?? It’s urgent maybe….!

HORAS PEMERHATI LINGkUNGAN !!!
KEEP ON MOVING!

Hutan Samosir yang jadi persoalan ………
Kalau alasan penebangan hutan Tele untuk dijadikan Kebun Bunga, saya rasa itu terlalu berlebihan. Kita tahu tanah Samosir yang lainnya masih dapat dijadikan kebun bunga yang subur dan indah jika ditangani dengan ilmu pengetahuan yang baik. Kenapa harus hutan yang dibabat untuk dijadikan kebun bunga. Saya kira Bupati Samosir beserta kabinetnya berpikir bagaimana meningkatkan PAD Samosir secara instan, itu persoalannya. Kita tahu kayu kualitas dan kwantitas kayu di hutan Tele, dan benar itu bermanfaat juga jika dijual, itu sebenarnya yg jadi tujuan utama. Kalau untuk kebun bunga dipinggir danau akan sangat menjanjikan bahkan akan memperindah danau. Pak Bupati, Cobalah berpikir bahwa alam ini adalah titipan anak cucu kita …… yang harus kita kembalikan kepada mereka dalam keadaan utuh ……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 602,498 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: