batak itu keren

Kolaborasi Viky Sianipar, Martogi Sitohang & Dipo

Posted on: 29 Februari, 2008

Sensasi besar bagi para penggemar musik Batak bermutu. Jangan lewatkan atau Anda akan menyesal.

Viky Sianipar bakal tampil lagi di pentas TobaDream Café, Jakarta, kali ini berkolaborasi dengan Martogi Sitohang, Dipo Pardede dan Nelly. Kolaborasi Viky-Martogi merupakan peristiwa langka dan penting dalam dinamika musik Batak. Untuk pertama kalinya dua musisi bertalenta besar mau saling mengakui, dan akhirnya main bareng.

Catat : kolaborasi Viky-Martogi akan digelar Sabtu 1 Maret 2008, dari pukul 21.00 WIB sampai 23.00 WIB. Tempat : TobaDream Café, Jln Saharjo No 90, Manggarai, Jakarta Selatan. Dikenakan cover charge Rp 50.000 per orang, sudah termasuk draught beer. Untuk reservasi hubungi telepon 68648421.

Dream coming true

Pentas bareng Viky dan Martogi adalah dream coming true bagi penggemar musik Batak,terutama yang tahu kehebatan mereka masing-masing dan sudah lama mendambakan kolaborasi ini. Martogi adalah musisi muda yang piawai memainkan instrumen musik tradisional Batak, terutama sulim (seruling), serunai dan tagading (gendang).

“Dia musisi tradisional yang sangat berbakat,”puji Viky mengenai Martogi.

Mana lebih hebat dibandingkan si “seruling maut” Korem Sihombing ? “Masing-masing punya kelebihan sendiri. Susah membandingkannya,”ujar Viky sambil menyebut keistimewaan Martogi,”Aksi pentasnya sangat atraktif. Martogi bisa main sulim sambil bergerak di pentas, nggak diam aja di depan mik.”

Bisa dibayangkan, alangkah sabas-nya musik dan aksi pentas yang bakal tersaji dari kolaborasi anak-anak muda itu. Menurut Viky, yang aku hubungi di HP-nya beberapa menit sebelum memposting berita ini, mereka akan latihan beberapa jam lagi di studio Viky Sianipar Music Centre di Manggarai, Jakarta. Kemungkinan, katanya, lagu-lagu yang bakal mereka mainkan adalah yang terdapat dalam albumnya Dipo Pardede dan trilogi TobaDream.

“Belum tahu nih, tergantung latihan entar aja, Martogi maunya lagu apa. Mau main instrumen apa, aku serahkan juga sama dia,”ujar Viky yang mengaku senang bakal main bareng dengan Martogi. “Dia itu salah satu musisi Batak yang aku kagumi, disamping Tongam Sirait,”katanya.

Ajakan spontan dari Martogi

Di kalangan terbatas penggemar musik Batak, kemungkinan terjadinya peristiwa main bareng Viky dengan Martogi sudah lama direka-reka. Seperti apa jadinya kalau Martogi yang terkenal pemusik merdeka itu mau “diatur” oleh Viky ? Ada yang bilang itu nggak akan pernah terjadi, karena tidak mungkin Martogi mau diatur oleh Viky, yang nota bene sama-sama musisi muda.

Tapi kalau sampai terjadi, artinya Martogi mau main dalam sebuah pementasan di mana Viky yang bertindak sebagai music director, kira-kira bagaimana performa mereka ? Dahsyat, pasti dahsyat kata para pengamat musik .

Sudah bukan rahasia lagi, “penyakit” semua musisi di seluruh dunia adalah merasa hebat sendiri. Inilah yang menjadi penghalang bagi mereka untuk bekerjasama, apalagi untuk main bareng. Kehebatan musisi lain lantas diartikan sebagai ancaman langsung terhadap karir dan eksistensinya di dunia showbiz. Maka terbentuklah paradigma yang salah, bahwa mengakui kehebatan musisi lain adalah tindakan bunuh diri.

Lalu bagaimana ceritanya sampai Viky dan Martogi sepakat untuk main bareng ? Prosesnya spontan. Ceritanya, minggu lalu Martogi makan di Lapo TobaTabo milik keluarga Viky, di bilangan Manggarai, Jakarta Selatan. Kebetulan waktu itu aku sedang ngobrol dengan Viky, mengenai renacana keberangkatannya ke Cina, besok siangnya.

“Bagaimana kalau kita main bareng Vik ?”, kata Martogi, yang nampak flamboyan dengan busana kasual dibalut jaket kulit .

“Aku lagi konsentrasi ke lingkungan. Kita mau nanam pohon di Samosir,”jawab Viky. Lalu dia jelaskan panjang lebar program konservasi di Tapanuli yang akan dikerjakan bersama Komunitas TobaDream.

“Aku sudah jenuh bermain di kafe-kafe. Soal duit sih nggak ada masalah. Tapi rasanya permainan musikku jadi mandeg,”keluh Martogi.

“Kalau kau memang tertarik kerja bareng denganku untuk menggarap proyek idealis, aku sih oke-oke aja. Tapi kenapa nggak kita coba dulu kecil-kecilan. Ini kan kita punya kafe. Tapi ini beda dengan kafe yang lain, disini nggak ada ayam (perempuan penghibur),”ujar Viky sambil tersenyum. “Kalau kau mau, kita coba main dua lagu dulu, terserah mau lagu apa.”

Setelah saling menjajagi mengenai seluk-beluk musikal, akhirnya mereka sepakat main bareng. “ Aku main sulim dan tagading, kau main gitar dan keyboard. Aku suka aransemen lagu Cikala Pong Pong yang kau keluarkan di album TobaDream, itu aja kita mainkan,”kata Martogi.

Raja Huta

www.tobadreams.wordpress.com

8 Tanggapan to "Kolaborasi Viky Sianipar, Martogi Sitohang & Dipo"

hmm…pasti menarik kalau bisa kerja sama. demi kemajuan musik batak dua figur ini memang perlu didorong untuk berani tampil sama-sama.

saya medoakan semoga sukses.

saya cuma bisa membayangkan. saya akan suruh adik saya yang di jakarta untuk menonton pertunjukan ini..

Sabtu lalu, dengan semangat 45, mungkin lebih, saya sangt ingin menghadiri live musik di cafe, karena kebetulan ada tugas ke Jakarta. Jam 9 pagi berangkat dari Luwuk, Sulawesi Tengah. Tiba di Manado jam 10. Berangkat dari Manado ke Makasar jam 3 WIT, tetapi tidak bisa landing di Makasar karena cuaca. kami sudah persis 5 menit lagi dari bandara Hasanuddin ketika diumumkan tidak bisa landing. Akhirnya kami ke Balik Papan sampai cuaca membaik. Akhirnya sore baru tiba di Makasar. Rasanya kecewa bangettt. Dari Makasar ke Jakarta 2 jam. Jam 8 malam dari makasar dan tiba di Sukarno Hatta Jam 10 Tengah (jam 9 WIB). Berarti acara di cafedream udah mulai. Tunggu bagai 1 jam, akhirnya dengan kecewa aku putuskan tidak mampu mengejar ikut acara lagi… hmhmhm.. belum rezeki, atau belum diizinkan Tuhan bergabung di meja keramat…. di cafe… Lae Raja Huta… sudah jadi belum kirim CD yang dulu dijanjikan dikirim? Horasma jala semoga lain waktu benar-benar ada saatnya saya hadir di sana, dan marrude-rude.. ah tahe tabonai…

Tombus ma ate mambereng(mambege) lae viky & martogi berkolaborasi…..amang tahe nga godang iba ‘missed’ bah lae.😦

Martogi memang dahsyat, bahkan paham frekwensi yang ditimbulkan oleh serulingnya. Dia bisa membuat satwa marah dan jinak, hanya dengan meniup seruling.

Mau lihat aksinya pada malam itu?
Ada di link ini: http://www.charliesianipar.com/gallery/main.php?g2_itemId=169

@ Sahat, Ngln
Sahali nai, molo live si Pikky dohot si Togi, kusiarkan pun secara on air ke KL. Hupinjam pe HP-ni lae Charlie Sianipar naadong 3 G nai. Alai dibayar lae ma pulsana ate, olo sajom halahi maruning-uningan🙂

Klu mreka Berkolaborasi….
Wah pasti Mantap!!!!!!! bgt………..
Pa lagi suara Dipo Pardede…Benar2 membuat cewek-cewek gelepak2….
Termasuk Aq…..He…he….
Successs Bwt Bg Dipo

Keren Habis yg psti…..

VICKY , MARTOGI DIPO………
Musisi daerah Batak yg Paling Top Diera sekarang,,,….
ditunggu albumnya……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 602,498 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: