batak itu keren

Soeharto , Tambak Natimbo dan Misteri Angka 666

Posted on: 28 Januari, 2008

AKHIRNYA, setelah tiga pekan menjadi drama penuh warna– yang menyita perhatian segenap warga bangsa ini, mantan presiden Soeharto meninggal dunia pada Minggu siang, 27 Januari 2008. Mantan penguasa itu akan dimakamkan di “tambak na timbo” Astana Giribangun, Solo, Jawa Tengah.

Kematian mantan diktator itu memang sudah seperti ditunggu-tunggu. Tinggal masalah waktu saja. Soalnya, selama Soeharto dirawat di rumah sakit itu, liputan media massa yang terlalu intens telah menimbulkan situasi seperti count down. Seperti menghitung mundur sampai ke angka nol. Semua orang jadi bertanya dalam hati : kapan ya dia akan mati ?

Menurut berita media massa, Soeharto meninggal dunia pada pukul 13.10 WIB, Minggu 27 Januari 28. Usianya genap 87 tahun. Dari layar kaca terlihat jelas, keluarga almarhum sangat sedih. Terutama putri tertuanya Tutut, yang terus menangis, termasuk waktu menyampaikan kepada media massa permintaan maaf atas nama keluarga, kepada seluruh rayat Indonesia, untuk semua kesalahan yang dilakukan ayahnya selama menjadi penguasa di negeri ini.

Bisa dimaklumi kesedihan hati Tutut, sebab Soeharto berpulang dalam status masih sebagai tersangka dalam kasus korupsi. Dan sebagai orang yang berkecimpung di bidang ormas dan politik, tentu Tutut tahu betul betapa banyak warga negara Indonesia yang masih sakit hati dan bahkan dendam terhadap ayahnya.

Sampai saat-saat menjelang kematian bekas penguasa itu, ada isu, kalangan mahasiswa sedang mempersiapkan demonstrasi besar-besaran, untuk menekan pemerintah agar segera mengadili Soeharto.

Kepedihan hati Tutut mungkin bisa sedikit berkurang karena Presiden SBY langsung tampil di televisi, hanya beberapa menit setelah Soeharto berpulang, menyatakan belasungkawa atas nama Negara, Rakyat, Pemerintah dan dirinya selaku pribadi. Namun pidato tersebut bisa juga memicu kontroversi baru, dan kebencian yang meningkat terhadapTutut dan saudara-saudaranya, lantaran dalam pidatonya SBY mengimbau rakyat Indonesia untuk menghormati Soeharto sebagai salah satu putra terbaik bangsa.

Presiden SBY memang menunjukkan sikap hormat dan rasa bakti tanpa cacat terhadap mantan bosnya itu. Bahkan bisa dibilang presiden pilihan rakyat melalui pemilu ini telah bertindak nekad, mengambil resiko politik yang terlalu besar, termasuk melanggar janjinya sendiri untuk memberantas korupsi secara konsekwen . Selain secara implisit menyatakan Soeharto sebagai pahlawan bangsa, lalu memberlakukan masa berkabung nasional selama tujuh hari, SBY kemudian melengkapi pelayanannya pada mantan juragannya itu dengan langsung menjadi Inspetur Upacara pemakaman Soeharto di Astana Giribangun, Solo, Senin siang 28 Januari 2008. Luar biasa!

Mengenang para korban

Sebagai bangsa yang memiliki budaya tinggi dan beragama, kita memiliki sikap hormat terhadap peristiwa kematian. Siapapun yang meninggal, biar pun hanya pedagang gorengan bernama Slamet, yang bunuh diri di Pandeglang beberapa hari lalu karena putus asa menghadapi kenaikan harga-harga; kita wajib menunjukkan sikap hormat. Begitu pula saat yang meninggal bernama Soeharto, yang selama 32 tahun menguasai negeri ini dengan tangan besi, mewariskan hutang luar negeri yang tidak bakal bisa kita lunasi sampai tujuh turunan; kita wajib menunjukkan siap hormat.

Mari kita ucapkan selamat jalan kepada mantan diktator itu, sambil mengenang para korban yang dirampas hidupnya oleh rezim Soeharto, dengan berbagai cara, dengan macam-macam alasan. Yang paling memilukan adalah jutaan orang (entah mana yang benar 2 juta, 1 juta atau 0,5 juta) yang diseret dari tengah keluarganya, disembelih seperti hewan, kemudian dicampakkan ke sungai, jurang dan tempat pembuangan sampah. Mereka harus mati cuma karena berbeda ideologi dengan sang penguasa baru, Soeharto.

Setelah itu korban-korban masih berjatuhan atas perintah Soeharto, yang tetap paranoid meskipun semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara telah dicengkeramnya. Terlalu banyak untuk diuraikan satu per satu disini. Yang jelas, sampai menjelang lengser pun Soeharto masih memakan korban, yaitu para mahasiswa yang dibunuh dengan peluru aparat dalam Tragedi Trisakti.

Di luar korban yang meninggal dunia, cukup banyak orang-orang bersikap kritis yang hilang tak tentu rimbanya. Dan lebih banyak lagi keluarga yang dihancurkan dan terkucil dalam pergaulan sosial, lantaran dicap PKI. Ada juga yang dirampas kemerdekaannya, hak politik dan hak sipilnya, seperti dialami Bung Karno, AH Nasution, Bung Hatta, Ali Sadikin, Hoegeng dan lain-lain.

Tambak na timbo & misteri angka 666
Sedikit mengenai “rumah masa depan” Soeharto, anak petani miskin dari Kemusuk ini cukup beruntung karena akan berbaring selamanya di komplek pemakaman Keraton Surakarta. Astana Giribangun, nama makam itu, adalah komplek pemakaman yang ke-12 di lingkungan keluarga bangsawan Solo itu. Disana sudah lebih dulu dimakaman istri Soeharto, Ny.Tien Soeharto.

Kalau iseng-iseng kita bandingkan dengan kebiasaan Bangso Batak, makam Soeharto memiliki banyak kesamaan dengan tambak na timbo, komplek pemakaman khas Batak. Arti Astana Giribangun itu sendiri kurang lebih memang sinonim dengan tambak na timbo. Dan kalau menggunakan ukuran kosmologi Batak, Soeharto memang sudah layak mendapat penghormatan semacam itu.Bekas diktator ini sudah termasuk Saur Matua; sudah marnini-marnono, atau dengan kata lain cucu-cucunya dari pihak anak laki-laki dan anak perempuan sudah ada yang berketurunan.

Astana Giribangun adalah komplek pemakaman di atas bukit, sangat mirip dengan komplek pemakaman etnis Batak pada umumnya di Tapanuli sana.Tapi jangan bandingkan soal kemegahan dan kemewahannya. Biaya pembangunan semua tugu di Tano Batak masih kalah dibanding biaya pembangunan “tugu: Soeharto itu.

Yang menarik, menurut harian Kompas edisi hari ini (28/1) , Astana Giribangun berada di ketinggian 666 meter dari atas permukaan laut. Kenapa ya mirip betul dengan “angka iblis”, seperti yang diyakini di kalangan Kristen di barat? Kebetulan atau kebetul-an?

Raja Huta
http://www.tobadreams.wordpress.com

25 Tanggapan to "Soeharto , Tambak Natimbo dan Misteri Angka 666"

Siapapun yang meninggal, biar pun hanya pedagang gorengan bernama Slamet, yang bunuh diri di Pandeglang beberapa hari lalu karena putus asa menghadapi kenaikan harga-harga; kita wajib menunjukkan sikap hormat. Begitu pula saat yang meninggal bernama Soeharto, yang selama 32 tahun menguasai negeri ini dengan tangan besi, mewariskan hutang luar negeri yang tidak bakal bisa kita lunasi sampai tujuh turunan; kita wajib menunjukkan siap hormat.

setuju!

Ah, sudahlah. Pak Harto sudah meninggal. Tidak semua tentang beliau jelek. Semoga pengusutan kasus2nya cepat selesai

turut berduka cita. banyak fenomena muncul ya dengan kepergian Jenderal besar kita.

Raja Huta, menyebut Soeharto sebagai “mantan diktator”, menurut saya kata “mantan” harus dicoret. Dia tetap diktator yang mantan Presiden RI.

Raja Huta :

Pemakaian istilah mantan diktator itu lantaran Soeharto tidak aktif lagi sebagai diktator, sudah tidak berkuasa lagi dan tidak menindas lagi. Aku harap itu tidak mengurangi sedikitpun pesan yang ingin disampaikan bahwa ketika Soeharto menjabat Presiden RI selama 32 tahun dia adalah DIKTATOR.

Horas

yang merasa dikorbankan dan yang dirasa telah mengorbankan.. sekarang sudah reunian.. ^^

betewe, waktu mbangun Astara Giri Bangun, dah ada mitos 666 blom ya.. 😀

Wah menarik neh angka 666

Seingat saya angka yg dimaui itu adalah 6666, angka itu konon adalah jumlah ayat dalam kitab suci Alqur’an (Jumlah ayat sesungguhnya tidaklah spt itu – tapi entah bagaimana banyak yg meyakini mitos itu. Bahkan saya waktu kecil juga dpt mitos spt itu). Se-sok tahuan saya, keluarga Soeharto (terutama istrinya – karena masih ada darah ningratnya) ingin agar makam mereka kelak setara atau bahkan melebihi dengan makam raja2 jawa yg ada di Imogiri – Jogja, baik dalam soal ketinggian ataupun soal fasilitas.
Berhubung di negeri ini nggak mungkin mencari dataran setinggi 6000-an meter, maka yg paling memungkinkan adalah daerah setinggi 600 m saja. Dan kebetulan di sekitar Solo (daerah asal Ibu tien) ada perbukitan setinggi itu (ya mestinya dipangkas biar pas).
mungkin “tim kreatif” pembuat lokasi makam itu mengajukan angka 6666 decimeter kepada Soeharto dan istrinya, yg tentu saja langsung mengiyakan.
Demikian analisa sedikit ngawur dari saya. Tapi bener, waktu saya remaja dulu saya benci banget sama rencana pembuatan lokasi makam itu. Mengingatkan akan Fir’aun jaman Mesir saja. Dan seorang presiden yg ingin diistimewakan pada saat kematiaannya nanti pastilah bukan presiden yg baik – plg tidak itu menurut saya. 🙂

angka 666 itu dulu…
sekarang dah ganti jadi 69! keke.,.

Kenapa ya mirip betul dengan “angka iblis”, seperti yang diyakini di kalangan Kristen di barat?

emang kristen yang lain gak meyakini ya? cuma di barat aja kah?

Aku juga sependapat dengan lae Togar Silaban. tapi kalau untuk menghormati yang telah meninggal aku juga mau walaupun tidak akan melupakan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa pemerintahan Suharto yang sangat diktator. Konon ,Suharto adalah pentolan CIA sekaligus dalang kematian BK yang sampai sekarang masih samar.
Maka seharusnya para anggota MPR mengkaji ulang bagaimana sebenarnya Suharto sebelum G 30 S dan paska G 30 S.

@ bataksoktahukamu

Mana familiar orang batak kristen dengan angka 666 itu? Kalau dengan angka genap dalam konteks tangga (hatoban), kebanyakan orang tua batak masih familiar.

Mungkin mas tobadreams sendiri yg belom familiar dgn angka itu,kalau ngak salah 666 itu adalah penguasa vatican.

horas lae….aku juga sempet dapat selebaran ttg angka 666 itu

aku hanya iseng ketik ‘666’ di google, ternyata banyak sekali fakta dari angka antik ini. 😀

salah satu yg baru aku tahu, 666 is an abundant number. It is the sum of the first 36 natural numbers (i.e. 1 + 2 + 3 + … + 34 + 35 + 36 = 666)

halah..halah..mbok wis ga sah elek2 wong yen ga tau cerita sebenernya, mending ngelihat diri sendri wae to…belum tentu pa yg ktlakukan bener ya ga, biar aja yg mengadili soeharto itu Allah..Dialah yg berhak.

bener bangat lu batagor. jgn2 sifat soeharto sifatnya menurun sama kite2. yg lebih diktator itu sebenarnya hati kita,merasa paling bener. padahal busuk bangat itu otak,taunya cuma ngikut2 yg sebenarnya ga tau sejarahnya bagaimana. iklhlaskanlah coy, nga tarsurat sude angka ngolu ni jola on,pature2 ma diritta sandiri daripada menghakimi oarang lain. nambah2in dosa tau……….. jangan2 tulang,ompung,ua,lae,inang/amang bao,hela dll yg diktator di rumah dan perkumpulan lain. jangan tersinggung ya sobat2, emang gtulah sifat kita masyarakat indonesia,termasuk diriku. ciao…………….

bener bangat lu batagor. jgn2 sifat soeharto sifatnya menurun sama kite2. yg lebih diktator itu sebenarnya hati kita,merasa paling bener. padahal busuk bangat itu otak,taunya cuma ngikut2 yg sebenarnya ga tau sejarahnya bagaimana. iklhlaskanlah coy, nga tarsurat sude angka ngolu ni jolma on,pature2 ma diritta sandiri daripada menghakimi oarang lain. nambah2in dosa tau……….. jangan2 tulang,ompung,ua,lae,inang/amang bao,hela dll yg diktator di rumah dan perkumpulan lain. jangan tersinggung ya sobat2, emang gtulah sifat kita masyarakat indonesia,termasuk diriku. ciao…………….

.
.
.
1/6666=????
1/666= ????
1/66=????
1/6 = ????
6= jumlah hari untuk menciptakah?
66 = Jumlah ‘apa’ ya di Alkitab? #penulis (buku)kah?
666 = angka iblis ? kayak bar code saja…
6666 = Jumlah ‘apa’ ya di Alquran? #ayatkah?
66666 = siapa menyusul???
.
.
.
6666666 = apa pula ini ???
21122012 = Nibiru Planet -X kah?

Ada-ada saja 🙂 🙂 :), Tole ma nian…

anehhhhhhhhh…..

udah deh,,
ga’ usah bahas pak harto lg..
kasian,,dia udah tenang tuhh…
kejelekan pak hartokan bkn untuk pribadinya sendiri,,buat bangsa juga tau….

emang bener lw angka 666 angka setan atw chruch of satan????????????????????

Yang paling memilukan adalah jutaan orang yang diseret dari tengah keluarganya, DISEMBELIH seperti hewan, kemudian dibuang ke sungai, jurang dan tempat pembuangan sampah. Mereka harus mati CUMA karena berbeda ideologi dengan sang penguasa baru, Soeharto.

Angka 666…
Mmg angka iblis dlm ajaran Kristen dsluruh dunia…
Itu trdapat diAlkitab…

@ Fitri_betul Skali…
Angka 666 mmg angka iblis…
Coba kmu tanyap sama tman2 kmu yg Kristen…
Trdapat diAlkitab…
Di kitab Wahyu 13:18…
Bgni ktanya…
Yang penting di sini ialah hikmat;
Barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu,karena bilangan itu adalah seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam…
* manusia dstu=iblis yg mnyamar…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 644,516 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: