batak itu keren

Hadiri Pagelaran Akbar : Tongam Sirait dan Opera Batak

Posted on: 25 Januari, 2008

Surprise! Surprise. Ini kabar gembira buat siapa saja penggemar dan pecinta seni budaya Batak, terutama orang-orang Batak keren se-Jabodetabek. Sebuah pagelaran akbar seni budaya Batak akan digelar di Jakarta. Ayo hadiri ramai-ramai, ajak keluarga dan teman, dan jangan lupa membawa ulos, kita akan manortor dengan iringan gondang bolon “Batara Guru”. Nikmati pula seabrek hiburan kelas satu, dari Opera Batak sampai sajian musik keren Tongam Sirait dan Viky Sianipar.

Catat : acara GRATIS bertajuk “Gondang Naposo” ini digelar besok Sabtu (26 Januari) mulai pukul 18.00 WIB di Lapangan Baseball, GOR Rawamangun (Balap Sepeda), Jakarta Timur. DON’T MISS IT.

Menurut Viky Sianipar, pagelaran akbar ini adalah proyek idealis yang diprakarsai sejumlah anak muda Batak di Jakarta, dipimpin oleh Tongkley Siahaan. Viky sangat menghargai dan mendukung diadakannya acara ini, makanya dia bela-belain tampil, meski dia dan Tongam sedang sibuk-sibuknya. Nanti malam, misalnya, dua pendekar modernisasi musik Batak itu akan tampil dalam acara Bintang Bintang Blues, yang ditayangkan secara Live oleh TVRI.

Tampilnya kaum muda seperti Viky, Tongam dan Tongkley adalah sebuah fenomena yang menarik dan menimbulkan harapan, bukan saja dalam lingkup etnis Batak, tapi juga buat seluruh etnis di Indonesia. Mereka adalah indikator revitalisasi budaya yang sedang menggeliat di negeri ini, sebuah koreksi terhadap politik kebudayaan yang didiktekan rezim Soeharto—yang membonsai budaya suku-suku untuk memaksakan percepatan integrasi nasional.

Lewat idealisme dan karya, kaum muda seperti Viky meluruskan politik kebudayaan yang ngawur itu, dengan menyodorkan paradigma baru,bahwa kebudayaan nasional adalah tamansari budaya suku-suku yang jaya. Hal ini juga pernah ditegaskan oleh seniman Jawa, Sujiwo Tejo, pada acara peluncuran album TobaDream-3 di Jakarta, bulan lalu.

Saksikan kehebatan Tongam

Penampilan Tongam dalam pagelaran akbar ini adalah dedikasi yang sangat terpuji, apalagi dia akan tampil tanpa dibayar sepeser pun. Padahal saat ini Tongam sedang terikat jadwal kerja yang padat, antara lain proyek pembuatan albumnya yang kedua, berkolaborasi dengan Viky. Pada saat yang sama, musisi multi talenta ini sedang menggarap pembuatan album bertema perjuangan buruh Indonesia, kerjasama dengan Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI).

Buat penggemar Tongam Sirait ini merupakan kesempatan langka, menyaksikan kehebatan musisi serba bisa itu di panggung terbuka. Sejak merilis album Nommensen, yang di luar dugaan meledak di pasaran– kendati promosinya sangat minimum, nama Tongam kian meroket di kalangan penggemar musik Batak. Namun dia belum pernah tampil dalam pementasan seakbar ini di Jakarta.

Tongam adalah fenomena yang unik dan luar biasa di ranah musik Batak, bahkan sudah meluber ke kalangan non-Batak. Dikatakan unik karena penggemarnya terus bertambah, mulai dari kalangan remaja sampai generasi tua, namun sosoknya sendiri kurang dikenal oleh publik. Soalnya, album Nommensen hanya berupa CD dan kaset, tidak disertai video sebagaimana umumnya album musik Batak. Di sisi lain, penyanyi dan pencipta lagu otodidak dari Tiga Raja, Parapat ini jarang diekspos oleh media massa.

Lagu-lagu Tongam yang paling populer, selain Nommensen, adalah Ingot Ma, Mengkel Nama Ahu, Tapature dan Taringot Ahu. Semuanya ciptaan dia sendiri. Selain piawai bernyanyi dan mencipta lagu, Tongam juga mumpuni memainkan sejumlah instrumen, terutama gitar akustik dan elektrik,serta piano.

Viky sangat antusias

“Kita harus mendukung gagasan-gagasan idealis untuk membangkitkan kembali budaya Batak, seperti diprakarsai kawan kita Tongkley Siahaan ini,”kata Viky. “Dia itu sama kasusnya dengan aku,”ujar Viky tertawa sambil menjelaskan,”Dari dulu dia berkecimpung di level nasional, nggak pernah perduli dengan budaya Batak. Tapi setelah pulang kampung baru-baru ini, dia menjadi sadar, bahwa budaya Batak itu keren dan perlu dibangkitkan lagi.”

Viky tampaknya sangat senang dengan makin banyaknya kaum muda Batak yang “bertobat”, yang tadinya cuek kemudian berbalik menjadi pembela fanatik. Dia sendiri sudah sering membuat testimoni, bahwa baru dalam lima tahun terakhir ini dia bangga menjadi orang Batak. Dan hasil “pertobatan” itu cukup dahsyat, yaitu album trilogi TobaDream yang menyodorkan paradigma baru musik Batak, ditambah album single Tongam Sirait, Dipo Pardede dan Indonesian Beauty.

Mengenai run down acara “Gondang Naposo”, termasuk detail tentang grup opera dan godang yang akan tampil, aku sudah berusaha mendapatkannya dari Tongkley. Namun penggagas pagelaran akbar ini sedang meeting ketika aku hubungi di HP-nya. Kalau masih mungkin, aku akan update lagi berita ini. Tapi inipun sebenarnya sudah cukup jadi bekalmu untuk hadir di GOR Rawamangun besok sore.

See you tomorrow, bro and sis.

Horas.

Raja Huta
http://www.tobadreams.wordpress.com

2 Tanggapan to "Hadiri Pagelaran Akbar : Tongam Sirait dan Opera Batak"

Ai boasa ndang tartarik ni lae Tongam i “taringot ahu” na magodang hu do di borngin sebelum na gabe ndang tartarik na pas di Gondang Naposo i?

@ lae Juntak,
Mungkin begadang lae Tongam i, gabe hurang fit. 😀

Salut utk Tonclay production yg sudah menggelar acara ‘Gondang Naposo’ tsb. Walaupun masih ada beberapa kekurangan, semoga acara ini dapat diselenggarakan lagi tahun depan dan lebih baik lagi, bila perlu acara ini dijadikan ajang tahunan anak muda Batak di Jakarta, bisa jg diramaikan dgn bazaar, festival tor-tor, dll.

Songonni majo komentar sian ahu naposo bulung,
Maju terus generasi muda!
Horas!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 627,803 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: