batak itu keren

Sujiwo Tedjo & Indah Winar Akan Semarakkan Natal Spesial di TobaDream

Posted on: 20 Desember, 2007

Keintiman Kristen-Islam seperti di daerah Sipirok, Sumatera Utara akan mewarnai “Christmas Carols”, di pentas Café TobaDream, Jakarta, Sabtu lusa (22 Desember 2007). Dan uniknya, spirit kerukunan beragama khas Batak itu akan dihidupkan kali ini oleh artis-artis dari empat suku : Sujiwo Tejo (Jawa), Indah Winar (Madura), Adrian Warouw (Menado) dan Viky Sianipar (Batak).

Lebih unik lagi, keempat artis itu akan melantunkan pesan damai natal lewat ramuan musik pelangi, mulai gending jawa, gondang batak sampai instrumen musik barat. Dari segi vokal pun akan hadir warna-warni yang kontras. Sujiwo yang notabene seorang muslim akan tampil dengan aroma tembang jawa. Indah yang lulusan pesantren hadir dengan bekal vokal blues yang jazzy dan Adrian dengan langgam gospel. Semuanya itu bakal dikawinkan oleh Viky dengan kepiawaian aransemennya yang “ajaib”.

Untuk dapat menikmati semua keunikan itu, para pengunjung cukup membayar cover charge Rp 25.000. Dan jangan ragu, Christmas Carols ini tidak eksklusif buat masyarakat Batak saja. Siapapun pecinta musik boleh hadir dan ikut berpesta, mereguk keindahan hasil kolaborasi empat artis dari empat suku tersebut.

Menurut informasi yang aku dapat dari manajemen TobaDream Family Café, keempat artis tersebut akan membawakan 11 lagu natal yang paling populer di seluruh dunia. Sujiwo Tejo membawakan tiga lagu, yaitu Little Drummer Boy, Silent Night dan O Come Of Peacefull.

Indah “Ketabo” Winar juga akan melantunkan tiga lagu, masing-masing Hark The Harold Angel Sing, Joy to the World dan Happy day. Sedangkan Adrian Warouw akan membawakan lagu-lagu Sleigh bells, O Holy Night dan Merry Gentlemen.

Viky dan crew akan mengiringi lagu-lagu tersebut, ditambah satu persembahan spesial Carol of the Bells yang disajikan berupa instrumental.

Di daerah Sipirok, Sumatera Utara, perayaan natal bukan hanya monopoli para pemeluk agama Kristen. Penduduk beragama Islam pun ikut bersuka cita menyambut datangnya hari Natal, sebagaimana kalangan Kristen ikut bergembira saat lebaran. Implementasi kerukunan beragama di masyarakat Batak memang bukan sekadar toleransi secara pasif, tapi sudah lebih jauh lagi : berbagi keriaan dan kegembiraan.

Untuk informasi tambahan dan pemesanan tempat, silakan hubungi :

TobaDream Family Café

Jl.Dr Saharjo No.90,

Jakarta Selatan

Tlp.021.9367 4800 .

 

 

14 Tanggapan to "Sujiwo Tedjo & Indah Winar Akan Semarakkan Natal Spesial di TobaDream"

Sipirok ( kampung mama dan papa ku ) …. di sana kalo mau study banding ttg kerukunan antar umat beragama.
agama bukan jadi pembatas untuk ttp saling kasih mengasihi , agama bukan jd alasan untuk saling memusuhi.

dan bukan hal yang aneh bin ajaib , kalo di rumah keluarga ku yang kristen di sipirok sana tersedia sajadah untuk sholat bagi saudaranya yg muslim.

dari kecil, kami selalu bersama2 merayakan idul fitri, idul adha, natal, tahun baru…
bahkan …. saat oppung ku yg kristen masih di gereja saat tahun baru, kami yg muslim sudah datang ke rumah oppung dan menyiapkan semua makanan di meja untuk di santap bersama begitu oppung pulang dari geraja …:)
tradisi itu ttp berjalan sampai sekarang,… tanpa pernah berubah…

INDAH nya BERSAMA dalam PERBEDAAN

@ Ito Srikandini

Terima kasih untuk cerita pengalaman pribadi ito yang begitu indah. Terharu betul hatiku membacanya.

Aku sendiri belum pernah “nyebur” ke dalam kehidupan sehari-hari di Sipirok. Cerita ito membuat keinginanku makin kuat untuk berkunjung kesana suatu saat.

Sekali lagi terima kasih ito. Deskripsi pengalaman pribadi ito mengenai kerukunan beragama di Sipirok adalah hadiah paling indah buatku pada Natal kali ini.

Horas

semoga semangat kesetiwkawanan sosial dapat terus terjaga dalam bentuk toleransi yah bang.

met natal dan tahun baru.
:mrgreen:

@ bedh

terima kasih bedh

semoga begitu bedh, seperti juga harapan ito Srikandini : INDAHnya BERSAMA dalam PERBEDAAN

selamat menikmati liburan akhir tahun

SELAMAT NATAL BUAT TOBA DREAM CAFE cs. Wah..hebat lah itu Bang. Oh ya Bang kalo bisa tolong direkamlah kejadiannya besok dan diupload ke youtube. Pengen nonton kami Bang. hehehe…banyak kali tuntutanku.
*maila mode on* tapi biar dunia tahu Bang.
Indonesia bisa rukun dibanyaknya perbedaan yang ada. Kalo kuceritakan ttg perbedaan2 yg ada di Indonesia sama orang2 asing disini, Heran2 orang itu. Jadi pengen buka agen travel jadinya bah.

Semoga kerukunan umat beragama akan selalu terjamin…

@ Tulang agaperos

Permintaan (bukan tuntutan) itu aku coba usahakan. Malu juga jadi orang gaptek begini, di zaman Youtube sudah jadi “makanan” tiap orang, aku masih belajar sebagai pemula hehehe….

Terima kasih Tulang, salam dan ucapan selamat dari Tulang akan kusampaikan ke teman-teman TobaDreamer, terutama Komunitas Meja 19.

Memang betul, meski banyak perbedaan namun bisa akur, itulah salah satu beutiful side-nya Indonesia kita yang tercinta. Ah, bukalah cepat-cepat travel agent itu Tulang, mulailah dengan rute tur ke Sipirok dan Danau Toba, kemudian diakhiri tur musikal ke TobaDream hehehe…

Horas

@ Kang Nanang Suryana

Sama-samalah kita harapkan dan doakan, semoga kerukunan umat beragama akan selalu terjamin di tengah-tengah bangsa yang sama-sama kita cintai ini.

Sebenarnya kalau di tingkat akar rumput, apalagi di pedesaan, istilah kerukunan beragama itu malah nggak dikenal dan nggak diperlukan. Interaksi sosial antara orang-orang berbeda agama di tingkat akar rumput lebih bersifat spontan, tulus dan alamiah.

Politiklah yang membuat kita sadar adanya perbedaan, kemudian tergiring untuk ikut-ikutan kerdil dalam kotak-kotak yang telah diberi label yang mencolok dan provokatif. Ini adalah tanggung jawab negara, tapi sejak kita merdeka negara tidak pernah melaksanakan kewajibannya untuk menjamin kebebasan beragama di negara ini. Setiap kali terjadi gesekan atau benturan, pemerintah selalu cuci tangan dengan cara mendelegasikan kewajiban dan tanggung jawabnya kepada tokoh-tokoh agama dan masyarakat.

Kalau mau kerukunan beragama terjamin, pemerintah harus lebih dulu menjamin kebebasan beragama dengan cara memfungsikan semua instrumen-instrumen konstitusional dan hukum yang dimiliki negara.

salam

alangkah damai dan tenteramnya negeri ini kalau setiap hari besar agama bisa dirayakan secara lintas agama, tanpa dilandasi sikap egoisme dan fanatisme sempit.
Selamat Hari Natal Bung Huta, semoga damai selalu bersemayam dalam hati nurani kita.

@ Bung Sawali Tuhusetya

Terima kasih Bung Sawali.

trima kasih ito … semoga Natal memberi damai buat kita semua, menghapus semua perbedaan dan prasangka buruk yg ada di hati …

SELAMAT NATAL & TAHUN BARU…
buat yg merayakan…

mudah2an , indahnya bersama dalam perbedaan bukan cuma ada di sipirok tapi di semua tempat di indonesia bahkan di bumi ini ,,,

@ Ito Srikandini

Terima kasih ito untuk ucapan selamat natal yang sangat menyenangkan hati.

Sebagai seorang batak Kristen aku sangat membanggakanmu dalam hatiku. Komen-komen itu di blog ini menyadarkanku bahwa orang batak Islam pun bisa punya rasa bangga yang membara pada budaya batak. Bravo my sister!

Cukup satu persamaan itu saja, ito, kita punya harapan untuk mulai mempersatukan kembali Bangso Batak yang terserak itu.

btw kehadiran ito ini memberikan inspirasi bahwa batak keren itu adalah pluralis…

Horas

duh ito…. makasih untuk pujian mu, tp apa ngk terlalu berlebihan yah…. 🙂

buat ku dan keluarga besar ku… BATAK adalah BATAK ! ngk ada istilah batak islam ataw batak kriten maupun batak parmalim…

BATAK yang selalu bangga atas keBATAKan nya,,, adat budaya alam musik dan semuanya…

apalah aku ito… cm seorang SRIKANDINI yang berani2nya sok menjadi BATAK KEREN 😀 cm karena bisa bahasa batak (toba mandailing dan sipirok) nekat dengerin lagu/musik batak dimana dan kapan saja dan bangga di panggil BUTET.

aku hanya punya harapan ito…
TETAPLAH KITA MENJADI BATAK tanpa melihat parmalim nasrani atau muslim…
TETAPLAH KITA MENJADI BATAK selama darah TAPANULI mengalir di tubuh kita tanpa membedakan dari UTARA SELATAN atau TENGAH
TETAPLAH KITA MENJADI BATAK selama ada DALIHAN NA TOLU dalam kehidupan kita

mudah2an dgn itu harapan kita menyatukan kembali BANGSO BATAK yg terserak itu bisa terwujud.

BATAK KEREN = PLURALIS ….. sepertinya TEPAT bgt ito 🙂

@ ito agaperos
kalo mo bikin travel agent, asik juga tuh bikin trip travel mulai dari sipirok sampai ke tao toba…

di sipirok itu untuk wisata religi jg oke tuh, buat yang kristen ada gereja tua ( gereja pertama di tanah tapanuli) di desa parau sorat yg berdiri berdampingan dgn mesjid.

selain itu juga ada sumber mata air panas alam, pemandangan alam yg cantik dan elok ( promosi kali ..hahaha)

wisata kuliner… jg ada tuh… aduh kalo yang ini biarlah uda ku jeha hutasuhut yg bicara…:D

uda,,, alusi ma sian bariba i boowww….
( paman… kasih koment mu dari balik sana…)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 636,004 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: