batak itu keren

Tindak Tegas Penjual Dua Pulau Itu, Kata Ketua MPR

Posted on: 14 Desember, 2007

Pemerintah harus menjatuhkan sanksi seberat-beratnya terhadap warga negara Indonesia yang menjual pulau-pulau kita kepada pihak asing. Tindakan mereka bukan hanya melawan undang-undang, tapi merupakan ancaman bagi keadaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Desakan kepada pemerintah itu dilontarkan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid kepada wartawan di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (12/12) kemarin. Dia mengeluarkan desakan tersebut sehubungan dengan heboh penjualan dua pulau di Sumbawa, NTB, yaitu Pulau Panjang dan Meriam Besar.

Sampai saat ini belum ada keterangan dari pemerintah yang menjelaskan duduk perkaranya. Publik baru mendapat keterangan samar-samar bahwa kedua pulau di Sumbawa tersebut telah dijajakan oleh sebuah perusahaan properti, melalui situs internet www.karangasemproperty.com.

“Penjualan pulau tersebut bertentangan dengan prinsip dasar Indonesia sebagai negara kesatuan yang berpegang teguh pada tanah dan air,”kata Ketua MPR sambil menegaskan,”Ini harus menjadi cambuk bagi pemerintah pusat dan dan daerah. Pemda yang berada di perbatasan pun diminta menjadikan kasus ini sebagai pelajaran berharga.”

Dengan belum adanya keterangan dari pemerintah, banyak sekali teka-teki mengenai skandal ini yang membuat masyarakat penasaran, antara lain : apakah kedua pulau itu sudah sempat dijual, siapa pemilik perusahaan yang memasang iklan di situs tersebut, apakah Pemda Sumbawa atau Pemprov NTB terlibat, dst, dst.

Yang muncul justru kabar kurang sedap lainnya dari Madura, mengenai penjualan pulau Sitabbok di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Menurut koran Batak Pos, pulau seluas dua hektar dan berpenduduk 50 kepala keluarga itu dijual oleh warga setempat kepada seseorang dari Bali, seharga Rp 1 milyar. Kemudian pulau itu dijual lagi oleh orang Bali yang tak disebutkan namanya itu kepada seorang warga negara Kanada, seharga Rp 2 milyar.

(www.tobadreams.wordpress.com)

2 Tanggapan to "Tindak Tegas Penjual Dua Pulau Itu, Kata Ketua MPR"

Walah, ini kok makin membingungkan publik ini gimana toh Bung Huta :mrgreen: Lha dalam UUD 45 itu kan jelas tersurat bahwa bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan sebesar2nya utk kemakmuran rakyat. Whe lha kok pemerintah nggak tahu kalau ada perusahaan yang mau menjual pulau itu gimana? Atau pura2 nggak tahu? Masak pulau milik negara kok bisa dijual oleh perusahaan, hehehehe :mrgreen: Agaknya negeri kita memang negeri penuh ironi yak Bung Huta!

@ Bung Sawali Tuhusetya

Benar pak Sawali, dengan segala keluguan kita harus bertanya : pemerintah benar-benar nggak tahu atau cuma pura-pura nggak tahu kalau pulau kita mau dilego orang “kurang asem”?

Anehnya, mengapa pelaku terorisme yang bergerak di bawah tanah bisa dibongkar dan diciduk dengan cepat oleh aparat keamanan kita, tapi kok perusahaan “kurang asem” yang bertindak terangan-terangan kok belum berhasil dibuka kedoknya?

Kita sebagai rakyat kecil hanya bisa bertanya : mengapa, mengapa….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 660,018 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: