batak itu keren

Mendagri Tanggapi Serius “Penjualan” Dua Pulau

Posted on: 13 Desember, 2007

Mendagri Mardiyanto menanggapi skandal “penjualan” dua pulau di Sumbawa sebagai masalah yang serius. Dia segera menugaskan Dirjen Pemerintahan Umum Sodjuangon Situmorang untuk mengklarifikasi ulah perusahaan “kurangasem” tersebut.

Harian Kompas (11/12) memberitakan mengenai tanggapan pemerinta terhadap skandal “penjualan” dua pulau tersebut, sebagai berikut :

Departemen Dalam Negeri akan berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan untuk menyelidiki sinyalemen rencana penjualan dua pulau, yaitu Pulau Panjang dan Pulau Meriam Besar, di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kedua pulau itu ditawarkan lewat sebuah situs www.karangasemproperty.com.

Juru Bicara Depdagri Saut Situmorang, Senin (10/12) mengatakan, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto telah menugaskan Direktur Jenderal Pemerintahan Umum Sodjuangon Situmorang untuk mengklarifikasi penjualan dua pulau itu dengan Provinsi NTB.

“Kita tidak boleh anggap enteng, ini serius. Saya ingin mempertegas pasal 33 UUD 1945 bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,”tegas Saut.

Promosi dalam website itu disebutkan, dua pulau yang berada di Teluk Saleh, yakni Pulau Meriam Besar seluas 5 hektar dan Pulau Panjang (33 hektar), memiliki karang dan pasir putih yang indah sehingga mempunyai potensi pariwisata yang besar. Disebutkan pula, Kemang Property memiliki pengetahuan yang luas tentang dua pulau itu dan bisa membantu membuat surat-surat kepemilikan pulau tersebut.

Sebelumnya, pada tahun 2006 Pemprov NTB pernah mengusut penjual tiga pulau, yaitu Pulau Panjang, Pulau Maryam Kecil dan Pulau Maryam Besar. Saat itu ketiga pulau tersebut dijual ke seorang pengusaha di Bali.

Saat ini Depdagri juga masih memproses klarifikasi proses jual beli lima pulau di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Kelima pulau itu adalah Pulau Bawah, Pulau Cangkul, Pulau Merba, Pulau Elang dan Pulau Lidi.

(www.tobadreams.wordpress.com / dikutip dari harian Kompas, 11/12/07)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 627,803 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: