batak itu keren

STOP PRESS!!! Telah Terbit Majalah Budaya Batak Yang Keren, “TAPIAN”

Posted on: 28 November, 2007

Lupakan dulu rasa dongkolmu pada majalah-majalah “budaya” batak yang tumbuh seperti jamur di Jakarta — dengan motto pragmatisnya : membela yang bayar! Media etnis sejenis itu, entah kenapa, hobi banget mengkritik dan menghujat anak-anak muda batak yang kreatif, macam Viky Sianipar.

Lupakan itu dan sambutlah majalah baru yang keren : TAPIAN.

Diterbitkan oleh seniman pahat nasional Dolorosa Sinaga, dibantu seniman-seniman batak dengan new paradigm– seperti Grace Siregar dan Merdy Sihombing, TAPIAN menggali dan mengupas kekayaan budaya batak klasik & dinamika kultural batak terkini secara cerdas dan tuntas. DON’T MISS IT!

Nomor perdana TAPIAN baru saja diluncurkan November ini, dengan kata pengantar dari tokoh-tokoh batak moderen, antara lain Miranda Gultom, Asmara Nababan dan Rosianna Silalahi (SCTV). Dalam kata pengantarnya Pemimpin Redaksi Dolorosa Sinaga menjelaskan makna nama majalah ini, yaitu TAPIAN– kata atau istilah dalam bahasa batak yang artinya mandi atau air. Dalam dimensi yang lebih luas bisa juga diartikan : sumber kehidupan.

Sajian nomor perdana ini cukup beragam. Ada liputan dan ulasan kosmologi ulos, profil pejuang kemanusiaan Ade Rostina Sihombing, sosok artis teater Lena Simanjuntak dan wajah pers di tepi Danau Toba. Ada juga kolom pendeta Daniel TA Harahap mengenai penderitaannya menghadiri pesta batak yang bising dan suka telat acara makannya, tulisan reflektif SAE Nababan, kajian mengenai migrasi batak, sampai tulisan informatif mengenai tanaman bangun-bangun.

Secara umum pilihan isi, mutu penyajian dan tampilan majalah ini sudah berbobot dan layak menyandang predikat majalah budaya. Yang menarik, misalnya dalam tulisan mengenai ulos, TAPIAN mampu memetakan topik yang dibahas secara komprehensif, melaporkan dan mengulasnya dengan penguasaan detil yang kuat, serta berhasil memberikan konteks yang pas.

Pendek kata, hanya di TAPIAN kau bisa mendapatkan sekaligus uraian kosmologi ulos, perspektif historis dan sosiologisnya, serta liputan dari tangan pertama mengenai proses pembuatan ulos, sampai pada bagian hilirnya yaitu “tata niaga” ulos. Semuanya itu disajikan dengan gaya campuran reportase dan story telling yang memikat. Hal ini akan membuat pembaca yang masih buta mengenai ulos bakal terpikat dan “tiba-tiba” tahu banyak mengenai ulos.

Dengan menjadikan nomor perdana ini sebagai acuan, TAPIAN patut kita harapkan dapat memainkan peran penting untuk revitalisasi budaya batak. Tapi hal ini sangat tergantung pada “platform” atau politik budaya yang dianut para pengasuh majalah ini. Dan jujur saja, hal ini belum nampak pada edisi perdana, dalam arti apa yang ditawarkan TAPIAN baru sekadar keunggulan teknis, belum visi.

Nampaknya “kekosongan” visi atau politik budaya itulah yang membuat gabungan isi TAPIAN edisi perdana lebih terkesan mosaik atau bunga rampai. Di sisi lain terlihat juga “visi marketing” yang kurang fokus, sehingga redaksi memilih mengadakan rubrik strategi permainan catur, sebaliknya tak satu pun artikel mengenai musik. Memang, orang batak terkenal gila catur, tapi musik jauh lebih mengakar dan populer.

Yang juga luput dari edisi perdana TAPIAN adalah isu-isu besar seperti melunturnya budaya batak, tradisi versus agama, individualisme yang mulai menggerogoti komunalisme, perubahan dasar hak pemilikan tanah dari hukum adat ke hukum republik, kontroversi Tuanku Rao dan pemusnahan etnis batak, kegagalan agama meneruskan peran agen perubahan sosial di dalam masyarakat batak, kehancuran lingkungan di Bona Pasogit (kampung halaman) dan masih banyak lagi isu aktual lainnya.

Namun demikian, sambil menunggu pembenahan, kehadiran TAPIAN patut kita syukuri, setidak-tidaknya sebagai pionir media serius dan berbobot mengenai budaya batak. Kehadiran majalah ini akan dapat mengisi kekosongan, memenuhi kebutuhan lapisan masyarakat batak yang merasa tak dimengerti oleh lingkungannya sendiri, serta kesepian dan terasing di tengah-tengah komunitas etnisnya.

Dengan harga sekitar Rp 25.000, majalah bulanan ini akan terasa lebih murah dibanding pengeluaran minimum rata-rata orang batak untuk belanja pulsa seluler. Akhir kata, selamat datang TAPIAN, mudah-mudahan langgeng! (www.tobadreams.wordpress.com)

32 Tanggapan to "STOP PRESS!!! Telah Terbit Majalah Budaya Batak Yang Keren, “TAPIAN”"

Mantappp…bah macam pernah kudengar Dolorosa Sinaga, Ooo…di bataknius waktu itu Nantulang Grace dan lae Sunan cerita…ido hape. Ehh…maklumlah sudah byk syaraf yg terkikis asap rokok, cepat lupa. mauliate lae Raja huta

selalu saja dari BATAK itu ada yang menarik, bukan orang2 nya saja tapi budayanya, kehalusan bahasa dan nyanyianya… tapi juga jangan mcam2 denganorang Batak!

HORASS BAH! :
makasih dah mampir… sama kita bisa sling kunjung…

Raja Huta :
Nuwun sewu Mas sudah berkunjung. Terus terang, aku lebih dulu mengenal budaya Jawa daripada budaya leluhurku sendiri, batak. Aku juga terpesona dengan budaya suku-suku lainnyadi nusantara.

Raja nami…Raja huta, didia do boi dapoton majalah i? Boha do molo naeng marlangganan?

Pelan tapi pasti, batak akan selalu eksis di planet bumi ini. Congrat..untuk TAPIAN.

wah, aku senang mendengar kabar baik ini. oya, biasanya penerbitan pertama itu gratis. hehe. adakah jatah untuk kami yang jauh ini. mungkin bisa kuresensi dan kumuat di koran tempatku bekerja. maccam mana lae?

@Lae Marudut p-1000

Aku sedang usahakan untuk mendapat daftar lengkap outlet yang menjual TAPIAN di berbagai kota, termasuk cara berlangganan. Ito Grace Siregar sudah menjanjikan akan “menyambungkan” aku dengan Ito Dolorosa Sinaga.

Sekalian aku juga ingin membuat kesepakatan dengan Ito Dolorosa agar blog Tobadreams dihalalkan untuk mengutip artikel dan reportase dari TAPIAN. Kalau bisa terealisir, TAPIAN mendapat promosi gratis dan kawan-kawan pembaca blog ini mendapat informasi atau ulasan yang bernas dan mencerdaskan, mengenai budaya batak.

@Lae (pemilik) sungai

Wah, Ito Dolorosa pasti senang kalau dia tahu keinginan Lae meresensi TAPIAN di koran tempat Lae bekerja. Akan kuberitahu Ito Dolo, mudah-mudahan dalam beberapa hari mendatang permintaan Lae sudah terkabulkan.

Biar lebih cepat, bagus kirim aja alamat Lae dan nama korannya, lewat email ke adress : Merdekanews@gmail.com.

Mauliate. Horas.

Mengenai berlangganan majalah Tapian, kalau berdomisili di pulau jawa, bisa langsung berlangganan di jakarta ke PT.Infomed Asih Jaya alamat : Gedung BAJ Lt.1 Jl.Matraman Raya no.165-167 Jakarta 13140. Tel. 021 8518156 Email: tapian_infomed@yahoo.com

kalau di Medan, bisa beli atau berlangganan di Galeri Senirupa Tondi Jl.Keladi Buntu no.6, Medan-Sumut 20153.

Mudah-mudahan informasi ini lengkap ya raja huta…

horas tu hita sasudena,
grace siregar

@grace siregar

Wah, senang kau ya pariban, para pembaca Tobadreams ternyata menyambut gembira kehadiran majalah keren TAPIAN. Ini satu indikasi bahwa ada kebutuhan di kalangan masyarakat batak, terutama para perantau di perkotaan, untuk media informasi dan komunikasi yang berbobot.

Selamat buatmu grace dan kawan-kawan di TAPIAN,titip salam buat Ito Dolorosa Sinaga dan Lae Merdy Sihombing. Horas.

@Grace Siregar

Mauliate..ito.

Tapian, dari namanya aja udah kerasa segar dan menyegarkan, bersih dan membersihkan…

Sangat senang mendengar ada Majalah Batak yang baru.
Tapi ada baiknya jika majalah ini berisi tentang Batak secara keseluruhan, jangan seperti kebanyakan majalah-majalah Batak yang sudah terbit isinya kebanyakan mengenai berita pejabat-pejabat.
Untuk kami yang berdomisili di Palembang, dimana kami mendapatkan Majalah “Tapian” ini?

Terima kasih.

Raja Huta :

Aku juga berharap begitu Lae. Malah akan lebih baik kalau TAPIAN bisa membuat liputan dan analisa sebagus majalah National Geographic.

hallo ito marihot,

kalau ingin berlangganan, coba ito telpon kantor redaksi untuk minta dikirim tapiannya kealamat ito. didalam majalah itu, ada formulir kecil untuk berlanggan.

mauliate,
grace siregar

Tabo poang ba jaha on . benar-benar mendidik do ba majalah tapian on .jala hira na tinggal di hutai iba .saya bangga menjadi pelanggan tapian .dan saya percaya bahwa majalah Tapian pasti akan sukses dalam mendidik Orang batak .Terimakasih atas terbitnya majalah Tapian ,dimana sih mendapatkannya .

horas nurhayati,

kalau tinggal di medan, datanglah ke galeri senirupa TONDI, sekalian lihat karya-karya anak-anak jalanan yang sedang berpameran juga bisa beli majalah tapian. bukan hanya tapian yang ada di Tondi tetapi juga majalah seni “visual arts” dll.

kalau mau berlangganan langsung, bisa hubungi dialamat redaksinya yang sudah saya tulis sebelumnya.

sampai jumpa ya,

grace siregar

ku telp. kok tak ada yg angkat yah… apa karena dah sore ???

besok ku coba lagi lah…

berapa harga per eksemplar nya ??? sistem langganannya kek mana …

Horas Bpk/Ibu Srikandini
maaf kalau kemarin tidak ada yang mengangkat tlp Bpk/Ibu.
untuk 1 eksemplar Rp. 20.000, luar jabotabek Rp. 21.000.
Klo mau berlangganan, bisa menghubungi kami di 021-8518156, untuk mengkonfirmasikan alamat dan no. telp Bpk/Ibu.
Kami tunggu ya
Salam Tapian
Mauliate

@ MAJALAH TAPIAN

alamat ku
PDAM Tirta Kerta Raharja Kab. Tangerang
Jl. Kisamaun 204
Kota Tangerang – Banten

no. telp : 021 55794863 (kantor)
0815 85347150

Saya sudah baca majalahnya dan mau kritik :-). Kok menjurus ke HKBP dan Kristen, harusnya mewakili seluruh puak Batak donk, emang yang Batak cuma Toba doank? Selain itu artikel ttg agama Kristen tidak perlu ada. Ini bukan karena saya Islam lho, tapi karena artikel ttg agama, baik Islam maupun Kristen, sudah ada di media lain, bahkan sudah terlalu banyak!
Kalo mau bahas agama, dihubungkan dgn kebatakkannya, misalnya konflik HKBP dibahas dari sisi karakter Batak Toba, atau bagaimana Batak Angkola mensinkretisasi budaya Batak dgn ajaran Islam.
Karena ini majalah budaya Batak, tentu kalo mau bahas isu agama/ kepercayaan, idealnya ditinjau dari sisi budaya Batak.
Apa yang edisi Desember 2007 sudah ada? Menurut saya, karena baru mulai, sebaiknya terbit 2 bulanan dulu. Nanti kalo sudah stabil, baru bulanan.
Mauliate.

Saya sudah baca majalahnya dan mau kritik :-). Kok menjurus ke HKBP dan Kristen, harusnya mewakili seluruh puak Batak donk, emang yang Batak cuma Toba doank? Selain itu artikel ttg agama Kristen tidak perlu ada. Ini bukan karena saya Islam lho, tapi karena artikel ttg agama, baik Islam maupun Kristen, sudah ada di media lain, bahkan sudah terlalu banyak!

Kalo mau bahas agama, dihubungkan dgn kebatakkannya, misalnya konflik HKBP dibahas dari sisi karakter Batak Toba, atau bagaimana Batak Angkola mensinkretisasi budaya Batak dgn ajaran Islam.

Karena ini majalah budaya Batak, tentu kalo mau bahas isu agama/ kepercayaan, idealnya ditinjau dari sisi budaya Batak.

Apa yang edisi Desember 2007 sudah ada? Menurut saya, karena baru mulai, sebaiknya terbit 2 bulanan dulu. Nanti kalo sudah stabil, baru bulanan.

Mauliate.

@ boru harahap

Mudah-mudahan pihak majalah TAPIAN membaca komentar ito dan menanggapinya.

Aku sependapat dengan ito, mestinya TAPIAN tak perlu jadi menjurus ke HKBP dan Kristen. Tapi itu sih tergantung TAPIAN, mau menjadi majalahnya semua orang Batak atau cukup jadi semacam corong bagi denominasi tertentu di lingkungan Kristen.

Boleh-boleh saja dan memang perlu, sebuah majalah budaya menyajikan ulasan yang komprehensif dan kompeten mengenai agama, dengan perspektif budaya dan sains yang bertujuan memperkaya wawasan dan mencerahkan. Jika bergeser dari perspektif itu, majalah tersebut akan dianggap cuma sekadar majalah/risalah agama.

Saya sangat setuju dengan ito boru harahap walaupun semasa kecil otak saya selalu di cekoki dengan hal-hal mengenai agama.
Seharusnya bila majalah TAPIAN adalah majalah budaya batak ya fokuslah dengan namanya sebab seperti ito boru haraha bilang,oarang Batak tidak seluruhnya ber agama Kristen.
saya pengen juga berlangganan,tapi gimana saya bisa mendapatkannya di Balige? Mungkinkah majalah TAPIAN punya rencana membuat perwakilan di TOBASA?.

Mauliate.

saya bangga menjadi orang batak ,apalagi dengan kreatif yang tinggi untuk mengeluarkan idealismenya .slalu ingin punya niat untuk menjunjung mempertahankan kebudayaanya.
seiring dengan perjalanan waktu ,bertambah pula majalah majalah yang ber
hasil mendidik orang batak yang kurang niat baca .saya berharap katalog 2008 majalah tapian ini dapat membantu anda dalam memilih dan memiliki majalah majalah guna menambah wawasan tentang budaya batak .

Dear all,

Di kota Semarang, dimana ya bisa beli majallah tapian, udah lama cari blm dpt juga, mohon mau beli utk edisi bln Oktober, thanks…
Regards,
johannes sitompul

Tolong informasi harga langganan Majalah Tapanuli.
saya ingin membagi info ini ke “Batax Family” di sekitar Sanggau – Meliau Kalimantan arat

Erikson Simanjuntak
PTP.Nusantara XIII (Persero)
PMS Gunung Meliau
Kabupaten Sanggau – Kalbar 78571
081 345 358 057

Mauliate

Tolong informasi harga langganan Majalah Tapian.
saya ingin membagi info ini ke “Batax Family” di sekitar Sanggau – Meliau Kalimantan arat

Erikson Simanjuntak
PTP.Nusantara XIII (Persero)
PMS Gunung Meliau
Kabupaten Sanggau – Kalbar 78571
081 345 358 057

Mauliate

horas
saya mau bertanya apakah TAPIAN menerima sumbangan ataupun gambar untuk cover, soalnya banyak orang kita pasti memiliki gambar yang diciptakan karena mereka memiliki persepsi tersendiri tentang batak melalui visual.
mauliate

majalah nya payah ‘ngg mencakup semua budaya batak, dari toba sampe – selatan batak itu cuma toba aja ….. perlu di teliti lagi bung

Komentar anda sedang menunggu moderasi.

majalah nya payah ‘ngg mencakup semua budaya batak, dari toba sampe – selatan batak itu cuma toba aja ….. perlu di teliti lagi bung

majalahnya lumayanlah untuk kita yang tidak tau tentang budaya batak…..tingkatkan lagi bung isi dan covernya…horas

Horas ….To lae Erik simanjuntak,Kalau lae ingin berlangganan Majalah TAPIAN ini alamat lengkapnya :

Jl Matraman Raya No 165-167
Telp (021) 8518156,85908433 Fax.021 8518156
Email : tapian@yahoo.com

Untuk Pembayaran dapat di Transper ke :
BCA cab .Mataraman .No.Rek: 342.301.0009 a/n PT Infomed Asih Jaya.

Horas ….To lae Erik simanjuntak,Kalau lae ingin berlangganan Majalah TAPIAN ini alamat lengkapnya :

Jl Matraman Raya No 165-167
Telp (021) 8518156,85908433 Fax.021 8518156
Email : tapian@yahoo.com

Untuk Pembayaran dapat di Transper ke :
BCA cab .Mataraman .No.Rek: 342.301.0009 a/n PT Infomed Asih Jaya.

Harga Berlangganan 1 Tahun : Rp 210 000.
Harga Berlangganan 6 Bln : Rp 120.000. Plus Ongkos kirim.

horas di hita saluhut na……namanukkun ma jo au, boha do carana molo marlangganan atau jd agen atau sub agen di wilayah bangka belitung..? alana hami kekurangan informasi do mengenai budaya batak atau informasi bonapasogit..alani i, molo boi do paboa hamu jo syarat syarat na. au margoar Manfield Gultom, karejo di dinas pendidikan kota pangkalpinang prov kep bangka beloitung, hp 081367706614. mauliate.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 660,018 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: