Supaya Jangan “Asbun”, Inilah Data Hutan Samosir…..

INILAH data terbaru hutan di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaan beberapa pengunjung blog ini yang menyatakan heran dan bahkan berbalik menuduh kami berbohong, bahwa luas hutan Tele yang akan dibabat adalah 2.250 hektar.

Data berikut ini bukan karanganku, tapi merupakan data resmi. Bagi yang masih meragukan data ini, silakan sodorkan data yang lebih valid. Mudah-mudahan bermanfat.

PROFIL HUTAN KABUPATEN SAMOSIR

1. Pendahuluan

Total luas Kabupaten Samosir adalah 206.905 Ha, yang terdiri dari daratan seluas 144,425 Ha dan Danau Toba seluas 62.480 Ha (30 persen dari seluruh luas Danau Toba). Secara umum typologi Kabupaten Samosir adalah bergelombang, berbukit dan miring sampai terjal. Dari seluruh wilayah, hanya 8 % yang berwilayah datar (kemiringan 00 - 20) dan terletak pada dataran tinggi (antara 800–1.800 meter dpl). Type iklim di Kabupaten Samosir adalah Type E sampai C, hanya Dataran Tele (Kecamatan Harian) yang beriklim basah type B.

2. Luas Hutan

Kawasan hutan Kabupaten Samosir tersebar di dua daratan, yaitu daratan Samosir dan Daratan Sumatera dengan luas keseluruhan 62.120,16 hektar atau sekitar 0,9% dari luas hutan Sumatera Utara yaitu seluas 7.243.746,66 hektar.

a. Luas Kawasan Hutan Kabupaten Samosir

Kawasan hutan yang dimiliki Kabupaten Samosir terdiri dari Kawasan hutan register seluas 42.765,11 hektar, kawasan hutan Inlijving 11,650.05 hektar serta Hutan Rakyat seluas sekitar15.705 hektar (inlijving adalah Penyerahan tanah masyarakat kepada pemerintah Republik Indonesia untuk dijadikan kawasan hutan negara).

b. Hutan Lindung

Luas Hutan Lindung Kabupaten Samosir sampai tahun 2005 adalah 24,608.84 hektar, yang tersebar di Daratan Sumatera sebanyak 81% (19,878.29 hektar) dan Daratan Samosir 19% (4,730.55 hektar).

Kawasan hutan lindung ini ditetapkan dari kawasan Inlijving sekitar 11,650.05 hektar dan kawasan register seluas 12,958.79 hektar.

c. Hutan Produksi

Kawasan Hutan produksi di Kabupaten samosir adalah seluas 24,688.42 ha, yang berada di kawasan hutagalung register 41,kecamatan Harian, dan termasuk ke dalam kelompok daratan Sumatera. Sedangkan hutan produksi terbatas seluas 5,117.90 hektar yang tersebar di kawasan Samosir register 43 dan 81, kecamatan Ronggur Nihuta dan Palipi.

d. Lahan Kritis dan Gundul

Berdasarkan data yang ada hingga tahun 2005, kawasan gundul/kritis di kawasan hutan seluas 12,939.75 hektar dan kawasan inlijving seluas 9,320 hektar. Lahan tersebut terdapat di daratan sumatera sebanyak 81 % dan daratan Samosir 19 %. Lahan kritis yang terluas terdapat di kecamatan harian dan si Tio-tio masing-masing 10,357.00 hektar dan 3,165.00 hektar.

Mengingat wilayah Kabupaten Samosir seluruhnya masuk dalam kawasan DTA Danau Toba yang ber- typologi berbukit, miring dan terjal yang mengakibatkan sedimen tanah sangat tinggi, dan di tambah lagi dengan kondisi kawasan hutan yang semakin gundul/kritis, mengakibatkan lahan-lahan yang ada sangat mudah longsor.

e. Luas Kawasan Hutan berdasarkan Keadaan Vegetasi

Tabel 1. Luas Kawasan Hutan Berdasarkan Keadaan Vegetasi pada Kawasan Hutan Register

No.

Nama Kawasan

Luas Berdasarkan Vegeetasi

Jumlah

Hutan Alam

Hutan Pinus

Rimba

1.

Daratan Samosir

1.456,07

4.936,49

745,34

7.137,90

2.

Daratan Sumatera

16.089

1.352,90

0

17.441,90

JUMLAH

17.545,07

6.289,39

745,34

24.579,80

Tabel 2. Luas Kawasan Hutan Berdasarkan Keadaan Vegetasi pada Kawasan Hutan Inlijving

No.

Nama Kawasan

Luas Berdasarkan Vegeetasi

Jumlah

Hutan Alam

Hutan Pinus

Rimba

1.

Daratan Samosir

0

3,465.00

125.00

3,590.00

2.

Daratan Sumatera

170

4,887.00

450.00

5,507.00

JUMLAH

170

8,352.00

575.00

9.097

f. Luas Kawasan Hutan per Kecamatan di Kabupaten Samosir

Tabel 3. Luas Kawasan Hutan per Kecamatan di Kabupaten Samosir

No.

Kecamatan

Luas Hutan (Ha)

Persentase (%)

1.

Ronggur Nihuta

1,821.25

3,35

2.

Harian

37,531.25

68,97

3.

Palipi

4,314.80

7,93

4.

Pangururan

1,003.00

1,84

5.

Sianjur Mula-Mula

2,076.21

3.82

6.

Simanindo

3.712,40

6,82

7.

Sitio-Tio

3,956.25

7,27

8.

Nainggolan

0.00

0,00

9.

Onan Runggu

0.00

0,00

3. Jenis Kayu di Kawasan Hutan Samosir

Dari hasil pelaksanaan re-enumerasi petak ukur permanen (PUP) yang dilaksanakan oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah I Medan di Kabupaten Samosir, diperoleh data-data jenis pohon yang tumbuh di kawasan hutan Samosir, antara lain : (Data berdasarkan nama lokal)

1. Pinus

2. Sampinur

3. Eucalyptus (untuk hutan tanaman)

4. Kandis

5. Loba

6. Medang

7. Jambu-Jambu

8. Turi-Turi

9. Hoting

10. Kulitasi

11. Tinggiran

12. Kemenyan

13. Haundolok

Selain jenis kayu hutan di kawasan hutan samosir juga terdapat hasil hutan non kayu seperti Rotan. Adapun jenis jenis rotan yang umum diusahakan oleh masyrakat samosisr adalah :

1. Rotan Manau

2. Rotan Cacing

3. Rotan lainnya.

4. Produksi dan Jenis Pengusahaannya.

Jenis pengusahaan hutan yang terdapat di Kabupaten Samosir adalah IPKTM (Ijin Pemanfaatan Kayu Tanah Milik), Ijin Pemungutan Hasil Hutan Bukan Kayu (IPHHBK), Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) HTT Pola PIR dan IUPHHK hutan tanaman dan IUPHHK Hutan Rimba.

Daftar pemegang ijin usaha pemanfaatan hutan di Kabupaten Samosir hingga tahun 2005.

No.

Jenis Ijin

Jumlah Pemegang Ijin

Luas (ha)

Volume

Keterangan

1.

Ijin Pemanfaatan Kayu Tanah Milik

5

62,85

10.589.248 m3

Perorangan

2.

Ijin Pemungutan Hasil Hutan Bukan Kayu (IPHHBK)

3

300

1.675 ton

Perorangan

3.

Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) HTT Pola PIR

1

350,70

26.364 m3

PT. PIR Hutani Lestari

4.

a. Hutan Tanaman

b. Hutan Rimba

1

1

556,8

1.136,7

49.483,30 m3

216.972,60 m3

PT. Toba Pulp Lestari

Pemegang izin hutan tersebut diatas khususnya IPKTM dan IPHHBK umumnya diperoleh penduduk/masyarakat daerah Kabupaten Samosir. Hingga saat ini hanya satu perusahaan pemegang izin IUPHHK yang beroperasi di kawasan Hutan Kabupaten Samosir, yaitu PT. TOBA PULP LESTARI Porsea Kabupaten Toba Samosir.

RAJA HUTA / www.tobadreams.wordpress.com

 

11 Responses to “Supaya Jangan “Asbun”, Inilah Data Hutan Samosir…..”

  1. mauliate raja huta

    mohon ijin dulu untuk mentebarkan data ini

    horas………….!!!!

  2. mauliate raja huta

    mohon ijin dulu untuk menyebarkan data ini

    horas………….!!!!

  3. data yang dibabat itu ko ga’ dicantumkan ?

  4. Terimakasih informasinya..ini yang terpenting pada kami, untuk kami ketahui ..”luas keseluruhan hutan tersebut”.
    Horas!

  5. wah masukan yang bagus

  6. mana neh data hutan yang dibabat ?
    kalau data kehutanan bisa dimabil di web pemprov juga.

    ga serius kalian kayaknya

  7. hidup batak keren
    hehehe
    semoga kita tetap keren
    ya memang benar kayaknya
    saya juga keren kok
    hahahah

  8. @raja simarmata

    Mauliate Lae. Nanti bahan aslinya akan kukirim ke emailmu. Selamat berjuang.

    @ Rondang br Siallagan

    Mauliate ito.

    Oh ya ada kabar baik dari Viky Sianipar. Penanaman pohon di Desa Martoba, Simanindo, Samosir yang dilakukan Komunitas TobaDream pada tanggal 3 bulan 3 dan jam 3, berjalan dengan baik berkat karunia Tuhan. Amen.

    @ anagustini

    Trims, Ana. Dukung terus ya. Nanti kalau hutan didaerahmu dibabat, biar kita keroyok pelakunya.

    @ samuel 122

    Sabar kawan. Data hutan yang dibabat akan kita elaborasi. Cuma memang ada masalah teknis menampilkan tabel di blog keluaran Wordpres.

    Terima kasih sudah mengingatkan.Kita SERIOUS bos.

  9. @Raja Huta
    Seperti permintaan rekan-rekan yang lain data kerusakan hutan di samosir perlu juga dicollect sebagai bahan kajian untuk tindak lanjut gerakan reboisasi lebih lanjut.
    Kami berharap ada diantara saudara-saudara kita tampil sebagai event organizer untuk gerakan pelestarian hutan tersebut, horas.

  10. horas ma lae(tulang)/(abang)

    aku tidak setuju atas tindakan bupati kita.gimana nanti nasip masyarakat samosir kalau hutan di tele digundul dan dijadikan sebagai taman bunga.kalau hal itu terjadi berarti kita masyarakat samosir harus bersedia danau toba akan kekurangan air.sebab kita tau sumber air waktu musim kering adalah dari hutan.kalau itu terjadi berarti bupati samosir telah membebani rakyatnya atas kekurangan air.
    tapi sebelum kita melangkah lebih jauh kita harus langsung menanyakan hal tersebut kepada pemkab samosir dan khususnya kepada dinas kehutanan samosir

    AYO TEMAN-TEMAN KITA LINDUNGI KAMPUNG HALAMAN KITA.
    HORAS LAE(TULANG)/ABANG

  11. horas dihita sude mauliatae dihita penduduk samosir yang peduli dengan hutan ,…..namanjaha komentar on …..pangidoan tusude angkka pangaratto jadi penengah antara masyarakat dikampung dengan pangaratto alana kebanyakan permasalahan di kampung perbedaan presepsi selalu ditimbulkan pangaratto dimana faktor kebiasaan dan wawasan yang berbeda jadi mari sama sama padengganton hita ….. semoga samosir bangkit dalam meningkatkan kesejahteraanny …..horas…

Leave a Reply