Posted by: tobadreams on: 11 Januari, 2008
Mungkin tidak banyak yang menyadari, betapa pentingnya tiupan “seruling maut” Korem Sihombing, dalam sebagian besar karya musik olahan Viky Sianipar. Bisa dibilang, kehadiran suara seruling Korem sudah cukup untuk menghidupkan roh musik Batak dalam setiap komposisi world music yang digarap Si Pikki.
Nah, sekarang ada kabar gembira bagi para penggemar musik bermutu, terutama yang sudah mengerti kehebatan Korem. Musisi tradisional yang piawai meniup seruling, sarunai dan memainkan gondang ini akan menghadirkan weekend yang sangat melodius di TobaDream Cafe, Sabtu 12 Desember 2007. Korem akan berkolaborasi dengan Viky Sianipar, mengiringi biduanita Ruth Nelly.
Seperti biasa acara live music di TobaDream Cafe akan dimulai pukul 10. Maka pastikan kau bakal dapat tempat duduk di posisi yang kau inginkan. Artinya lebih baik memastikannya dengan melakukan reservasi, sebab belakangan setiap weekend di kafe milik Monang Sianipar itu selalu full house. Sering kejadian tamu terpaksa berdiri.
Dengan bakal hadirnya Korem, kurasa tak perlulah kuberikan bocoran disini mengenai jenis musik dan lagu-lagu yang akan disuguhkan buat menghibur kita semua. Nama Korem sudah cukup jadi jaminan bahwa malam minggu di TobaDream Cafe kali ini bakal sarat dengan nuansa pedesaan Batak yang kental. Pokoknya datang aja ke TobaDream Cafe di Jln Saharjo No 90, Manggarai, engkau pasti enjoy.
Viky Sianipar sendiri tampaknya cukup antusias menyongsong penampilan keduanya di awal tahun ini. Pasalnya, dalam penampilan perdana pekan lalu dia merasa kehilangan sobat-sobatnya di Meja 19, yaitu para TobaDreamer yang juga blogger seperti halnya Viky. Tampaknya ini akan menjadi semacam reuni bagi bagi Viky dan konco-konconya sesama blogger, setelah berpisah sekitar tiga minggu, karena sebagian besar berlibur ke berbagai kota.
Raja Huta
www.tobadreams.wordpress.com
what a great performance,dad…!!
syahma dukung terus deh
n keep on ROCK!!!!
mdh2n syahma bs kaya bokap kelak..
hohohoho..
_you’r cute daughter_
…what’z up dad!!!
pa,i’m really proud of you
i hope,u’r succesfull will never end,eventhough you
stop to sing n play the instrument..
’cause i’ll be there 4 you,n be the next of you!!
dad..
thanx 4 all of you’r kindness
you’r little angel
_syahma_
15 Januari, 2008 pada 3:42 pm
Horas!! Lae Rajahuta.
Korem Sihombing emang gak ade matinyee..gile bgt(hehehehe). Btw, disini ada 1 pusat belajar drum cina, dari kelas SD sampe kelas dewasa . bukan hanya laki2 ada byk juga anak wanita yg belajar. Mereka mungkin sadar, kalau tidak dibuat seperti itu mungkin permainan/pemain drum cina akan tenggelam atau langka, dll.
Nah…aku korelasikan, kapan Batak punya pusat studi musik yah?. (berkhayal.) jadi para orangtua Batak juga bisa mengirim anak-anaknya belajar musik tradisional selain piano, gitar klasik, biola…hehehehhe…dengan begitu kita tidak akan resah musik uning2an/gondang Batak akan punah/langka. Maka akan lahir Korem-korem, Viky-viky, Marisus-marsius baru!!
Horas, beta lae tu kode jo minum kopi, songonna tabo botari on minum kopi sambil marangan-angan.
mauliate.