Ya Ampun, Anakku Tertinggal di Bandara……!

INI true story. Semoga hal seperti ini tidak menimpa kita. Tapi, bisalah kita bayangkan detik-detik saat kesadaran itu menyelinap. Ketika baru saja bisa duduk tenang, lalu menyender di kursi. Merasa lega lantaran perjalanan sudah dimulai; dan pesawat pun telah menjauh dari bandara. Tapi kemudian…ya ampun, mana anakku ?

Mana anakku ???

Panik. Takut. Merasa bersalah. Kemudian lemas.

Mana bisa pesawat terbang disuruh berhenti seperti bus, supaya bisa segera mencari anakmu yang tercecer di bandara. Harus menunggu dulu tiba di bandara tujuan, lalu buru-buru membeli tiket untuk kembali ke bandara asal, itu pun kalau beruntung bisa mendapat tiket; dan kebetulan pula ada pesawat yang akan segera berangkat.

Pokoknya, dibutuhkan banyak sekali faktor kebetulan yang menguntungkan, dan selama perjalanan harus berdoa sepenuh hati. Mungkin itu, sejenis doa yang belum pernah kita ucapkan seumur hidupmu.

Bukan apa-apa, seorang bocah tertinggal di bandara adalah teror yang bisa membunuhmu. Semua visualisasi di dalam benakmu, mengenai apa yang akan terjadi dengan buah hatimu, adalah scene paling menakutkan dari gabungan semua film horor yang pernah dibuat.

Read more »

Adi Sitompul, Pasien Gizi Buruk Asal Tapanuli Tengah Meninggal Dunia

IRONIS. Sungguh ironis!

Baru kemarin aku memposting artikel mengenai Lorena Air; yang kuartikulasikan sebagai simbol penting penjelajahan orang Batak ke horison yang lebih luas. Artikel itu mencatat rekor di blog ini, 400 viewer dalam sehari. Kemudian aku posting juga mengenai kapal restoran terapung yang akan dioperasikan oleh Jenderal TB Silalahi di Danau Toba. Dan, postingan mengenai Batak Itu Keren……

Tapi, sekarang, aku harus memposting artikel yang menyedihkan ini. Mati karena gizi buruk ? Memangnya ini masih tahun 50-an; ketika semua orang Batak bertahan hidup dengan makan ikan asin kepala batu yang dibakar, dan singkong rebus ?

Jujur, sekarang aku benar-benar merasa malu jadi orang Batak. Bukan karena tidak cinta, tapi justru rasa cinta itulah yang menghantam dengan sangat keras, karena nasib malang seorang anak bernama Adi Sitompul. Buat apa itu “kredo” Batak Keren, kalau ternyata masih bisa terjadi tragedi yang memilukan dan memalukan seperti ini di Bonapasogit ?

============================== raja huta =============================

SIBOLGA (SIB) - Salah seorang pasien gizi buruk, Adi Sitompul (4) penduduk Kecamatan Hutabarang, Tapanuli Tengah, yang dirawat di RSU Dr FL Tobing Sibolga, meninggal dunia.

Read more »

Batak Berekor atau Berbelalai…?

Sudah banyak yang tahu mengenai Viky “Si Pikki” Sianipar. Anak Batak yang lahir di kota, dan baru setelah dewasa berusaha jadi orang Batak yang genuine; artinya belajar bahasa Batak, sejarah dan budaya Batak. Pokoknya, menjadi orang Batak secara kultural. Tapi Si Pikki kan orang Toba, mana dong batak keren lainnya ?

Berikut ini, mari kita nikmati cerita seru Sonda boru Siregar, yang membahasakan dirinya Tati. Berasal dari Angkola, tapi mengaku tidak tahu banyak mengenai habatahon. Padahal, dia adalah putri Baginda Habiaran Siregar, penyusun buku “Kamus Angkola-Indonesia”.

Tati, pegawai negeri di Pekanbaru, dengan bangga memproklamirkan diri : aku orang Batak. Tapi dia bingung juga, kenapa ada istilah Batak berekor. Ada yang bisa menjelaskan ? (Raja Huta)

Oleh : Sonda boru Siregar

BEBERAPA waktu yang lalu Tati dapat komen dari Ito Faiz Siregar. Komen tersebut mengenai Kamus Angkola yang disusun Papa dan teman2nya Read more »

Batak Itu Keren (Repost)

BAGI para pembaca yang sudah mengunjungi blog ini sejak diluncurkan akhir tahun lalu, istilah Batak Itu Keren tentu sudah sangat familiar. Dan, boleh jadi, sebagian besar di antara tobadreamer sudah mulai lupa kehadiran tag line tersebut di header blog ini. Inilah salah satu alasan artikel yang “menghebohkan” di bawah ini aku reposting, menyegarkan kembali; dan untuk memudahkan para pengunjung baru, supaya tidak terlalu repot membuka-buka arsip lama blog ini.

Selain itu, ada dua alasan lain, kenapa artikel ini aku reposting :

Read more »

Kapal Restoran Terapung Berkeliling Danau Toba

“Informasi kita dengar, tahun-tahun lalu jumlah wisatawan ke Sumut rata-rata 500 ribu per tahun. Sekarang turun jadi rata-rata 150 ribu orang per tahun. Tapi itu pun masih di atas Jogjakarta. Tapi kenapa Sumut tidak masuk dalam lima kota destinasi pariwisata. Masalah ini akan dibicarakan pak TB khusus dengan Menteri Pariwisata,”

MEDAN (SIB) - Rombongan tour operator dari biro-biro perjalanan wisata ternama dan para wartawan Singapura berkunjung ke TB Silalahi (TBS) Center, Balige

Read more »

Kajian Antropologi : Orang Mandailing Adalah Etnis Batak

MANDAILING = BATAK
Analisis Mandailing Adalah Bagian Batak (Suku-Bangsa) Secara Luas Dalam Wacana Antropologi

Oleh : IBNU AVENA MATONDANG [1]

WILAYAH dalam pandangan antropologi dilihat sebagai suatu kesatuan daerah yang didiami oleh sebentuk komunitas atau suku, sehingga dalam suatu wilayah bisa terdapat hanya satu komunitas atau suku maupun satu wilayah yang didiami oleh beberapa komunitas atau suku. Read more »

Orang Batak Punya Maskapai Penerbangan : Lorena Air !

I believe I can fly, I believe I can touch the sky

I think about it every night

and Spread my wings and fly away ….…..

(Lagu R. Kelly, populer pada 1996, dan banyak dipakai dalam pelatihan-pelatihan motivasi di Indonesia)

Oleh : Raja Huta

EVOLUSI orang Batak akhirnya sampai juga ke angkasa.

Read more »

Manchester United Juara, Chelsea Harus Belajar Sportif

man-uberjaya.jpg

Oleh : Raja Huta (MU-mania Forever) Read more »

Pusaka Batak Dijajakan di Internet (1)

sigale-gale

Foto-1 : Sigale-gale

Oleh : Robert Manurung

BELAKANGAN ini, aku sering melakukan blogwalking di dunia maya. Pendorongnya adalah rasa ingin tahu, sambil berharap dan skeptis; akan menemukan bahan-bahan historis & hasil penelitian mengenai Bangso Batak dan Tano Batak. Rasa ingin tahu itu kuat sekali dan obsesif.

Read more »

Sitti Djaoerah, Potret Perempuan Batak Yang Independen (1)

Tokoh-tokoh perempuan dalam Sitti Djaoerah juga agak berbeda dibandingkan dengan tokoh-tokoh utama perempuan dalam novel-novel sezaman atau kurun waktu sesudah 1920-an. Mariamin dalam Azab dan Sengsara, Sitti Noerbaja dalam Sitti Noerbaja, Sitti Bajani dalam Tolbok Haleon, misalnya, memiliki karakter yang berbeda dengan Sitti Djaoerah dalam Sitti Djaoerah. Baik Mariamin, Sitti Noerbaja, maupun Sitti Bajani bernasib tragis bahkan mati, sedangkan Sitti Djaoerah sebaliknya.

Oleh : Limantina boru Sihaloho**

Read more »

Medan Memang Surga Kuliner (2)

Untuk versi “non-halal”, pilihannya cukup beragam, termasuk begitu banyak lapo yang menghidangkan BPK (Babi Panggang Karo). Saya terpaksa menampilkan favorit saya, yaitu RM “Siagian” di Jalan Darat. Tetapi, sejak beberapa bulan lalu, ada sebuah rumah makan baru bernama “Onma Tabo” menyajikan masakan Tapanuli, tetapi pemilik dan jurumasaknya orang keturunan Tionghoa. Saksang ayam-nya mak nyuss !

Oleh : Bondan Winarno

Read more »

Perempuan Madura Itu Menaklukkan TobaDream

Indah Winar akan tampil lagi malam Minggu ini di TobaDream Café, Jakarta, bersama Nelly dan Owand Purba. “Kita akan nge-rock abis,”kata arranger Viky Sianipar. Untuk reservasi Anda bisa menghubungi Terri di : 085692276351.

Oleh : Penguasa Meja 19

SETIAP kali Indah Winar tampil di pentas TobaDream Café, Jakarta, pengunjung selalu mendapatkan kepuasan lebih. Pasalnya, perempuan Madura ini tidak hanya fasih mengartikulasikan lirik-lirik lagu Batak, penghayatannya pun sangat pas; seolah-olah dia memang dilahirkan untuk menyanyikannya. Lebih dari itu, perempuan Madura ini selalu menebarkan energi positif ke arah audiens, lewat vokalnya yang kuat dan dalam.

Read more »

Medan Memang Surga Kuliner (1)

Di kawasan Glugur ada kedai yang sangat populer dengan jualan Sop Sumsum khas Langsa. Sopnya encer dan segar membuat kita merasa kurang bersalah. Padahal, isinya sungguh berlemak! Tulang kaki sapi dengan sumsum di dalamnya. Sumsum sapi lebih mudah menjadi encer ketika dipanaskan, sehingga dapat dihirup dengan sedotan minuman.Sluuuurrrrp !

Oleh ; BONDAN WINARNO

Read more »